Pages

Search This Blog

Monday, May 3, 2021

One Step Further, From SUP to Thesis!

Yo, what’s up everybody? Masih semangat menjalani kehidupan sehari-hari kalian? Semoga kalian masih semangat untuk menjalani hari-hari dengan ceria untuk mencapai goals-goals yang ingin kalian capai ya. So, what about me? Well, terkadang saat ini sedang merasa tidak bersemangat, lelah, ataupun sedang kurang fokus saja (bukan karena kurang minum air putih ya..). It’s because there a lot of things on my mind and I need to thinking about it or even have to do something to make everything’s going well.. Terlepas dari bagaimanapun kondisi kita sekarang, tetaplah semangat dan selalu cetria guys!

Nah, sekarang gue ingin bercerita sedikit tentang perjalanan kuliah S2 / Magister gue. As you know, gue saat ini melanjutkan kuliah dan mengambil jurusan Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Persada Indonesia Y.A.I (UPI YAI) Jakarta dan saat ini telah memasuki semester 4. Sebelumnya, gue merupakan lulusan S1 Bahasa dan Budaya Inggris / Sastra Inggris di Universitas Bunda Mulia (UBM) Jakarta.

Semester 4 di dalam perkuliahan S2 adalah salah satu titik dimana yang sudah hampir mencapai tahap akhir oleh seseorang mahasiswa/i dalam masa studinya tersebut. Nantinya di dalam semester akhir itu, mahasiswa/i Magister (S2) dituntut untuk membuat sebuah Tesis sebagai tanda akhir mahasiswa/i tersebut untuk mendapatkan gelar Magister-nya.

Senada dengan hal tersebut, gue belum lama ini telah mengikuti prosesi salah satu Mata Kuliah (MK) sebagai syarat untuk melanjutkan ke tahap akhir di semester 4 tersebut. MK yang perlu dilewati untuk bisa melangkah ke Tesis tersebut adalah Seminar Usulan Penelitian atau yang biasa dikenal juga dengan sebutan SUP.

Lantas, apa itu SUP? Bisa dikatakan SUP ini adalah sebagai sebuah proposal penelitian yang kita buat yang mana dibuat dengan format sama seperti Tesis dan juga dilakukan bersama dengan para dosen pembimbing. Untuk jenjang S2 ini, terdapat 2 pembimbing yang akan membantu para mahasiswa/i nya agar bisa mengerjakan Tesis itu sendiri.

Ok, kembali ke cerita SUP yang baru aja gue lewati ini. Untuk diketahui bahwa gue dibeirkan 2 dosen pembimbing oleh dari pihak kampus yaitu Ibu Desti sebagai Pembimbing 1 dan Pak Sumardi sebagai Pembimbing 2. Tentunya gue sangat bersyukur mendapatkan pembimbing dari 2 dosen tersebut dikarenakan cukup cocok dengan judul yang gue angkat untuk Tesis itu sendiri. Gue sendiri mendapatkan jadwal untuk sidang SUP pada awal bulan Mei yang lalu. Dan untuk siding SUP sendiri tentunya dihadiri oleh 2 Pembimbing dan 1 Dosen Penguji. Untuk jadwal gue kemarin, gue mendapati Ibu Ilona sebagai Dosen Penguji gue.

Sidang SUP yang gue ikuti secara virtual bersama dengan para dosen Magister Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I dan juga rekan-rekan mahasiswa lainnya.
Sidang SUP yang gue ikuti secara virtual bersama dengan para dosen Magister Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I dan juga rekan-rekan mahasiswa lainnya.

Oh, dan 1 lagi. Untuk siding SUP yang gue lakukan kemarin dilakukan secara virtual mengingat pandemi COVID-19 yang masih ada dan juga seluruh institusi di Indonesia melakukan pembelajaran jarak jauh, tak terkecuali bagi kampus UPI Y.A.I itu sendiri. Sidang pada hari tersebut bisa dikatakan cukup terburu-buru persiapannya karena pada ahri tersebut gue sedang mengadakan Public Expose pada acara kantor gue. Gue pun harus berlari-larian dan mempersiapkannya dengan sangat cepat agar tidak telat. Berlari-lari naik tangga, mempersiapkan laptop, bahan materi, dan pastinya mempersiapkan mental.

Sambil menarik nafas, dan berdoa untuk mengharapkan hasil yang terbaik, siding SUP pun dimulai pada sore hari di jam 3 sore. As usual, sidang dilakukan dengan dilakukan pemaparan materi oleh gue terlebih dahulu selama 15-20 menit dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama dengan para dosen. Well, bagaimana rasanya di dalam sidang SUP ini? Nervous? Iya. Deg-degan? Iya. Tapi, semuanya harus dijalani dengan baik guna mendapatkan nilai yang maksimal. Satu demi satu pertanyaan telah gue jawab dengan baik dan sebisanya gue jawab. Setelah kurang lebih hampir 1 jam, sesi sidang SUP berakhir dan judul gue bisa dilanjutkan untuk pembuatan Tesis nanti.

Sesi tanya jawab bersama dengan Dosen Penguji serta Dosen Pembimbing 1 dan Dosen Pembimbing 2 dalam Sidang SUP Virtual.
Sesi tanya jawab bersama dengan Dosen Penguji serta Dosen Pembimbing 1 dan Dosen Pembimbing 2 dalam Sidang SUP Virtual.

Well, pertama-tama gue harus bersyukur sama Tuhan karena gue masih dapat berdiri sampai sekarang ini dan juga masih dapat menjalani pekerjaan hingga kuliah sampai saat ini. Rasa lelah, capek, pesimis, tentunya mengikuti gue setiap harinya dalam menjalani segala aktivitas yang ada. Meskipun begitu, sedikit rasa semangat dan juga sisa rasa-rasa optimis masih harus dikembangkan agar dapat bertahan ditengah aktivitas yang dijalani tersebut. Selain itu, gue harus menjaga rasa semangat yang ada agar bisa menyelesaikan studi Magister ini secepatnya..

Semoga Tuhan kiranya menyertai setiap jalan dan juga memberkati kita dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan. Amin!

Tuesday, April 20, 2021

Spicy Garlic Butter Cheese Mie ABC: Selera Pedas, Gurih dan Pedas Berpadu!

Heyoo, whats’up guys? Gimana kalian dalam menghadapi hari-hari saat ini? Tentunya gue berharap kalian masih tetap semangat untuk melewati setiap harinya dengan penuh sukacita dan rasa bersyukur karena masih bisa bertahan hingga sampai sekarang. Dengan memiliki rasa syukur dan semangat bahagia, menjalani hari akan menjadi lebih bermakna bukan?

Well, for me myself, segala ragam aktivitas yang ada pastinya melingkup keseharian gue. Mulai dari kerja, kuliah, freelance, maupun mengurusi berbagai kerjaan lainnya. Tentunya berbagai kegiatan yang gue lakuin ini pastinya untuk fokus masa depan. Jadi yaa, well, harus tetap semangat!

Nah pas banget di hari weekend ini sambil menikmati waktu senggang yang sangat berharga ini, gue mencoba untuk sambil mencicipi sebuah makanan yang tentunya dinikmati oleh setiap orang. Ya, mie instan!

Kali ini, gue mencoba mie ABC. Mie ABC adalah salah satu mie yang cukup fenomenal ditengah kalangan masyarakat Indonesia. Selain fenomenal, yang menjadi pilihan dari mie instant ini adalah rasanya yang unik dan pastinya berbeda dibandingkan dengan mie-mie yang ada di pasaran pada umumnya. 

Penasaran dengan mie instant dengan varian unik dari ABC ini? Yuk kita kulik sedikit-sedikit! (Btw, review ini adalah review gue secara pribadi, any other opinions are welcome ya hehe).


Spicy Garlic Butter Cheese, Mie ABC: Selera Pedas Yang Unik

Mie terbaru dari ABC ini bernama Spicy Garlic Butter Cheese. Varian ini termasuk di dalam Mie ABC: Selera Pedas dimana menyasari masyarakat yang menyukai rasa pedas di dalam setiap hidangan yang ada. Nah khusus untuk varian ini, rasanya bisa gue bilang unik namun nagih lho!

Bayangkan rasa pedas ditambah dengan rasa keju dan bawang yang dijadikan satu di dalam varian mie instant kuah ini. Nyum! Pas banget buat kalian yang pengen menikmati mie kuah yang gurih, pedas, dan gurih buat mengisi waktu santap kalian.

Dengan rasa yang ditawarkan ini, gue sendiri cukup menikmati varian rasa yang ditawarkan oleh varian dari Mie ABC ini. Cocok untuk lidah orang Indonesia yang suka makanan dengan cita rasa gurih, pedas, dan juga sedikit asin.

 

Porsi Yang Cukup Untuk Konsumsi Masyarakat

Berbicara mengenai mie instant, pastinya orang Indonesia menginginkan porsi yang cukup besar dalam mengksonsumsinya. Nah untuk mie ABC ini, well porsinya bisa dibilang standard oleh gue. 

Porsinya sama seperti dengan mie instan pada umumnya yang ada di pasaran ataupun dengan varian-varian mie pada umumnya.

Kalau untuk gue pribadi, gue menikmati semangkuk mie ini dengan memasak 2 bungkus mie varian ini supaya bisa kenyang hehe. Tapi, pilihan ada ditangan kalian untuk menikmatinya ya. Apakah satu porsi? 2 porsi? The choice is yours.

 

Tambahan Toping Yang Menambah Selera Rasa

Agar bisa lebih menikmatinya, varian mie ABC ini juga dilengkapi dengan toping yang menambah kenikmatan di dalam semangkuk mie pedas ini. Dalam toping tambahan yang ada di dalam paket bumbunya ini, beberapa toping sayuran-sayuran kering bisa ditambahkan di dalam mangkok mie yang akan disajikan tersebut.

Menariknya, salah satu toping inti yang ada di dalam varian mie ABC ini adalah pada keju yang ada di dalam bumbunya itu. Ya, jangan lupakan toping kejunya karena toping ini adalah toping yang penting guna mendapatkan cita rasa yang khas dalam mie ini.

Lantas, bagaimana dengan penilaian secara pribadi yang bisa gue berikan untuk mie ini? Well, gue memberikan respon yang cukup baik kepada varian mie instant ABC ini. Bagi kalian yang bosan dengan mie instant yang itu-itu saja, mie Spicy Garlic Butter Cheese Mie ABC: Selera Pedas bisa menjadi pilihan alternative buat kalian yang mau menikmati semangkuk mie yang lezat, gurih, pedas, dan mengenyangkan.

So guys, what do you say? Interested to try this new variant noodle from ABC?

What's New?

Kuliah S1 Lagi? Sampai Pilih Jurusan PJJ Ilmu Komunikasi di UNSIA

 Halo teman-teman semua, apa kabarnya? Apakah kalian masih semangat untuk belajar atau mempelejari sesuatu? Pastinya kalau yang sudah bekerj...

Popular Post