Pages

Search This Blog

Showing posts with label magsiter ilmu komunikasi. Show all posts
Showing posts with label magsiter ilmu komunikasi. Show all posts

Sunday, November 28, 2021

Wisuda XXXI UPI Y.A.I 2021, Finally Resmi Lulus Magister Ilmu Komunikasi!

 Yes, waktu yang ditunggu-tunggu telah datang! Siapa yang tidak ingin menikmati hari wisuda yang bahagia dan pastinya berdiri di pencapaian acara wisuda? Pastinya semua orang ingin dan terutama bagi para mahasiswa/i yang telah menempuh pendidikan tinggi di bangku perkuliahan, ini adalah momen yang ditunggu kan? Nah, hal inilah juga yang gue rasakan ketika mengikuti acara Wisuda XXXI UPI Y.A.I di tahun 2021 ini dimana gue secara resmi mendapatkan gelar Magister Ilmu Komunikasi a.k.a M.I.Kom! So, bagaimana ceritanya? Here's the story!


Wisuda Unik di Tengah Pandemi COVID-19

Satu hal yang pasti adalah bahwa acara wisuda yang gue ikuti pastinya akan berbeda dibandingkan dengan acara wisuda ketika S1 dulu di UBM pada beberapa tahun yang lalu. Well, apakah yang beda itu? Ya, tak lain dan tak bukan adalah karena situasi pandemi COVID-19 yang masiih merajalela di tengah masyarakat.

Sebagai seorang mahasiswa (ciee elah, jiwa mahasiswa masih ada niih), pastinya gue tidak ingin menikmati momen wisuda gue dengan cara virtual alias online. Beberapa Perguruan Tinggi or kampus memang mengadakan acara wisuda mereka secara virtual dimana mahasiswa/i dapat mengikuti prosesi wisuda di rumah bersama dengan keluarga mereka.

Tapi.. Tapi... Gue secara pribadi ingin merasakan yang namanya wisuda secara langsung seperti tahun ketika gue lulus S1 dari UBM. Terlebih ini adalah pencapaian yang besar dimana dapat menyelesaikan studi S2, pastinya ini akan menjadi sangat spesial bagi gue ya.

Singkat cerita ketika setelah menyelesaikan tesis dan perintilannya, gue sempat harap-harap cemas dimana takut akan diadakannya wisuda secara virtual seperti kampus-kampus yang lain. Ya perlu diketahaui bahwa di waktu 2021 ini masih diberlakukan PPKM oleh Pemerintah demi melawan pandemi virus Corona di tengah masyarakat.

Well, jadi kalian bisa tau kan apa? Yup, pembatasan sosial berskala besar dan terlebih pembatasan pada acara pertemuan besar seperti sekarang ini. Hal ini yang membuat gue dan rekan-rekan mahasiswa/i Magister lainnya terus bertanya tentang 'wisuda kita bagaimana ya'?

Masih terbesit pertanyaan tersebut, dan datanglah informasi dari pihak kampus bahwa kita akan melakukan wisuda secara langsung. Yes! Gue sangat senang akan hal itu! Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat, kita harus mematuhi peraturan yang ada.

Beberapa peraturan seperti contohnya harus Swab Antigen terlebih dahulu, mendandatangani pakta integritas, berjaga jarak, dan mematuhi peraturan yang utama adalah syarat mutlak dalam acara wisuda ini.

Namun, salah satu syarat lainnya adalah pendamping wisudawan/wisudawati tidak diperkenankan masuk ke acara wisuda. Para pendamping hanya boleh menunggu di luar saja..

Momen wisuda UPI Y.A.I tahun 2021 di Balai Sidang Convention Center, Jakarta.
Momen wisuda UPI Y.A.I tahun 2021 di Balai Sidang Convention Center, Jakarta.

Yah.. Sempat merasa sedikit kecewa sih karena para pendamping wisuda tidak dapat melihat bagaimana prosesi acara wisuda berlangsung seperti biasanya, tapi harus tetap disyukuri karena bisa melangungkan acara wisuda UPI Y.A.I tahun 2021 tersebut deh ya.

Dan pada tanggal 25 November 2021 kemarin, dimulailah acara wisuda Universitas Persada Indonesia Y.A.I yang diselenggarakan di Balai Sidang Convention Center, Jakarta..


Momen Bahagia dan Terharu, Jadi Satu!

Meskipun di tengah situasi yang berbeda dan tidak terlalu meriah seperti wisuda sebelum jaman COVID-19 menyerang, prosesi wisuda cukup gue nikmati dan jadi momen yang pastinya ditunggu-tunggu oleh gue.

Yup, perjalanan kuliah 2 tahun menempuh pendidikan Magister tentu tidak mudah. Beragam lika-liku, pusing mengurusi paper, membuat jurnal internasional, hingga mengurus Tesis sampai selesai, seakan menjadi tampilan film di memori gue ketika menginjakkan kaki di acara wisuda tersebut.

Berfoto bersama rekan-rekan seangkatan MIKOM UPI Y.A.I
Berfoto bersama rekan-rekan seangkatan MIKOM UPI Y.A.I (Ibu Fatonah, Ibu Wulan, Pak Mustofa, dan Ibu Ida)

Oh iya dalam acara prosesi wisuda UPI Y.A.I tahun 2021 ini, gue mendapatkan jadwal siang pada sesi ketiga. Di tahun ini, UPI Y.A.I mengadakan hingga 4 sesi acara wisuda dalam sehari mengingat pada waktu ini masih diberlakukannya PPKM oleh Pemerintah sehingga acara wisuda dipercepat dan dimaksimalkan pada hari tersebut oleh pihak kampus.

Balik lagi ke acara prosesi wisuda.. Nah momen yang tersaji pada acara tersebut adalah menjadi momen yang bahagia dan juga terharu. Sampai pada akhirnya gue bisa berkata 'finally, I can finish my Master's Degree!'. Hal ini juga diutarakan oleh rekan-rekan teman Magister lainnya.

Berfoto bersama rekan-rekan Magister Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I saat acara wisuda.
Berfoto bersama rekan-rekan Magister Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I saat acara wisuda.

Untuk wisuda kali ini, untuk angkatan gue sendiri pastinya tidak sebanyakan lulusan Sarjana ya. Hanya sektiar 14 wisudawan/wisudawati dari program Magister Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I yang mrngikuti acara wisuda di momen ini.

Bisa dikatakan dalam wisuda ini, gue menjadi wisudawan termuda pada angkatan ini dimana semua rekan-rekan perkuliahan gue bisa dikatakan sudah senior ya.. Namun pengalaman baiknya, gue pun bisa belajar banyak dari mereka dimana bisa menambah relasi hingga wawasan yang lebih luas ya.

Pada acara wisuda ini sebelum acara dimulai, seluruh wisudawan/wisudawati akan dikumpulkan di satu ruangan untuk bersiap-siap sambil menunggu sesi ebelumnya selesai. Gue dan rekan-rekan lainnya menunggu hampir setengah jam dimana kita saling mengobrol dan saling berfoto untuk mengabadikan momen bersejarah ini

Dan tibalah waktunya! Ketika gue dipanggil ke atas podium! Momen ketika dipanggil nama 'Christopher Setiadi, M.I.Kom', disitu dengan rasa penuh percaya diri dan bangga gue naik. Inilah momen yang gue tunggu-tunggu dimana gue kuliah mampu menyelesaikannya tepat waktu dan dengan nilai yang bagus yaitu Cumlaude!

Setelah dipanggil satu per satu, kami pun langsung diarahkan untuk keluar ruangan acara karena pada saat itu prosesi acara wisuda harus diberlakukan dengan cepat demi terhindar dari penyebaran virus COVID-19.

Sesi foto bersama rekan-rekan setelah acara wisuda UPI Y.A.I tahun 2021.
Sesi foto bersama rekan-rekan setelah acara wisuda UPI Y.A.I tahun 2021.

Saat diluar, gue bersama rekan-rekan lainnya berfoto bersama dan mengabadikan momen kebersamaan kita yang berbahagia ini. Dan setelah itu pun, gue juga pulang dimana sesi foto studio dilakukan di lain hari dan dilakukan di kampus sesuai dengan jadwal yang telah diberikan.


Bagaimana Setelah Lulus S2? What's Next?

Rasa bahagia dan juga terharu pastinya menyelimuti gue maupun rekan-rekan lainnya setelah mengikuti acara prosesi Wisuda XXXI UPI Y.A.I tahun 2021 ini. Tanpa banyak kata, gue merasa sangat bersyukur dimana gue mampu menyelesaikan studi Magister or S2 tepat waktu dan diberikan kesempatan untuk merasakan lulus dengan predikan Cumlaude.

Nah saat jalan pulan, gue terbesit sebuah pertanyaan yang ada di pikiran gue.. Pertanyannya adalah 'Apa lagi selanjutnya setelah selesai S2? What's next? Apa yang akan gue lakukan dengan gelar ini?' Ya.. Ya.. Itulah pertanyaan para mahasiswa/i yang pastinya juga turut dipikirikan sesaat setelah menggunakan toga bukan?

Buat gue pribadi, ada berbagai hal yang bisa menjadi jawabannya. Beberapa jawaban seperti melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi lagi yaitu S3 atau Doktor, mengambil S2 lainnya, mengajar, ataupun fokus dalam membangun karier adalah jawaban-jawaban yang ada di pikiran gue.

Well, mari kita lihat saja apa yang akan menjadi selanjutnya di dalam diri gue. Gue sendiri tetap percaya terhadap jalan yang Tuhan berikan karena Dia yang memimpin dan menuntun jalan gue, so well let's just enjoy the moment at this time ya..

Sunday, August 8, 2021

Achievement Unlocked! Tercapainya Gelar M.I.Kom!

Tidak ada kata-kata yang dapat mengisahkan betapa bahagia serta bersyukurnya gue ketika dapat mencapai suatu titik yang boleh dikatakan membanggakan. Tentunya semua orang pasti merasakan hal yang sama bukan? Dari hal tersebut, tercapainya gelar Magister Ilmu Komunikasi atau M.I.Kom adalah satu dari pencapaian yang telah berhasil dan itulah yang menjadi langkah awal untuk pencapaian-pencapaian lainnya.

 

Proses Yang Panjang Untuk Ikut Sidang Tesis

Untuk mencapai kesuksesan tersebut, ada banyak hal yang harus gue lewati secara bertahap agar dapat mengikuti sidang tesis. Bagi yang belum tahu tentang kisahnya, gue sendiri menjadi mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Persada Indonesia Y.A.I atau yang biasa dikenal dengan sebutan UPI Y.A.I dari tahun 2019 silam.

Ya pada tahun tersebut, gue memberanikan diri untuk mengambil kuliah lanjutan yaitu jenjang Magister (S2) yang mana hal itu bisa dikatakan sebagai salah satu langkah terbesar yang gue lakukan untuk saat ini.

Lantas, langkah apa yang menjadi suatu hal yang besar tersebut? Well, bisa dikatakan gue melanjutkan S2 gue di bidang yang bukan dari jalur ilmu S1 gue. Perlu diketahui bahwa gue S1 gue dulu adalah mengambil jurusan Bahasa dan Budaya Inggris (Sastra Inggris) dari Universitas Bunda Mulia atau yang dikenal sama masyarakat itu UBM.

Meskipun begitu, Puji Tuhan gue dapat menjalankan setiap matkul dengan baik. Gue bersyukur meskipun ada sedikit perbedaan, antara gue S1 dan S2 sekarang masih cukup linear karena sama-sama menitik beratkan komunikasi dalam aspek pelajarannya tersebut. Jadi, bisa dikatakan bahwa kuliah S2 ini bisa menjadi sebuah pelengkap dan penambah wawasan komunikasi gue saat S1 dulu.

Tentunya perbedaan ini cukup menjadi tantangan dimana pelajaran maupun mata kuliah yang diambil pun bisa berbeda dengan apa yang gue pelajarin saat S1 dulu. Namun, syukurnya secara perlahan gue dapat melewatinya 1 per 1.

Saat menempuh kuliah S2 ini, gue mengambil konsentrasi Komunikasi Bisnis dan Public Relation. Sebagai info, jenjang Magister Ilmu Komunikasi di UPI Y.A.I menghadirkan 2 pilihan konsentrasinya yaitu Komunikasi Bisnis dan Public Relations seperti yang gue ambil dan juga ada Komunikasi Politik yang bisa menjadi pilihannya.

Gue mengambil Komunikasi Bisnis sendiri tentunya tidak terlepas dari jenis pekerjaan gue yang diaplikasikan dalam urusan pekerjaan bisnis maupun korporasi setiap harinya jadi peminatan Komunikasi bisnis tersebut adalah yang gue pilih.

Selain matkul, publikasi jurnal internasional menjadi hal yang penting dan jadi salah satu syarat untuk mengikuti sidang tesis di Magister Ilmu Komunikasi UPI YAI. Sempat gue rada bingung dan memikirkan tentang bagaimana untuk publikasinya mengingat publikasi jurnal internasional itu cukup sulit dan memakan waktu yang cukup lama. Namun, bersyukur ketika gue dapat mempublikasikan jurnal internasional bersama dengan Ibu Ilona selaku dosen dan Mas Hafiz lebih cepat di IOSR sebulan sebelum gue sidang tesis. It’s a something that God prepare the way for me!

 

Sidang Tesis Online dan Tercapainya M.I.Kom

Nah untuk sidang tesis gue, lalu bagaimana untuk sidang tersebut? Untuk sidang tesis, bisa dikatakan sidang tesis gue ngeri-ngeri sedap hahaha. Lho, kok bisa bilang begitu? Ya, untuk sidang gue sendiri diuji oleh 3 penguji dan para pengujinya tersebut tentunya berkompeten dan detail di dalam pengetahuannya.

Untuk penguji 1 gue ada Prof Ibnu selaku Dekan FIKOM UPI YAI, penguji 2 ada Ibu Sri Desti selaku pembimbing 1, dan penguji 2 ada Ibu Siti Komsiah selaku penguji ahli. Tentunya para penguji tersebut mengingatkan gue pada sidang S1 gue dulu ketika gue diuji oleh Mrs. Murni, Mr. Alvin, dan Ms. Maria dalan siang skripsi yang mana suasana-nya sangat mirip.

Sempet down karena pengujinya bisa gue katakan cukup sulit, tapi gue harus tetap optimis dan yakin. Hal ini juga didukung oleh kedua dosen pembimbing gue yaitu Ibu Sri Desti dan Pak Sumardi dimana mereka menyatakan untuk ikut saja sidang dan yakin, tidak perlu memikirkan banyak hal agar cepat selesai.

Untuk sidang tesis gue, sidangnya sendiri dilaksanakan pada Senin, 2 Agustus 2021 dan dilaksanakan dengan cara virtual atau online yang diakibatkan oleh situasi pandemi COVID-19. Sidang gue dilaksanakan jam 10:30 pagi. Well, sidang pun dimulai dan ditonton juga oleh mahasiswa/i Magister Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I.

Pertanyaan demi pertanyaan gue jawab, dan menurut gue pertanyaan dari Ibu Siti Komsiah cukup detail sehingga gue harus berusaha perlahan-lahan menjawabnya. Lalu ada pertanyaan dari Prof Ibnu yang lebih kepada strategi dalam penelitiannya, dan untuk Ibu Sri Desti sendiri lebih bertanya kepada teknikal penulisannya.

Berjalan hingga pukul setengah 1 siang, Prof Ibnu menyatakan bahwa gue telah lulus sidang tesis. Wow! Gue pun sempat kaget dan tidak percaya jika gue lulus sidang tesis dan bisa menyandang gelar M.I.Kom atau Magister Ilmu Komunikasi secara resmi dalam waktu dekat.

Tentunya setelah sidang tesis, gue pun pertama berdoa sama Tuhan karena berkatNya gue dapat menyelesaikan sidang tesis tersebut. Setelahnya, gue pun mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing gue dan terakhir gue memberikan informasi kelulusan sidang tesis kepada keluarga tercinta.

Setelah mengikuti sidang tesis, gue dinyatakan lulus sidang tesis dan dapat menyandang gelar M.I.Kom dari UPI Y.A.I.

Dengan gelar barunya ini, nama gue pun dapat berubah menjadi Christopher Setiadi, S.Hum., M.I.Kom. yang mana gelar-gelar ini pun bisa menjadi amanah serta menjadi awal dalam mencapai kesuksesan dan mengejar impian-impian yang ada dalam waktu dekat ini.

What's New?

Kuliah S1 Lagi? Sampai Pilih Jurusan PJJ Ilmu Komunikasi di UNSIA

 Halo teman-teman semua, apa kabarnya? Apakah kalian masih semangat untuk belajar atau mempelejari sesuatu? Pastinya kalau yang sudah bekerj...

Popular Post