Pages

Search This Blog

Showing posts with label job experience. Show all posts
Showing posts with label job experience. Show all posts

Monday, November 30, 2020

Berkelana ke Kota-Kota di Pulau Jawa

Yo guys, apa kabar? Apakah kalian masih semangat dalam menjalani hari? Tentunya gue berharap kalian semua masih semangat dalam menjalani hari-hari pada aktivitas yang kita lakukan. By the way, bagaimana kalian dalam melakukan beragam kegiatan yang ada? Beragam aktivitas telah dilakukan pastinya oleh kita semua seiring dengan berjalannya waktu yang ada.

Sama halnya dengan gue, ada berbagai macam aktivitas-aktivitas yang telah dilakukan seiring berjalannya waktu sampai pada waktu sekarang ini. Sampai pada waktu sekarang ini, berbagai aktivitas di dalam keseharian yang ada telah dilakukan untuk mengisi hari-hari. Lantas, aktivitas apa sajakah yang gue lakukan pada saat seperti sekarang ini? Beragam aktivitas seperti contohnya kuliah, kerja, sampai mengerjakan kerjaan freelance lainnya adalah contoh-contoh aktivitas yang gue lakukan di setiap harinya.

Seiring dengan berjalannya waktu yang ada, lalu apa sajakah hal yang paling sering gue lakukan untuk mengisi hari-hari gue setiap harinya? Tak lain tak bukan adalah mengisi waktu dalam bekerja di kantor. Beragam kesibukan yang ada di kantor adalah menjadi sebuah rutinitas yang ada dalam kegiatan yang dilakukan oleh gue tersebut.

Meskipun bekerja di kantor, terkadang gue juga mengerjakan hal rutinitas lainnya. Tidak hanya mengetik kerjaan, mengikuti meeting, ataupun membuat konten di kantor, terkadang gue juga melakukan perjalanan dinas untuk perihal pekerjaan atau yang bisa dibilang sebagai ‘tugas kantor’.

Yup, tugas kantor ini mengharuskan gue untuk pergi ke luar kota untuk melakukan peliputan acara kantor yang sedang berlangsung. So, are you guys confident why I should go to the other city to do business trip?

Ya, dapat diketahui bahwa gue sekarang ini bekerja di salah satu korporasi yang ada di Indonesia bernama DNR Corporation. Disini, posisi gue tetap sama seperti latar belakang gue yaitu Content Writer.  Dalam posisi ini, gue berada di divisi Corporate Communication, dimana gue dan tim bertanggung jawab untuk berbagai peliputan acara di kantor, citra perusahaan, maupun konten-konten di dalam perusahaan itu sendiri.

Nah seiring dengan berjalannya waktu yang ada dan kerja di dalam tim tersebut, gue sudah beberapa kali ditugaskan untuk pergi dinas ke luar kota untuk meliput acara yang ada di kantor. Dalam pekerjaan ini, setidaknya sudah ada 2 kota yang gue tuju selama tugas di kantor ini. So, kota-kota apa sajakah yang gue tuju itu?

 

Bandung, Kota Sejuk di Jawa Barat

Kota pertama yang gue tuju untuk melakukan business trip tersebut adalah kota Bandung, Jawa Barat. Ya, kota Bandung adalah kota pertama yang ditugaskan oleh kantor untuk gue melakukan peliputan acara kantor. Dalam hal ini, gue berkunjung ke Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat. Yes! Gue berkunjung ke salah satu sempat yang didiami oleh Gubernur Jawa Barat beserta keluarganya.

Kunjungan kerja kali ini gue datang untuk menghadiri sebuah kegiatan CSR yang dilakukan oleh DNR Corporation. Pada kesempatan ini, DNR Corporation memberikan 10.000 sachet susu kambing RBM Goat Milk dan juga pemberian alat PCR Express untuk mempercepat penanggulangan COVID-19 di daerah Jawa Barat.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat yaitu Bapak Ridwan Kamil beserta Ibu dan juga segenap jajaran maupun staf dari instansi terkait yang berada di bawah naungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Lalu, bagaimana situasi di rumah dinas sang Gubernur Tanah Pasundan ini? Menurut gue, rumah dinas Gubernur Jawa Barat ini cozy dan pastinya nyaman untuk dihuni. Bangunan yang bergaya arsitektur kolonial Belanda ini tentunya menjadi ciri khas tersendiri bagi kota Bandung dan juga menjadi ciri khas keunikan tersendiri di tengah-tengah kota Bandung.

Tak hanya soal bangunan, suasana yang asri dan juga sejuknya udara di kota Bandung seakan membuat gue terkesima dengan kenyamanan yang ada pada bangunan di tengah kota Bandung maupun dalam suasana khas Jawa Barat itu sendiri.

 

Semarang, Kota Penuh Nuansa

Tak hanya Bandung, di beberapa bulan berikutnya pun juga gue ditugaskan kembali untuk meliput acara dari DNR Corporation di kota Semarang! Yes, Semarang! Wohoo... Anyway, kota Semarang sendiri merupakan salah satu kota di Indonesia yang ingin gue kunjungi dari dulu. Dan dengan adanya peliputan tersebut, dapat dikatakan bahwa mimpi gue menjadi lebih nyata ketika diajak untuk ditugaskan di Kota Semarang.

Perjalanan ke kota Lumpia ini gue tempuh dengan jalur darat, dimana gue bersama tim melewati jalur tol. Perjalanannya bisa dikatakan cukup panjang, meskipun jalur yang ditempuh adalah dengan menggunakan jalur tol. Lama tempuhnya perjalanan sendiri tergantung seberapa padatnya lalu lintas pada tol tersebut maupun kecepatan yang dibawa oleh supir itu sendiri. Namun umumya, waktu tempuh dari Jakarta ke Semarang bisa sampai 6-7 jam (perkiraan gue)...

Ok, lantas apa saja yang gue temui di kota Semarang ini? Well, tentunya ada berbagai macam hal yang seru dan pastinya tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke ibukota provinsi Jawa Tengah ini. Berbagai landmark bisa gue lihat disini seperti contohnya bangunan Lawang Sewu yang ikonik hingga Simpang Lima Semarang. Meskipun melihat secara sekilas, gue tidak ke beberapa tempat yang ikonik seperti contohnya Kota Lama, Sam Poo Kong, ataupun menikmati kuliner khas seperti Toko Oen yang gue idamkan ketika berkunjung ke kota Semarang.

Well, itulah tadi beberapa kota-kota yang gue kunjungi selama melakukan business trip dengan kantor gue. Baik kota Bandung maupun Semarang menurut gue memiliki ciri khas masing-masing yang layak untuk dikunjungi sebagai destinasi liburan bersama dengan keluarga maupun dengan teman-teman.

Dengan adanya kesempatan untuk mengunjungi kota-kota di Pulau Jawa dalam beberapa waktu terakhir kemarin, tentunya membuat gue ingin mengunjungi kedua kota itu lagi untuk berwisata dan berkelana menikmati suasana yang ditawarkan oleh pesona kotanya tersebut.

Bandung, Semarang, until we meet again soon....

Monday, March 2, 2020

Working As a Copywriter


Kalau ditanya mengenai masalah impian pekerjaan, pasti semua orang punya akan hal itu. Tentunya dengan memiliki pekerjaan yang sesuai dengan passion ataupun dengan latar belakang yang kita miliki, kita bisa menjadi lebih enjoy dan juga bersemangat buat mengerjakan kerjaan di dalam tugas kita tersebut. Nah mengenai masalah pekerjaan, gue juga punya cerita singkatnya ini sekarang. Ada satu hal yang gue rasa perlu cukup disyukuri akan apa yang sudah gue dapati sekarang ini.

Kalau mengingat soal pekerjaan, tentunya pekerjaan yang gue mau itu pastinya yang gak berhubungan sama angka-angka hahaha. Lho, kenapa bisa begitu? Hal itu karena gue sendiri kurang suka untuk berkutat di dalam hitungan, rumus, maupun angka-angka. Gue pun lebih memilikih untuk memakan santapan kata-kata, bacaan, hafalan, ataupun pengetahuan umum yang bisa gue baca di berbagai media platform online pada saat ini. Mengingat akan kesukaan ataupun hal yang gue suka itu, tentunya gue juga ingin bekerja di tempat yang sesuai dengan latar belakang gue dan juga passion gue di bidang yang berhubungan secar jelas dengan hal-hal tersebut.

Untuk sekarang ini yang patut disyukuri adalah gue bisa mendapatkan pekerjaan yang cocok maupun cukup pas dengan apa yang ingin gue tekuni dari dulu. Ketika masih duduk di bangku kuliah S1 (sarjana), gue memiliki pekerjaan impian yang sesuai dengan background jurusan kuliah gue yaitu sebagai seorang penulis. Punya latar belakang di jurusan sastra, khususnya jurusan yang gue ambil yaitu Bahasa dan Budaya Inggris di UBM, gue pun sudah memetakan dan juga memikirikan pekerjaan apa yang akan gue ambil nantinya. Dan untuk pekerjaan itu sesuai dengan background ataupun kesukaan gue, bekerja sebagai copywriter ataupun content writer adalah jawabannya!


Jadi Content Writer / Copywriter Itu Seru!

Ya well, this is my roll at the office right now! I’m working as a content writer (or also can be known by people as a copywriter) on my company. Bekerja di bidang ini pada saat sekarang tentunya berbeda dengan pekerjaan-pekerjaan sebelumnya yang gue tekuni. Mempunyai latar belakang lulusan bahasa, hobi baca dan menulis, dan juga suka kepo dengan isu-isu terkini membuat diri gue merasa sangat cocok dengan salah satu jenis pekerjaan yang satu ini.

Pada saat ini, gue bekerja di salah satu perusahaan e-commerce yang bergerak di bidang penjualan promo-promo. Kantor gue yang berlabuh pada saat ini adalah Lakupon.com. Lakupon merupakan salah satu e-commerce yang cukup dikenal secara luas oleh masyarakat akan aneka ragam promo-promo menarik yang dijualnya. Ada banyak promo seperti wisata liburan, makanan, service kendaraan, maupun perawatan kesehatan dan kecantikan adalah menu-menu promo yang dihadirkan oleh Lakupon.

Nah untuk peran gue disini, gue bekerja yang berhubungan langsung dengan pembuatan kata-kata maupun bahasa. Di kantor ini, posisi gue adalah Content Production & SEO. Tapi terkadang, posisi gue juga bisa dibilang oleh kantor sebagai Content Writer & SEO. Dari namanya sendiri? Well, you got an idea about that! Kerjaan gue setiap hari berhubungan dengan kata-kata, kalimat, promo, maupun membuat sebuah artikel di Blog Lakupon. Artikel ini nantinya akan disambungkan ke deal-deal (promo) yang dipromosikan di website ataupun Blog Lakupon. Terdengar mudah, namun terkadang agak sulit dan memiliki kendala karena memikirkan ide tulisan apa yang akan dituangkan di website. Ya, as you know, everything has their own problem and obstacles. Bekerja pasti ada tantangannya meskipun kamu sangat menyukai pekerjaan kamu.


Do Other Digital Content

Bekerja di Lakupon ini juga ternyata tidak serta merta gue bekerja hanya menulis, menulis, dan menulis saja lho! Disini, gue juga membantu pembuatan konten digital untuk promosi merchant di Lakupon. Contoh dari pembuatan konten digitalnya seperti semacam vlog gitu yang mengenalkan merchant dan juga apa yang ada di tempat merchant tersebut, kemudian nantinya orang-orang bisa membeli di tempat merchant tersebut dengan promo yang ada di Lakupon. Pastinya kerjaan ini cukup seru karena bekerja sebagai tim. Nah untuk di tim ini sendiri, untuk saat ini gue dibantu oleh salah satu rekan kerja gue yaitu Mas Ibnu yang bisa diposisikan sebagai cameramen dan juga editor untuk konten video digital tersebut. Oh ya, posisi dia di kantor ini adalah sebagai SEO ya, so he working closely with me and almost have a same roll with me too.

Kalau buat konten digital vlog tersebut, tentunya seru dan juga enak lho! Kapan lagi bisa makan secara gratis untuk di review dan juga bisa dikenal di jagad Youtube maupun media sosial lainnya hahaha. Ya tentu dalam pekerjaan ini pun gue harus bisa membawa diri gue se-enjoy mungkin agar gue bisa betah disini.

Ok guys, itulah sedikit review mengenai pekerjaan gue sekarang ini di Lakupon dan peran gue sebagai apa di kantor ini. Namanya pekerjaan pasti tentunya memiliki keluh kesah ataupun suka duka di dalam pekerjaannya, tapi gue berusaha mencoba untuk tetap semangat dan juga tetap positif akan pekerjaan yang gue jalani saat ini. Intinya adalah gue harus bersyukur karena salah satu pekerjaan yang gue mau telah gue capai dan setidaknya gue sudah bisa mengetahui jenis pekerjaan apa yang bisa gue kembangi untuk kedepannya.

Smeoga juga dengan peran pekerjaan yang gue tekuni ini, bisa membawakan hasil yang maksimal dan juga baik untuk di masa yang akan datang. Yang terpenting adalah tetep berdoa, tetep berusaha, jangan pantang menyerah, dan punya hati yang baik. Dan yang pasti, Tuhan pasti akan memberikan jalan terbaiknya bagi yang percaya kepadaNya bukan? So, that’s about my story as a content writer / copywriter on my office. How about your career’s story? Do you have any good story or an achievement story to share?

Saturday, January 26, 2019

Kisah Menjadi Seorang Insan Media

Tak terasa setahu sudah berjalan. Yup, tak terasa sudah semusim gue terjun dan berkarya menjadi insan media. Banyak kisah suka dan duka yang gue jalani selama menjalani hari-hari itu. Meskipun awalnya berat karena melakukan pekerjaan tersebut adalah hal yang pertama gue lakukan, tapi banyak pelajaran yang gue dapat dari profesi ini lho. Selain itu, yang paling menariknya dan membuat semangat bagi diri sendiri adalah gue bisa bertemu dengan banyak public figure yang dulunya hanya gue bisa lihat mereka di televisi lho.

Itulah seberapa kata yang bisa gue rasakan dalam menjadi seorang Kreatif di media televisi. Tepat di bulan Januari ini juga menjadikan gue sudah setahun menjalani pekerjaan yang dituntut untuk berkarya bagi masyarakat di DAAI TV. Berpikir, menulis, dan berkarya. Itulah 3 hal yang selalu ada dipikiran gue selama setahun belakangan ini sembari menjalani kehidupan.

Lantas, apa saja yang gue lakukan selama setahun ini sebagai insan media? Well, there are so much things that I do! Banyak banget pelajaran baru yang gue dapat dari pekerjaan ini, mengingat pekerjaan ini juga cukup berbeda dengan jurusan gue saat kuliah lho. Gue yang kuliah notabene mengambil jurusan Bahasa dan Budaya Inggris, malah bekerja di bagian yang semustinya dipegang oleh jurusan seperti Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, ataupun Broadcasting. Menarik sekali bukan? Tetapi, itulah kesempatan terbaik yang bisa gue dapatkan dan gue mensyukuri itu.

Beberapa aktivitas gue lakukan di pekerjaan sebagai Creative atau Kreatif. Yang pertama-tama sudah pasti menulis skrip untuk Taping atau yang bisa disebut untuk pengambilan gambar. Tentu berbagai ide mulai dari topik, tema, jalan cerita, tokoh, setting, semuanya masuk ke dalam situ. Oh iya, membuat 1 skrip itu sebenrnarnya gampang-gampang susah sih menurut gue. Karena jika otak dan mood sedang tidak sinkron, maka ide pun sulit muncul. Cara yang tepat untuk mendapatkan sebuah ide baru yaitu dengan browsing di internet, diskusi dengan teman kerja, ataupun juga bisa dengan atasan. Kalau kalian suka menulis seperti gue, mungkin menulis skrip seperti ini bisa menjadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan lho.

Selanjutnya, menjadi seorang Floor Director. Nahh, bagi kalian suka melihat di televisi dan ada yang bilang “3.. 2.. 1.. Cut!”, itulah orangnya dan gue juga mengerjakan hal tersebut. Sama seperti seorang sutradara, Floor Director atau disingkat FD ini yang mengatur selama proses syuting dan pengambilan gambar berlangsung. Dibantu seorang PD (Production Director) dan Produser, FD juga yang mengarahkan Cameramen dan juga Talent ataupun Host saat syuting berlangsung. Awalnya, gue tidak mengerti menjadi seorang FD itu seperti apa lho. Yang gue tau hanya “3.. 2.. 1.. Cut!”, ataupun “Stand by” hahaha. Tapi seiring berjalannya waktu, gue pun bisa mempelajarinya dengan baik. Tentunya dengan sharing dari temen-temen yang juga kadang menjadi FD saat syuting.

Yang terakhir yaitu Production Assistant atau disingkat PA. Nahh kalau kerjaan seorang PA, dialah yang mengurus beberapa hal seperti menghubungi Host dan Talent, menyiapkan pakaian atau Wardrobe yang akan digunakan dalam syuting, katering, dsb nya. Dan lagi, gue pun juga mengerjakan bagian PA ini. Awalnya, cukup merepotkan juga ya... Menghubungi orang sana-sani, mondar-mandir mengurus segala perintilan, rasanya ingin membagi tubuh ini menjadi beberapa bagian lho! Ya meskipun agak merepotkan di awal, tapi cukup seru juga menjalaninya. Apalagi bagi yang ingin hidup sehat, bisa mencoba bagian ini hehehe. Karena menjadi PA itu kita harus banyak gerak lho.

Yupp, itulah 3 pekerjaan yang gue kerjakan selama menjadi seorang insan media di DAAI TV. Sangat menarik dan juga berkesan. Banyak hal baru yang gue kerjakan disini serta memacu diri gue untuk keluar dari zona nyaman. Gue hanya bisa bersyukur atas segala kebaikan ataupun kesempatan yang dapat gue jalankan hingga sekarang ini. Semoga, berbagai kesempatan yang telah gue dapatkan ini bisa memacu diri gue untuk bisa menjadi lebih baik, lebih maju dan bekal untuk kedepannya! Semangat!

Tuesday, August 15, 2017

Digital Marketing? New Experience!

Hi guys, long time no see brosis! Gimana kabar kalian? Hope that you guys are well.. Anyway, forgive me for the very last update since I don't have any fit time to update in here. Ada alasan nya lho kenapa dan bukan karena sok sibuk yaa (hehe). Beberapa bulan yang lalu, my time mostly busy to do my work.. Ha? Kerja? Yupp, several months ago I accepted as a Digital Marketing Officer in PT JIEXpo Kemayoran from April until July! Wow, this is my first job! Yang gue tau adalah disini yang melamar untuk kerja disini itu buanyakk bangett dan gue sendiri mengiyakan nya karena disaat gue apply CV, there are also a lot of people want to apply it. So, for me it's a luck and give from God to learn in this job. Gue bersyukur pake banget bisa diterima di kerjaan itu kemarin. Jadi, apa suka duka nya selama kerja kemarin based on my opinion and what I feel? Yukk simakk lebih lanjut about story being a Digital Marketing...

Pertama-tama, one thing of sure is I never thinking to be a marketing person! Yes, in my opinion being a marketing is just like a sales (cmiiw). The thing that I didn't well is to selling something. Tapii.. tapii, untuk yang satu ini gue berniat untuk apply di bagian Copywriter dan bukan di bagian Marketing nya. Lho kenapa Copywriter? Hmm the simple answers are because it is fit from my major and alsi I love to writing! Anak sastra yang doyan nulis, blogging, etc pasti juga akan mengambil kesempatan itu. Nahh, ditambah dengan support dari temen segeng gue Mollers team buat coba kerja lalu jadilah gue berniat untuk meng-apply kerjaan tersebut. Singkat cerita, gue apply di dua bagian untuk kerja yaitu di bagian Copywriter dan Information Officer. Oke setelah buat CV dan application letter, berangkatlah gue ke JIExpo Kemayoran untuk menaruh CV tersebut. Thanks to my best friend Ricky that on that time accompany me to applying it. Setelah gue apply CV tersebut, Ricky ngajak buat keliling sebentar sekitar JIExpo tersebut dan gue bilang 'ayo' karena gue pribadi juga baru sekali ketempat ini yaitu tahun lalu pas event Jakarta Fair 2017 (haha). Luas juga yaa, setelah kita berkeliling and then we go home.

Beberapa hari, lalu minggu gue stand by my cell phone. Takutnya ada yang menelpon perihal kerjaan tersebut kann. And then after several weeks, my phone is ringing. Awalnya gue gak ngeh karena sedang lunch with Mollers team. Saat itu gue dan temen-temen sedang menuju ke UI buat kerjain skripsi kita. Gue heran pas liat hp, 'ini siapa telpon?' dan kata Ricky itu dari 'Jakarta Fair pher'. Waduhhh... gak gue angkat.. Hmm, lalu kata temen-temen tunggu aja siapa tau ditelpon lagi. Oke, I'm waiting and not so longer someone sending chat to my WA. 'Wahh, siapa nii?' pertanyaan gue muncul di otak. Hoo, setelah gue balas chat nya ternyata Ka Allen dari bagian Digital Marketing JIExpo. Wuihh, seneng nya ketika my CV got a respond! Setelah chat, gue tanya gue diterima di bagian apa? And then dibalas 'Digital Marketing'. Krikk.. gue speechless, karena gue kira diterima di bagian Copywriter gitu. Then, gue cerita ke yang lainnya kalo gue diterima di bagian tersebut. 'Terima aja pher, lumayan buat experience' Tracy said, 'Pengalaman itu berguna bro' Ricky said, dan yang lainnya juga support me to take that job. Hmm.. setelah gue berpikir, even I'm not well in marketing life, yasudah gue terima kerjaan tersebut.

Setelah itu, mulai bekerjalah gue di bulan April akhir. Yupp, the marketing life is start! My job is to call the tenants and also make a relationships between my company and other companies that join in JFK 2017. Honestly, saat beberapa waktu gue merasa agak confused karena merasakan kalo it's not my speciality, but I'll keep try sampai gue bisa menjalankan pekerjaan tersebut. Sebulan berlalu, tibalah event JFK 2017 dimulai. Gue diminta Ka Ahand untuk membantu dia dalam pembuatan konten di Instagram JFK. 'Siap Ka Ahand!', gue jawab karena gue rasa itu kayaknya that job is interesting. So, selama event gue update tentang kegiatan-kegiatan di JFK, lalu update promo dan juga jadwal konser para artis-yang akan manggung di Instagram. Wahh, saat gue membuat konten-konten tersebut, gue berasa ini pekerjaan cocok juga yaa buat gue dalam hal membuat konten dan yang berhbungan dengan socmed. Pekerjaan gue dari awal event dimulai sampai event berakhir jadinya adalah menjadi admin di sosial media nya JFK. Sementara, job desk awal gue adalah bagian Digital Marketing, cuman karena tim Sosial Media sedikit kekurangan orang lalu jadilah gue membantu tim sosmed.

Pada akhirnya, 4 bulan gue bekerja di tim Digital Marketing JFK 2017. Ada banyak rasa dan juga pengalaman yang bisa gue ambil dari pekerjaan tersebut. Rasa senang, cape, ribet, sibuk, kurang tidur, dsb, semua mencampur jadi satu. Tapi, positifnya adalah gue bisa tau how is job's life do, bagaimana cara bekerjasama dalam tim di dunia kerja, berpikir cepat, kreatif dan juga mandiri. I feel grateful that I can got those experiences for several months on there. Dari pekerjaan ini juga gue menemukan ketertarikan baru dalam dunia digital yaitu menjadi Social Media Analyst atau menjadi Copywriter yang masih menjadi pekerjaan yang salah satunya gue buru. Semoga dari apa yang sudah gue dapatkan dari pekerjaan ini bisa berguna buat di perkerjaan mendatang (amen!). Sukses juga buat temen-temen sekalian yang ingin mencari pengalaman dalam bekerja atau bahkan sudah bekerja saat ini. Kerja memang cape, tapi pengalaman yang bisa kita dapat itu sebanding kokk! Well, that's my short story about being in a Digital Marketing team for several months. Ciaoo en dag mijn vrienden!


"The best teacher in this world is an experience"


What's New?

Kuliah S1 Lagi? Sampai Pilih Jurusan PJJ Ilmu Komunikasi di UNSIA

 Halo teman-teman semua, apa kabarnya? Apakah kalian masih semangat untuk belajar atau mempelejari sesuatu? Pastinya kalau yang sudah bekerj...

Popular Post