Pages

Search This Blog

Showing posts with label bahasa dan budaya inggris. Show all posts
Showing posts with label bahasa dan budaya inggris. Show all posts

Saturday, December 14, 2019

Time Flies Fast.. Public Speaking With My Lecture

Time flies fast. Ya, itulah kata yang bisa gue katakan untuk momen yang baru saja gue lewati pada hari Selasa yang lalu. Mengapa pada hari tersebut bisa menjadi yang cukup berkesan buat gue? Tak lain dan tak bukan adalah kesempatan dimana gue bisa kembali diberikan kepercayaan oleh UBM untuk membawa nama kampus, terutama untuk jurusan gue yaitu Bahasa dan Budaya Inggris agar bisa lebih diperkenalkan kepada masyarakat umum.

Nah untuk di kali ini, gue dapat membawa nama kampus gue bukan dalam bidang perlombaan seperti yang gue lakukan pada waktu dulu. Ya hal itu dikarenakan gue sudah menjadi alumni dari BBI UBM, so it means that I can’t join any competitions to represent my campus anymore. Well, it’s just a sweet moment.. Meskipun begitu, gue masih bisa membawa nama kampus gue dengan cara yang lainnya yaitu dengan cara mempromosikan kampus dan jurusan gue kepada adik-adik SMA.

Pada di hari Selasa, tanggal 10 Desember 2019 gue diminta oleh pihak kampus dan terutama oleh bagian marketing untuk mempromosikan kampus UBM serta jurusan gue yaitu Bahasa dan Budaya Inggris kepada adik-adik SMA agar mereka bisa lebih mengenal maupun memahami lebih lanjut tentang bagaimana dunia perkuliahan tersebut. Untuk di kali ini, gue diberikan kesempatan mempromosikan kampus UBM di salah satu sekolah swasta di kota Tangerang yaitu SMA Tarsisius Vireta. Untuk nama sekolahnya sendiri sebenarnya tidak begitu asing di telinga gue karena ketika waktu bekerja di DAAI TV dulu di program Rumah Dongeng, gue pernah mengundang TK Tarsisius Vireta untuk datang serta tampil di acara program tersebut.

Kembali lagi ke topik cerita, awal kenapa gue bisa menjadi pembicara di sekolah tersebut ketika waktu itu yaitu Mrs. Murniati (Kaprodi BBI UBM) menelpon gue untuk bisa membantu bagian marketing dalam memperkenalkan UBM beserta jurusan gue kepada adik-adik sekolah di SMA. Dipilihnya gue karena gue pada waktu kuliah memang cukup aktif berorganisasi serta dapat memenangkan lomba di ALSA maupun di internal kampus. Singkat cerita, gue menyanggupi untuk menjadi seorang speaker di acara tersebut.

Selang beberapa hari, pihak marketing-pun mengkontak gue. Gue pun diberikan jadwal di hari Selasa pada tanggal 10 Desember 2019 untuk menjadi pembicara alumni di sekolah SMA Tarsisius Vireta Tangerang. Gue pun menjawab “OK”, lalu pihak marketing menginformasikan bahwa jam 06.15 WIB pagi sudah sampai di kampus. Hmm, gue agak kaget karena sudah lama tidak pernah bangun sepagi itu selain pada waktu kuliah dulu ataupun ketika gue mendapatkan jadwal tugas di gereja gue hahaha. Anyway, gue “OK” kembali karena merasa ini tanggung jawab gue untuk membesarkan nama kampus serta jurusan gue setelah jurusan BBI UBM telah memberikan kesempatan gue hingga bisa mendapatkan pencapaian sampai sekarang ini.

Hari-hari berlalu, gue pun mulai siap mempersiapkan bahan presentasi. Bahan presentasi gue lebih memperkenalkan dunia kuliah seperti apa, kegiatan kampus apa saja, hingga pengenalan diri dari gue tentang apa yang gue kerjakan sekarang dan juga pencapaian apa yang telah gue raih bersama dengan BBI UBM. Beberapa hari berlalu, dan tibalah tanggal 10 Desember 2019 and it’s the time to present about my major! Gue bangun sekitar jam 5 pagi dan berangkat di jam setengah 6 pagi. Disaat perjalanan, gue sendiri merasa agak bernostalgia karena gue merasa sedang di masa kuliah ketika gue berangkat pagi untuk mengikuti kelas  pagi di kampus. Ah, such a sweet memories!

Setelah perjalanan dan gue sampai di kampus, gue pun menunggu di Lawson UBM. Teringat kembali masa-masa dimana gue kuliah di tempat itu. Memang ketika gue kembali kesini, banyak kenangan ketika gue kuliah dan semuanya seakan flashback dengan cepat. Ok, back to story! Gue pun akhirnya berangkat dari UBM sekitar jam setengah 7 pagi dan sampai di sekolah Tarsisius Vireta sekitar jam 8 pagi. Disana yang tak gue sangka adalah, sudah ada Mr. Jonathan atau yang biasa dikenal dengan sebutan Sir Jo oleh gue maupun oleh anak-anak BBI UBM. What? I feel surprised because I can met him again! Disitu kita mulai berbincang-bincang mengenai apa yang sedang gue kerjakan, kesibukan masing-masing bagaimana, dan lain-lainnya. Disitu, gue juga bilang kalau gue sedang melanjutkan studi Magister / S2 gue di UPI Y.A.I dengan jurusan Komunikasi Bisnis dan Public Relations. Beliaupun kaget serta bangga bahwa mahasiswanya ada yang bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Setelah berbincang-bincang, kitapun dari pihak sekolah Tarsisius Vireta dan juga markeing UBM menunjukkan ruang kelas untuk kita bisa mempresentasikan mengenai jurusan kita bagaimana. Oh iya, di dalama cara tersebut juga ada jurusan lainnya seperti Hospar (Hospitality & Pariwisata), Ilmu Komunikasi, Akuntansi, dan juga DKV. Selang menunggu beberapa menit, murid-muridpun memasuki ruang kelas dan duduk di bangku yang disediakan untuk bisa mengetahui lebih lanjut mengenai jurusan Bahsa & Budaya Inggris UBM.

Disini, terlihat bahwa siswa-siswi yang berada di ruang tersebut cukup excited dengan jurusan BBI UBM. Berbagai pertanyaan mengenai jurusan ini, kegiatan di jurusan ini, hingga bertanya mengenai apa yang gue lakukan maupun apa yang gue daapat dari jurusan ini pun menjadi topik yang sering ditanyakan oleh siswa-siswi disini. Dalam sesi tanya jawab sendiri, Sir Jo juga membantu gue untuk menjawab pertanyaan yang ditanyakan kepada kami. Untuk sesi ini, gue pun memberikan pertanyaan seputar akademik kepada Sir Jo selaku dosen dan beliau yang lebih paham mengenai akademik tersebut. Sesi tanya jawab berlangsung seru hingga pihak dari marketing sendiri menyatakan bahwa waktu sesi kami telah habis. Well, mungkin karena kami terlalu seru menjawab pertanyaan siswa-siswi hingga kami kelupaan waktu hahaha..

Setelah sesi kami selesai, kamipun kembali ke ruang BP. Disana, kamipun melanjutkan pembicaraan hangat dan juga Sir Jo menanyakan bagaimana teman-teman BBI gue yang lainnya. Gue pun sempat bercanda kepada Sir Jo ketika saat presentasi tadi. Gue berkata bahwa dulu sekitar 4 tahun yang lalu, gue melihat Sir Jo membawakan materi kuliah di depan kelas namun sekarang gue bisa berdiri disamping beliau untuk membawakan materi presentasi di depan kelas, Beliapun sempat tertawa mendengar gue berkata tersebut hahaha. But’ it’s the fact. I said to him that time flies fast.. Setlah berbincang-bincang sedikit, gue bersama dari tim UBM Ancol berpamitan kepada tim dari UBM Serpong, tim dari sekolah Tarsisius Vireta dan juga Sir Jo. Sebelum kembali ke Kampus Ancol, gue sempat berfoto bersama Sir Jo dan juga kami bersalaman sebelum pulang. Sir Jo berharap gue untuk sukses serta bisa menyelesaikan studi magister yang sekarang sedang gue tempuh. Ia pun juga mengajak gue untuk melihat BBI yang ada di Kampus Serpong. Gue pun menjawab dan memberikan sepatah kata sukses untuk beliau dan jika ada waktu, gue akan coba berkunjung ke Kampus Serpong untuk melihat jurusan BBI yang ada disana. Setelah itu, kamipun berpamitan dan juga pulang.

Well from that story, I just realized that time flies so fast! Seakan baru saja lulus dan wisuda hingga sekarang bisa berdiri di depan bersama dengan dosen gue yang notabene dulu mengajarkan gue di kelas. Gue pun cukup bangga karena pencapaian ini sehingga gue bisa membawa nama baik kampus serta jurusan gue di mata publik. Tentunya ini menjadi suatu hal yang sangat berkesan bagi gue karena hal menjadi seorang public speaking di depan umum dan mengenalkan jurusan gue sebagai alumni bukanlah hal yang pernah gue pikirkan sebelumnya. But, I’m so grateful with that. And yeah, I feel that time flies fast until today...


Taking a picture with my lecture, Mr. Jonathan Tanihardjo

Sunday, December 30, 2018

Kaleidoskop Cerita 2018

Wahh, tidak terasa tahun 2018 akan segera berakhir. Banyak cerita yang telah dilalui dan juga dilewati dengan berbagai kisah. Sedih, senang, semangat, lelah, semangat, semuanya ada di tahun 2018 ini buat gue. Selain itu, tahun 2018 juga cukup menarik bagi gue karena beberapa hal baru telah datang dan juga banyaknya pengalaman baru yang juga menghiasi hari-hari gue di tahun ini.

Yang paling tidak bisa dilewatkan yaitu ketika gue di wisuda. Yupp, tahun ini merupakan tahun dimana gue secara sah mendapatkan gelar S.Hum di UBM (cerita tentang wisuda disini). Setelah 4 tahun menjalani perkuliahan dengan penuh cerita yang tak terlupakan, pada awal tahun itu yaitu tepatnya di bulan Januari 2018, gue diwisuda dan berhak menggunakan gelar tersebut. Lulus dari jurusan Bahasa & Budaya Inggris, tentu membuat gue bangga akan gelar yang telah gue raih tersebut.

Hari itu dimana gue bisa membuat kedua orang tua gue berbangga akan pendidikan yang telah ditempuh oleh anaknya ini. Memang sih, tidak bisa memberikan nilai IPK yang sampai Cum Laude seperti itu, tetapi melihat gue di wisuda sudah membuat orang tua gue bangga karena bisa menyekolahkan anaknya ini hingga di jenjang perguruan tinggi. Meskipun begitu, gue bisa menoreh prestasi lainnya yang tak kalah membanggakan buat mereka lho. Salah satunya adalah nama gue bisa tercatat di buku wisuda UBM tahun 2017 yang notabene dimiliki oleh ratusan wisudawan/i pada saat itu. Yup! Nama gue tercatat sebagai pemenang juara 2 lomba cerdas cermat bahasa Inggris tingkat nasional yang diadakan oleh Universitas Indonesia. Setidaknya, satu hal tersebut bisa membuat orang tua gue lebih berbangga karena anaknya ini bisa mempersembahkan satu prestasi yang bisa dibanggakan bukan hehehe.

Hal lainnya yang membuat hari-hari gue di tahun 2018 ini menjadi berwarna adalah kesempatan baru dengan terjun di dunia media. Yup! Kalau kalian ketahui, tahun ini gue bisa masuk ke DAAI TV. DAAI TV sendiri merupakan salah satu media yang mengedepankan cerita budaya humanis dan juga menyebarkan aspek kebaikan dari sisi manusia. Tentu, dulu gue tidak pernah memiliki pemikiran bahwa bisa bekerja di televisi. Bahkan, berpikir untuk bisa masuk televisi saja sudah menjadi sebuah angan-angan saja kali hahaha. Tapi nyatanya, pemikiran itu bisa menjadi kenyataan.

Berbagai pelajaran baru telah gue dapati di DAAI TV. Mulai menjadi Creative, Floor Director, hingga Production Assistant, semuanya gue kerjakan di hari-hari sebagai insan media. Memang melelahkan dan juga  cukup menguras tenaga serta pikiran, karena bagian ini sendiri bukan termasuk ke dalam apa yang lulusan Sastra Inggris inginkan lho. Meskipun melelahkanm tetapi melihat nama kita di televisi dan juga bisa bertemu dengan publik figur seperti artis menjadi pengobat yang manis bukan? Hehehe. Tapi demi sebuah pengalaman yang baru dan menantang, gue pun dapat menjalaninya dengan cukup baik hingga sekarang. Thank God I can through it until this day.

Yup, begitulah sepenggal kisah yang menurut gue paling menarik di tahun 2018. Memang di tahun ini ada banyak sekali yang berkesan dan gue pun tidak bisa menceritakan semuanya disini. Tetapi 1 hal yang harus disyukuri adalah gue masih bisa berdiri tahun 2018 ini dan bisa menjalani hari dengan baik. Selain itu, mempunyai keluarga yang masih sehat dan selalu mendukung gue menjadi 1 hal yang harus gue syukuri di tahun ini. Gue berharap di tahun yang akan datang, akan menjadi tahun yang lebih baik lagi serta bisa membuat diri gue menjadi lebih baik dan juga bisa membuat gue lebih bahagia menjalani hari-hari.

Gue pun berharap supaya kita semua di tahun yang akan datang nantinya bisa diberi berkah, kesehatan, rezeki, dan pastinya bisa menjadi tahun yang lebih baik dari yang sudah dilewati. Maka dari itu, bagaimana denganc erita kalian di tahun 2018 ini? Semua cerita yang telah kalian lalui pastinya baik dan bisa memberikan pelajaran agar di tahun 2019 nanti bisa menjadi yang lebih baik lagi. Maka dari itu, ayo siapkan diri kita untuk menyongsong tahun yang lebih baik lagi di tahun 2019. Keep your spirit up, be grateful and God bless!

Tuesday, January 16, 2018

Sebuah Langkah Awal, Wisuda XXVIII UBM 2018

Tanggal 15 Januari 2018, bisa jadi merupakan tanggal yang paling penting bagi gue dan juga teman-teman kampus gue! Yap! Di tanggal itulah dan tepatnya kemarin, kita semua di wisuda dan melepas stasus kemahasiswaan kita. Dengan rasa bersyukur dan juga bangga, kami pun sudah menanti-nantikan momen tersebut dari setelah kami menyelesaikan skripsi kami. Di hari itu, angkatan 2013 dari UBM melaksanakan prosesi wisuda ke XXVIII.

Bertempat di The UBM Grand Auditorium, prosesi wisuda sendiri untuk jurusan gue yaitu Bahasa dan Budaya Inggris adalah di sesi 2. Sesi 2 sendiri berlangsung dari jam 13:30 – 16:30 lhoo yang berarti mulai dari siang hari sampai sore hari. Dan juga, untuk sesi 2 ini diwajibkan untuk melakukan proses registrasi di kampus pada jam 12:30. Nah, untuk di sesi 2 ini sendiri, jurusan gue tidak sendiri guys.. Jadi selain ada dari jurusan gue sendiri yaitu Bahasa & Budaya Inggris (Sastra Inggris), ada juga dari Akuntansi dan juga Psikologi. Dari ketiga jurusan itu, yang paling banyak adalah yang berasal dari Akuntansi, lalu disusul oleh jurusan gue, dan yang terakhir adalah jurusan Psikologi. Dikarenakkan Akuntansi yang paling banyak, jadi jurusan ini mendapatkan posisi duduk di tengah dan gue beserta jurusan gue mendapatkan tempat duduk di belakang. “Wahh, sayang banget yaa gue tidak bisa duduk di tengah seperti pas gladi resik kemarin,” dalam hati gue berkata. Tapi tak apa, tohh juga masih bisa melihat dengan jelas ke stage nya karena The UBM Grand Auditorium itu sendiri bias dibilang tempatnya cukup luas untuk mengadakan suatu acara lho. Disini, gue duduk bersebelahan dengan Ramon. Yupp, he is one of my classmate for this 4 years! Gue bersama dengan Ramon selain di sering dapet kelas yang sama, dari peminatan yang sama, dan juga se-tim yang sama untuk beberapa perlombaan seperti ALSA National English Competition yang diselenggarakan di Universitas Indonesia yang dapat kami menangkan di posisi juara 2. Di depan gue yang duduk adalah Lisa. Lisa juga teman kampus gue dan bisa dibilang ini temen gue yang cukup sering berdebat sama gue. Tapi yang lucu adalah setelah kita berdebat, sekitar 10 menit berselang yaa kita bias ketawa hahaha hihihi lagi lhoo… Itu yang unik antara gue dan Lisa. Untuk teman-teman gue yang lainnya seperti Ricky, Evi, Eka, dan Anne, mereka duduk berpencar dan jadinya mereka tidak duduk di dekat gue bertiga.

Balik lagi ke prosesi wisudaan gue, well acara wisuda kali ini berlangsung khidmat dan juga lancar kokk. Mulai dari menyanyikan lagu “Indonesia Raya” lalu disambung dengan menyanyikan lagu Mars UBM, dan setelah itu prosesi wisuda, semuanya berjalan dengan lancar. Nahh saat proses wisuda sendiri, gue cukup merasakan gugup juga, khususnya saat nama gue dipanggil untuk maju ke depan. Ketika nama gue dipanggil oleh MC acara, majulah gue untuk membalikkan tali di atas topi toga gue agar bisa secara resmi menjadi seoran Sarjana. Rasa bangga dan juga senang bercampur menjadi satu saat gue maju di stage dan menyalami Dekan dan juga pimpinan dari kampus gue. ‘Wow, I made it!” dalam hati gue berkata kegirangan. Di depan orang tua gue, Kaprodi, serta teman-teman gue, now I’m officialy S. Hum., the degree that I got! Setelah gue maju ke stage, lalu gue diarahkan oleh panitia untuk foto di sebelah stage dan sehabis itu gue duduk kembali. Ada cerita lucu diantara gue dan teman-teman soal wisuda ini. Ada kata lucu sepeti ini, “Setelah 4 tahun gue kuliah dengan susah payah untuk memindahkan sebuah tali dari kiri ke kanan,” ataupun seperti “Akhirnya gue dapet boneka ini juga setelah 4 tahun gue kuliah dan berjibakku dengan dunia perkuliahan,” semua hal lucu kita lontarkan demi melepas status kemahasiswaan kita. Nahh, di dalam prosesi wisuda juga, dipanggillah juga mahasiswa/I UBM yang menyabet predikat Cum Laude untuk IPK mereka. Salah satu temen gue dari BBI yang dipanggil adalah Marcheli dengan predikat IP 3,98! “Keren yaa! I wish that I can stand in front of the stage with my parents because of my high score,” terbesit di hati gue. Hmm.. Tapi tak apa, karena gue juga sudah disebutkan oleh Rektor UBM karena bisa memenangkan lomba nasional saat pembukaan wisuda even he not mention the name. Pada saat itu, Rektor UBM menyebutkan beberapa prestasi perlombaan yang telah dicapai UBM pada tahun 2017 dan dari BBI sendiri, tim gue bisa menorehkannya hingga BBI pun disebut. Acara berlanjut dan sampai di penutupan, setelah penutupan selesai kamipun diarahkan untuk maju ke stage untuk berfoto bersama dengan Rektor, Dekan, Kaprodi. Dan setelah itu, kamipun diarahkan ke TUPA (The UBM Plaza a.k.a Bunderan kalau anak UBM sebutnya) yang terletak di lantai 1 untuk sesi foto bersama. Hal yang menarik disini adalah kami tidak melempar toga melainkan melempar boneka yang kami dapat saat prosesi wisuda tadi, menarik bukan?

Sehabis acara sesi foto bersama, gue pun langsung berfoto bersama teman-teman dan juga dengan para dosen BBI UBM. Rasa bangga, senang, haru yang para dosen-dosen gue rasakan. Gue pun berfoto bersama dengan Ms. Tika yang tak lain dan tak bukan adalah dosen pembimbing gue, lalu dengan Mrs. Murni selaku Kaprodi BBI UBM, dan setelah itu dengan Mr. Rex, Mr. Jonathan, dan juga Mr. Ardi. Oh iya, gue beserta dengan teman-teman BBI yang lain juga menyempatkan diri untuk foto bersama dengan dosen. Waktu sudah hampir menunjukkan pukul 6 sore, dan gue pun beserta keluarga gue pamit dari UBM dan menuju ke restoran D’Cost untuk makan bersama untuk merayakkan wisuda gue.

Setelah 4 tahun gue mengenyam pendidikan Sarjana gue di UBM, tepat kemarin bisa dikatakan gue sudah menyelesaikannya dengan baik. Ada banyak yang bisa gue dapat dan juga gue pelajari dari kampus gue sendiri. Mulai dari berteman dengan teman-teman seangkatan gue, materi kuliah yang disampaikan oleh para dosen, dan juga support serta torehan prestasi yang gue beserta teman-teman gue raih. Meskipun gue tidak mendapatkan IPK yang tinggi sampai Cum Laude, gue tetap bangga karena gue bisa menyelesaikan studi S1 gue dengan baik dan juga dengan nilai yang memuaskan. Tak lupa juga, seperti yang gue bilang tadi kalua mungkin nama gue tidak tercantum di daftar nama mahasiswa yang lulus dengan IPK Cum Laude, tapi nama gue masih tetap dapat berbangga diri karena bisa tercantum di bagian mahasiswa berprestasi karena lomba lho! Nama gue tercantum bersama dengan Ramon dan juga Alfonsus karena kita bisa memenangkan lomba ALSA di tahun 2017 kemarin. Yaa bisa dibilang itu bisa menjadi kebanggan tersendiri untuk gue dan juga orang tua, karena nama gue bisa dipampang setara dengan mahasiswa berprestasi di buku tahunan wisuda UBM yang dicatat untuk 500 orang lebih! Sungguh membanggakan bukan!

Terakhir, gue ingin mengucapkan Proficiat untuk teman-teman yang telah di wisuda kemarin di UBM! Selamat karena kita telah menyelesaikan studi kita dan bisa membanggakan kedua orang tua kita! Terima kasih juga gue panjatkan untuk Tuhan yang selalu menyertai gue, kedua orang tua gue, kepada dosen-dosen BBI UBM, teman-teman Mollers (Ricky, Ramon, Eka, Lisa, Tracy, Anne, Evi), dan juga untuk semua teman-teman gue dari BBI UBM angkatan 2013 yang tak bisa gue sebutkan semuanya. Sesungguhnya, perjalanan kita baru saja dimulai karena kita akan terjun ke dunia kerja dan wisuda kemarin adalah awal dari langkah kita. Tetap semangat untuk kita semua, let’s start our journey and be success together! Proficiat for BBI UBM!
 Foto bersama mahasiswa BBI UBM angkatan 2013 bersama para dosen BBI UBM

Sunday, January 14, 2018

Angkatan dalam Kebersamaan

Tak kerasa kalau wisuda sudah mau memasukki H-1.. Ya! Begitulah yang gue rasa di dalam minggu ini. Waktu yang berjalan cepat sambil menunggu waktu untuk mengukuhkan sebuah gelar yang telah diperjuangkan selama 4 tahun menempuh dunia perkuliahan dan menjadi seorang mahasiswa. Hidup dalam ruang lingkup mahasiswa yang penuh cerita, pengalaman seru, dan masih banyak lagi, adalah salah satu segelintir contoh yang gue rasakan di tengah-tengah teman-teman seangkatan gue. Untuk angkatan gue sendiri, kita semua adalah angkatan 2013 which means kita memasukki dunia perkuliahan di tahun 2013. Yup, tahun 2013 merupakan tahun awal dimana dunia perkuliahan dimulai dan kita semua di angkatan ini merasakan bagaimana sii dunia perkuliahan itu, apakah sama seperti kayak di film-film gitu? Itulah pertanyaan-pertanyaan yang terbesit di pikiran kami..

Anyway, berada di tengah-tengah angkatan 2013 dari Bahasa & Budaya Inggris UBM (BBI UBM) merupakan sebuah pengalaman yang seru dan juga berwarna untuk gue. Kenapa? Kok gue bisa bilang seru dan juga berwarna? Gue bisa berkata begitu, yaa well, karena di angkatan ini terdapat berbagai macam karakter yang unik dengan kepribadian mereka masing-masing. Di tengah teman-teman ini juga gue merasakan bagaimana menjadi seorang teman yang baik, menjalin pertemanan yang baik, serta mempunyai relasi antar sesama teman. Meskipun ada perbedaan pendapat, pandangan, dan hal lainnya yang kadang suka terjadi di dalam kelas ataupun dunia organisasi kampus, tapi angkatan ini tetap satu kokk. Hal yang bisa dikatakan berwarna juga karena di angkatan ini juga setiap pribadi merupakan berasal dari latar belakang keluarga yang beragam. Benar adanya perbedaan yang ada dari berbagai suku, agama, maupun kebudayaan, well everything is fine and we go well together. Implementasi dari kata 'Bhineka Tunggal Ika' pun dapat ter-implementasi dengan baik di angkatan ini lho bro-sis. Itulah yang menjadi angkatan gue menjadi beragam dengan bercampur nya setiap kebudayaan dan kepercayaan yang ada.

Selain itu, yang menariknya adalah angkatan gue ini dikenal dengan angkatan yang aktif lho.. Aktif disini adalah aktif dalam dunia perkuliahan, organisasi, dan juga lomba. Bahkan, dosen-dosen pun meng-iyakan kalau angkatan gue adalah angkatan yang aktif dan juga cukup semangat dalam sisi akademik, organisasi, maupun perlombaan. Mau lomba nasional seperti ALSA? Angkatan gue ikut, atau mau lomba dengan sekala tingkat asia seperti AEO? Wis kita ikut juga, mau lomba apa juga kita pasti ikut karena kita mencoba untuk belajar dan mencari pengalaman akan lomba tersebut sendiri. Even bisa dibilang untuk angkatan gue sendiri bisa memberikan at least 3 piala dari lomba tingkat nasional, tapi itu semua hanya sebagai pelengkap dari kebersamaan yang udah kita lalui bersama. Kalau masalah akademik, angkatan gue juga bisa dibilang unik. Kenapa unik? Apa yang unik? Ya unik! Bisa kalian lihat dari berbagai judul skripsi yang telah kami buat kalau judul-judul skripsi kita itu unik dan beda dari angkatan sebelumnya. Setiap pribadi di angkatan gue itu mempunyai judul skripsi yang rata-rata bisa dibilang judul skripsi nya itu baru di jurusan BBI UBM ini. Hal ini juga tak luput dari beragamnya juga mata kuliah kita yang cukup bervariatif lho. Mau translation, literature, linguistics, atau teaching pun semua lengkap di angkatan ini. Menarik bukan? Setiap kategori dari Sastra itu sendiri ada di angkatan gue ini dari masing-masing pribadi yang tertarik dalam bidang tersebut.
Kunjungan Industri BBI UBM Angkatan 2013  dengan Mr. Alvin ke Radio 100.6 Heartline FM, Tangerang.

Keseruan bersama BBI UBM Angkatan 2013 dengan Mr. Lambok dalam kelas English for Drama.

Di kelas English for Secretary and Public Relation dengan Mrs. Becky.

Banyak cerita kebersamaan yang udah gue lalui bersama dengan angkatan 2013 ini di BBI UBM. Senang, canda, tawa, sedih, kesal, lucu, aneh, seru, semuanya jadi satu bak permen nano-nano. Tapi semuanya itu berkesan dan juga bermakna dalam hidup gue secara pribadi sii. Dimulai dari WF (Welcoming Freshmen/Ospek), Gathering, belajar di kelas, rapat organisasi, ikut lomba, proposal skripsi, skripsi, sampai terakhir adalah gladi resik untuk persiapan wisuda pun gue masih ingat setiap momen-momen seru tersebut. Terakhir, gue ingin mengatakan selamat untuk angkatan 2013 yang telah menempuh 4 tahun dalam mencampai gelar sarjana yang kita idam-idamkan dari awal kuliah. Selamat untuk gelar S.Hum., kita dan nilai terbaik yang telah kita torehkan. Terima kasih untuk momen kebersamaan kita dalam menempuh dunia perkuliahan ini secara banyak cara, banyak tawa, banyak momen seru, dan juga banyak kerja sama. Mari kita persiapkan diri kita untuk menempuh dunia kerja berikutnya dan sukses dalam karir kita kedepannya! Sampai ketemu di momen kebahagiaan kita semua, yaitu di wisuda nanti..
Foto kebersamaan BBI Angkatan 2013 dengan Mr. Ardi dan Mrs. Murni yang akan
mengikuti prosesi Wisuda XXVIII UBM yang diselenggarakan pada 15 January 2018 nanti.

Friday, December 29, 2017

UBM di Mata Kampus Lain itu...

Ada hal yang menarik ketika gue sedang browsing di internet saat sedang bersantai. Well, browsing bisa dikatakan udah kayak seperti makanan gue sehari-sehari. There is no day without browsing on the internet! Ibarat kayak internet ini adalah sebagai jendela dunia gue yang bersanding dengan sebuah buku dikala zaman sebelum digital. Iseng-iseng mem-browsing di internet dan saat sedang galau karena teringat dunia perkuliahan, gue menemukan satu hal yang sangat menarik! Penemuan ini bukanlah tentang yang berbau negatif, horror, or things like that yaa.. Ini adalah cerita ketika tentang lomba Bahasa Inggris tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Dan di tahun 2017 ini, perlombaan tersebut bertajuk 'The 21st ALSA National English Competition'. Ini bisa dibilang suatu perlombaan Bahasa Inggris yang cukup presitigius se- Indonesia lho guys! Lomba yang diikuti oleh berbagai sekolah tingkat SMA dan pastinya oleh berbagai kampus negeri maupun swasta yang turut ikut berpartisipasi dalam perhelatan perlombaan ini.

Sekilas dari nama saja mungkin kalian sudah bisa menebak siapa saja yang mengikuti perlombaan disini. Yup! Dikarenakkan yang menyelenggarakan adalah dari Fakultas Hukum dan tentunya dari ALSA (Asian Law Student Association) UI, bisa kalian bayangkan jurusan apa yang kebanyakan berpartisipasi dalam event tahunan ini bukan. Hukum! Ya, jurusan atau fakultas Hukum lah yang cukup mendominasi peserta di event lomba ini. Tapi, meskipun mayoritas berasal dari Fakultas Hukum, masih ada juga yang mengikuti event ini yang berasal dari jurusan lain dan salah satunya adalah dari kampus gue sendiri yaitu UBM. Seperti yang kalian ketahui bahwa jurusan gue sendiri adalah bukan Hukum melainkan Bahasa & Budaya Inggris a.k.a Sastra Inggris. Yaa biar kata gelar lulusan gue juga mungkin mirip dengan lulusan S.H (Hukum) (ngarep) dan gue sendiri adalah S. Hum (Humaniora), tapi gue dan teman-teman tetap bersemangat untuk ikut event ini. Terhitung gue sudah 3x mewakili UBM dalam event tahunan perlombaan Bahasa Inggris ini. Ohh iya, just information, kalau di event ada beberapa bidang kategori perlombaan yang bisa diikuti seperti Spelling Bee, Battle of Brains, Speech, Newscasting, Debate, Story Telling, dan Paper Presentation. Untuk kampus gue sendiri, kita biasa mengirim ke beberapa bidang lomba seperti Spelling Bee, Newscasting, dan juga Battle Of Brains yang notabene merupakan kategori yang gue ikuti. Begitulah penjelasan dan juga cerita singkat mengenai event perlombaan ALSA National English Competition ini.

Lalu, apa hubungan nya dengan judul topik diatas? Eittss.. Disini laah intinya! Seperti yang gue jelaskan diawal tulisan bahwa gue menemukan sesuatu yang mengenai perlombaan ini dan juga kampus gue, khususnya jurusan sendiri. Saat sedang mem-browsiing dan galau karena ada 1 email ayng gue terima tentang invitation to join The 2018 Asian English Olympics, galaulah gue karena teringat masa-masa kuliah dan juga masa-masa lomba mewakili kampus gue. Karena kegalauan itu, gue secara iseng browsing dengan keyword 'alsa ubm undip ui'. Kenapa gue browsing dengan keyword itu? Hal itu dikarenakkan saat Final lomba BoB (Battle of Brains) kemarin, 3 kampus inilah yang maju di babak final dengan result UNDIP di peringkat 1, UBM peringkat 2, dan UI di peringkat 3. Singkat cerita, di hasil pencarian gue via om Google, gue menemukan satu hal menarik di tagline paling atas yaitu di website FH UNDIP. Setelah gue baca, gue cukup kaget! 'Wah, kampus gue masuk berita di portal kampus lain nii," di dalam hati gue berkata seperti itu. Rasa bangga dan senang pun menjadi satu perasaan gue. Gue merasa bangga karena nama UBM dan jurusan BBI UBM bisa tercatat gak cuma di kampus sendiri, tapi bisa tercatat bahkan dikenang sama kampus lain lho.. Bagi kalian yang penasaran apa sii isi beritanya, kalian bisa lihat beritanya dibawah ini yang telah gue capture di bagian di mana nama UBM disebutkan.
Sumber: http://lpmgemakeadilan.fh.undip.ac.id/2017/04/20/delegasi-fakultas-hukum-undip-raih-juara-1-battle-of-brains-the-21th-alsa-national-english-competition-alsa-lc-ui/

Begitulah sepenggal isi berita yang diberitakan dalam website tersebut. Cerita diatas yang gue lansir langsung dari website tersebut merupakan saat gue sedang dalam ruangan lomba Battle of Brains melawan UNDIP dan UI. 'Wow! Gak kebayang gue dan tim gue bisa memberikan perlawanan yang berarti buat kampus besar sebesar UNDIP dan UI!" Begitulah di dalam gue berkata. Rasa bangga, senang dan terharu pun terasa di dalam diri gue. Gak cuman bisa terpampang di kampus UBM sendiri, tapi di kampus lain juga sebesar UNDIP lho. Masih tetep gak nyangka kalau yang merupakan lomba terakhir gue dalam mewakili UBM bisa lebih berkesan lagi seperti ini. Kalau seperti ini terus, bagaimana gue bisa 'mup on' dari dunia perkuliahan yang seru dan juga asik itu? Gue pribadi masih berasa berat untuk sadar kalau gue sudah menyelesaikan studi gue di UBM, tinggal menunggu wisuda, dan sudah memasuki dunia pekerjaan yang keras. Apapun yang gue rasa, ini bisa menjadi sebuah cerita kelak untuk teman-teman bahkan anak-cucu gue (amin!) kelak sebagai pengalaman yang sangat berguna kalau sebuah kampus kecil di Jakarta bisa memberikan perlawanan yang sengit dalam perlombaan besar dengan melawan kampus besar sebesar UNDIP dan UI.. Sungguh sebuah cerita yang sangat berkesan..

Sunday, October 29, 2017

Menjadi Pembicara? Seru!

Di bulan Oktober ini, ada pengalaman seru yang gue alamin! Pengalaman ini masih tetap berhubungan dengan dunia perkampusan dan juga perkuliahan, even I already finished my study on my campus. Ini hanya sebuah postingan singkat tentang bagaimana menjadi seorang pembicara yang diundang oleh suatu acara. Jujur, gue dari dulu belum pernah sama sekali diundang untuk menjadi seorang pembicara lho. Really? Yes! Gue selama ini justru hanya sebagai penonton atau sebagai pengamat dari sebuah acara yang mengundang para pembicara a.k.a speaker. Dan setelah gue diundang oleh pihak kampus gue yaitu UBM menjadi speaker dalam acara Parents Gathering kemarin, yang gue rasain adalah... "Oh, jadi begini rasanya jadi speaker tohh.. Cukup tegang juga yaa," di dalam hati gue berkata.

Anyway, ceritanya dimulai ketika akhir September lalu ketika tim Marketing Event UBM meng-contact gue untuk menjadi tamu dan speaker saat acara Parents Gathering yang diadakan oleh UBM di tanggal 14 Oktober 2017 silam. Saat tim tersebut meminta gue untuk membantu mereka dalama acara Parents Gathering untuk menjadi speaker, gue langsung bilang bisa dan membuat jadwal agar bisa menjadi speaker untuk acara tersebut. Oh iya untuk acara ini sendiri, gue diminta oleh tim UBM untuk memberikan testimoni serta pengalaman - pengalaman yang telah gue jalani di UBM ditambah dengan pengalaman berbagai lomba plus lomba yang telah gue menangkan untuk jurusan gue dan UBM. Jadi, untuk acara tersebut gue jadinya menjadi mawapres (Mahasiswa Berprestasi) karena telah membawa UBM menjadi juara dalam lomba nasional. Selain itu, gue juga menceritakan berbagai pengalaman dalam berorganisasi khususnya pada saat gue menjabat sebagai Koordinator Bidang Perlombaan untuk HMJ BBI UBM.

Setelah menunggu beberapa hari, dan tibalah waktunya untuk menjadi speaker. Tepat pada hari Sabtu tanggal 14 Oktober 2017 kemarin, acara tersebut dimulai di The UBM Premiere Class saat pagi hari. Gue lalu bertemu dengan tim yang sudah meng-contact gue lalu gue dipersilahkan duduk. Btw, acara Parents Gathering yang diselenggarakan oleh Universitas Bunda Mulai merupakan acara yang diperuntukkan untuk mempromosikan kampus beserta terdapat berbagai acara seperti sesi tanya jawab, campus tour, dan juga pendaftaran langsung calon mahasiswa/i yang akan menjadi mahasiswa/i UBM. Acara ini juga dihadiri oleh para orang tua beserta murid-murid SMA dari berbagai kota dan sekolah. Setelah mendengar penjelasan mengenai UBM oleh tim dan menonton beberapa video cuplikan mengenai "What is UBM and What we do?" yang berisikan mengenai berbagai acara yang diselenggarakan oleh UBM plus beberapa foto mawapres yang telah memabwa UBM menjadi juara di berbagai perlombaan, mulailah sesi gue. Btw, dalam video cuplikan tersebut, gue melihat ada foto Ramon yang juga dipampang dalam video tersebut sebagai mawapres. Anyway, Ramon is my classmate and he is also my team member for several competitions.

Nah, saat sesi gue dimulai dan akan memberikan testimoni serta tanya jawab oleh pembawa acara, gue merasakan cukup gugup juga yaa karena this is my first time being a spaker. Rasanya yaa more or less seperti gue akan mengikuti sebuah lomba atau mau presentasi paper di depan dosen. Well, gue tarik nafas sejenak untuk meredam rasa nervous tersebut dan here we go! Kenapa gue nervous? Yupp, gue nervous karena gue takut aja menyebutkan or berkata yang malah bisa membuat citra kampus gue menjadi jelek karena acara ini kan ibarat sebagai ajang promosi UBM untuk menjaring mahasiswa/i baru. "Oke, I'll do my best," dalam hati berkata. Dimulailah sesi tanya jawab sampai setengah jam, Disitu gue menjelaskan kesan nya selama menjadi mahasiswa UBM, menceritakan pengalaman lomba sampai jadi juara dalam lomba nasional, serta pengalaman saat masih menjabat dalam organisasi. Semua gue jawab based on my experiences as well. Signkat cerita, selesailah sesi mawapres dari gue dan selang beberapa lama pun, selesai juga acara tersebut.

Dari pengalaman tadi yang gue dapat adalah seru dan pastinya bisa menginspirasi teman-teman SMA yang nantinya akan memasuki dunia perkuliahan maupun yang yang akan menjadi mahasiswa/i UBM nantinya. Gue berharap generasi-generasi selanjutnya yang akan menjadi keluarga bagian dari UBM dapat berkontribusi untuk kemajuan UBM sendiri agar UBM bisa menjadi kampus yang makin dikenal baik nasional maupun internasional tentu dalam hal positif or prestasi yang dicapai (Amen!). Dan dari gue pribadi sendiri, menjadi seorang speaker dalam acara tersebut merupakan pengalaman yang seru dan juga jadi pengalaman yang tak terlupakan. Yupp, selain bisa menginsipirasi orang lain lewat prestasi dan pengalaman, gue juga sembari belajar menjadi Public Speaker yang baik. Semoga saja gue bisa menjadi Public Speaker seperti yang diajarkan oleh Mr. Lambok saat semester 3 or jika dalam bekerja nanti bisa menjadi seorang Public Relations yang baik seperti yang diajarkan oleh Mrs. Becky saat kelas English for Public Relation semester lalu. Who knows I can be a good at public speaking or as a public relations officer in the future...

Saturday, September 30, 2017

22 di Tanggal 22

Semakin hari semakin bertambah usia. Yupp, itulah yang gue rasakan saat ini! Tak terasa waktu sudah berjalan dengan cepat dan sekarang sudah memasuki usia yang bisa dibilang cukup dewasa. Tahun ini, khususnya di bulan September ini gue sudah memasuki usia 22 tahun. Sudah cukup tua bukan? Hahaha, just joking people... Di usia yang ke 22 tahun ini, well yang cukup patut disyukuri adalah masih bisa diberi kesempatan untuk bisa menjalani kehidupan dengan baik, masih bisa diberi kesempatan untuk bersama - sama dengan keluarga, dan yang paling harus disyukuri adalah studi S1 gue bisa dibilang sudah selesai! Thank God I can make it! Nahh, di hari saat gue ultah kemarin di tanggal 22 September, ada hal yang cukup menarik lhoo.. Yang cukup menarik dan juga bisa dibilang kado spesial di ultah ke 22 kemarin adalah Hardcover Skripsi gue telah selesai dan siap untuk dikumpulkan. Well, untuk bisa menjilid lalu membuat Hardcover untuk skripsi itu gampang kokk, tapi yang susah adalah ketika ada revisian yang bisa membuat kepala bercabang sampai pusing brosis!

Yupp, pusing dan juga cukup merepotkan! Itulah yang gue rasakan disaat membuat revisian skripsi gue untuk bisa menjadi Hardcover dan setelah itu dikumpulkan ke kampus. Mulai dari salah halaman, peng- editan daftar isi, sampai revisi cover, semuanya menjadi satu dan itu adalah aktivitas gue untuk bebrapa hari yang lalu sebelum hari ultah. ‘Huhh, lelahnya,’ terlintas dalam pikiran yang sudah lelah dengan revisian tersebut. Gue kira dulu mudah untuk mensubmit skripsi yang telah di Hardcover tapi ternyata merepotkan juga tohh.. ‘Oke, tak apa’ sambil mempertegas hati dan juga bersabar menyelesaikan nya, gue selesaikan dengan lebih teliti. Beberapa hari berlalu, dan done! Selesai! Revisian yang gue buat telah selesai dan masuk dalam proses pengecekan dari pihak perpsutakaan dan juga pihak layanan mahasiswa. Sambil menunggu proses pengecekan, gue cukup was - was mengingat kalau masih ada yang salah, then I have to working on it again to revise the mistake lho.. Setelah beberapa waktu, selesai sudah proses pengecekan dan Thank God, I’m good to go! Maksudnya adalah sudah siap untuk proses Hardcover. Sambil menghela nafas, gue berkata dalam hati ‘selesai juga’. Tentu itu merupakan hal yang melegakkan karena ibarat naik 1 tangga lagi untuk mencapai tujuan. Oke, next step adalah membuat Hardcover. Berjalan menuruni tangga sambil menikmati suasana sore kampus, wahh kadang terlintas dalam pikiran gue kalau gue sudah selesai kuliah dan masih kurang menyangka aja a.k.a ‘kaget’. Yupp, kadang gue masih merasa kalau waktu kuliah gue cukup cepat juga yaa.... ‘Hmm, maybe because I really enjoy it and also I’m very comfort to spend time together with my friends in here’, terlintas di benak pikiran. Sambil terlintas di pikiran tentang pertanyaan dan pernyataan itu tadi, sampailah gue di tempat fotocopy kampus untuk men- Hardcover skripsi yang telah dibuat dengan penuh perjuangan ini. Perjuangan nya sii boleh diibaratkan seperti para pejuang yang merebut Kemerdekaan Indonesia (woah!). Tidak perlu kaget karena itulah perasaan kami para mahasiswa/i saat mengerjakan tugas akhir or skripsi tersebut. Oke, dengan membayar sekitar Rp 50.000,00- gue bisa membuat Harcover skripsi gue dengan estimasi waktu 2 hari. Done! Selesai! Tinggal menunggu selesai lalu dikumpulkan.

Singkat cerita, tibalah harinya gue mengambil Hardcover skripsi gue. Dan tepatnya, itu adalah tanggal 22 September dimana gue ultah! Wow, what a great day! Sudah ultah, selesai Hardcover juga. Ibarat seperti UBM memberikan kado disaat gue ultah tahun ini! It’s gonna be a best gift for me this year! Tanpa menunggu waktu  yang lama, gue berangkat ke kampus lalu mengambil Hardcover yang sudah jadi untuk diserahkan ke pihak layanan mahasiswa. Beberapa saat mengantri and then, it’s my turn. ‘Pagi, ada yang bisa dibantu?’, sapa penjaga layanan mahasiswa. ‘Pagi, saya mau mengumpulkan Hardcover skripsi,’ saut gue. Setelah itu, gue serahkan Hardcover skripsi gue yang telah jadi dan mulai diceklah skripsi tersebut oleh sang penjaga layanan mahasiswa. Selang beberapa menit, selesai sudah proses pengecekan. Everything is fine and I can submit it! Wohooo, senangnya bukan main! ‘UBM really gives a great gift for my birthday this year,’ saut gue di dalam hati. Gak menyangka kalau gue bisa menyelesaikan studi S1 gue disaat gue ulang tahun. It’s very fantastic! Well, begitulah cerita singkat ultah gue yang 22 kemarin di tanggal 22 September yang menurut gue terdapat sebuah cerita yang cukup menarik. Gue berharap dan berdoa supaya bisa bertemu di ultah gue yang selanjutnya di tanggal 22 September tahun depan bersama dengan keluarga tercinta dan kesempatan kehidupan yang indah ini yang Tuhan berikan untuk gue. That’s all about my birthday story, how about you? 

Thursday, August 31, 2017

Tercapainya Gelar S. Hum!

Bersyukur! Yupp, itulah kata yang hanya bisa gue panjatkan ke Tuhan YME. Tanpa ada kata - kata yang cukup membendung perasaan senang, bahagia, bersyukur, dan semua hal yang bisa diucapkan. Setelah cukup berpusing ria dengan skripsi selama beberapa bulan, and thank God I can achieve it! Sudah bisa dipastikan bahwa nama gue akan menjadi semakin panjang dengan gelar tersebut, but so proud to have it. Betull sekali, nama gue akan menjadi Christopher Setiadi, S. Hum., setelah menyelesaikan thesis defense a.k.a 'sidang skripsi' beberapa waktu lalu, lebih tepatnya pada awal bulan Agustus kemarin. Dan ada cerita disaat - saat gue sedang menunggu jadwal sidang skripsi tersebut. Mulai dari perasaan khawatir, deg - deg'an, takut, bercampur excited semuanya beraduk menjadi satu seperti nano - nano.

Perasaan itu dimulai ketika jadwal sidang skripsi untuk jurusan gue yaitu Bahasa & Budaya Inggris telah keluar dan terpublikasi di portal mahasiswa UBM. 'Wahh, udah keluar aje nii,' di pikiran gue berbicara. Dengan rasa penasaran dan juga deg - deg'an, gue klik lahh tombol download untuk men - download dan juga melihat jadwal sidang skripsi tersebut. Iyakk, download berjalan dan selang beberapa menit file yang telah didownload telah berhasil. Tanpa pikir panjang, gue buka file nya untuk melihat kapan waktu sidang skripsi yang akan gue tempuh. Tap! Gue buka dan gue cermati satu - satu daftar nama mahasiswa yang akan mengiktui sidang skripsi tersebut. Scroll ke bawah.. dan trus scroll, sampai pada akhirnya gue menemukan satu hal! Yapp! My name is on there! Dengan cermat gue lihat kapan dan dimana sidang skripsi yang akan gue hadapi di depan mata tersebut. Oke, gue mendapatkan jadwal sidang skripsi pada hari Kamis, 3 Agustus 2017 jam 10:00 sampai 10:50 di ruang 405. Hemm, termenung sejenak setelah melihat jadwal tersebut.. 'Oke, siap!', di dalam diri gue berkata. 'Gue bisa dan gue pasti bisa menghadapinya!', dengan semangat seperti pejuang '45 yang akan menuju ke medan perang lawan penjajah gue bersemangat. 'Baiklah, mari kita persiapkan peperangan ini dengan sebaik - baiknya dan juga terstruktur dengan rapi', gue berkata lagi di dalam hati bak seorang prajurit yang akan menyelesaikan sebuah misi yang amat penting. Sambil sembari menunggu jadwal gue sidang, gue datang ke kampus untuk memberikan support untuk para sahabat seperjuangan gue yaitu tim Mollers. Oh iya, di hari pertama ada Anne dan juga Ramon yang akan menghadapi sidang skripsi. Disusul di hari kedua ada Ricky dan juga gue sendiri yang kebagian jadwal sidang skripsi di hari tersebut, dan yang terakhir ada Evi, Eka, dan juga Lisa yang mendapatkan jadwal di hari terakhir. Singkat cerita dan waktu semakin dekat, semakin berdegup kencang perasaan dan hati ini (apasii..), karena sidang skripsi tersebut. Gue mencoba buat melakukan berbagai hal yang bisa buat gue enjoy dan juga relax seperti mendengarkan beberapa lagu, browsing, dan juga lain - lain supaya bisa tidak terlalu stress karena sidang skripsi tersebut.. Yeah, I try those things so I can face it will calm and also with a positive idea!

Beberapa hari berlalu dan tibalah saatnya! Saatnya telah tiba untuk berperang ide dan juga pemikiran untuk memaparkan apa yang telah gue buat selama beberapa bulan ini dengan dospem gue. 'I'll give my best to pass this thing!', dengan semangat gue berkata di dalam hati. Nahh, pada hari gue sidang ini yang menguji adalah Mr. Alvin, Mrs. Murni, dan juga Ms. Maria. Wahh, gue cukup positive dengan para penguji tersebut karena gue sudah bertemu dan juga pernah diuji oleh beliau - beliau tersebut di semester- semester sebelumnnya. 'Oke, I'm ready!', gue berkata sambil memasuki ruang sidang skripsi. Dengan mengucap God bless, gue mulai memaparkan skripsi gue di depan para penguji. Setelah sesi presentasi, tibalah sesi Q & A dimana para penguji akan menanyakan beberapa hal mengenai topik yang telah kita buat. 'Ok, this is it,' sesi dimana gue akan men - defense apa yang sudah gue kerjakan. Satu pertanyaan berlalu, dua pertanyaan, lalu ketiga dan seterusnya gue jawab di depan para penguji. Lalu pada akhirnya, 'Ok, we think that's all. You may wait outside to get the result', para penguji berkata demikina. 'Fiuhh finally I can face it,' sambil mengelap keringat yang mengucur di kepala gue keluar ruangan dan menunggu hasil sidang skripsi tersebut. Beberapa menit berlalu gue menunggu di depan ruangan dengan perasaan yang tak karuan, yaa seperti gue menunggu hasil kelulusan ketika sekolah dulu. Perasaan yang udah entah apa namanya bermunculan untuk menunggu hasil tersebut. 'Please go inside,' para penguji memberikan sinyal untuk gue masuk ke ruangan. Semakin berdebar ini hati untuk mengetahui hasilnya! Perlahan gue perhatikan dan juga dengar baik - baik masukkan serta komentar dari para penguji sampai akhirnya statement itu keluar. 'Christopher, you passed,' ketua penguji gue yaitu Mrs. Murni berkata. 'Really? For real?', di dalam hati gue bertanya - tanya. Yes it is real and it's not a dream! Gue hampir mengeluarkan air mata setelah mendengar statement tersebut saking bahagia nya! Setelah itu, kami (gue, Ricky, dan Kelvin) bersalaman dengan para penguji dan mereka berkata 'Congratulations!' Thank God I can face it, and the firsth thing that I do is calling my mom. 'Mom, I passed and now my name is Christopher Setiadi S. Hum.,' I said to my mom. Dengan sukacitanya my mom said 'Puji Tuhan, anakku sudah jadi sarjana.' Mendnegar hal itu, gue pun ikut bangga karena bisa membahagiakan orang tua gue yang telah bersusah payah menyekolahkan gue sampai saat ini. Setelah menelpon my mom, then I take a pictures with friends to celebrate it. What an unforgetable moment in my life!

After the stories that I wrote above, I want to said that I am grateful and thank to God that I can pass it with a good score. Next to my parents which is supporting me until this days. I am also would like give my appreciate to Ms. Magdalena Kartikasari for guiding me making my thesis and her support to us for thesis defense. I also would like to give my appreciate for the examiners which are Mrs. Murni, Ms. Maria, and also Mr. Alvin for the time during the thesis defense. Last but not least, to my Mollers team (Ramon, Lisa, Ricky, Eka, Anne, Tracy, Evi) for their support for me at all time.
With Ms. Magdalena Kartikasari, she is my supervisor for Literature Studies.


With the examiners, Mrs. Murni (center) and Mr. Alvin (right).


Friday, August 25, 2017

From Nothing to Something

Apakah kalian pernah memikirkan nama kalian bisa terpampang disuatu tempat? Atau pernah bermimpi orang-orang bisa kenal kalian lewat foto kalian? Well, I believe that those kind of those things are a dream for every people. Gue juga pernah memikirkan hal yang sama kok dengan kalian haha. Anyway, gue post ini karena ingin menceritakan tentang yang berhubungan dengan nama dan juga foto yang terpampang di tempat umum. Yang pasti, bukan terpampang karena perbuatan negatif seperti mencontek, atau melakukan hal yang negatif lainnya yoo.. This is purely positive. Lalu, beginilah ceritanya...

By the way, kisah ini sii bermula ketika gue sudah memasuki dunia perkuliahan yaa. Ketika sudah kuliah di kampus gue yaitu UBM (Universitas Bunda Mulia), gue cukup sering melihat sebuah mading (I guess..) yang terpampang di beberapa titik sudut kampus seperti di lift-lift, lt.2 dekat LM, dan juga di dinding lt.3 yaitu ruang dosen. Well, ada apa sii dengan mading tersebut? Is there any interesting things sampe gue sendiri cukup tertarik menulis ini? Of course there is something interesting on there! Yupp, yang menarik di mading tersebut adalah foto - foto mahasiswa/i UBM yang telah performed extremely well di bidang akademik dan juga non akademik. Mostly, foto - foto yang terpajang disana adalah mahasiswa/i yang telah memenangkan lomba tingkat nasional bahkan tingkat internasional lho! That's why I told to you that there are something on there. Nahh disaat gue awal masuk kuliah, gue melihat kalo foto - foto yang terpampang disitu kok keren yaa! Keren juga selain bisa membawa prestasi buat jurusan dan kampus, plus people can know you lhoo.. Wahh, idaman seorang mahasiswa banget yaa ketika nama kita bisa dikenal oleh teman - teman mahasiswa lainnya (apalagi oleh adik junior kita haha). Hmm, ketika itu ada salah satu senior gue yang foto nya terpampang di mading tersebut. Yupp, Ci Bella and she is the winner of Spelling Bee tingkat nasional yang diselenggarakan oleh UI. "Wow! keren!" Di dalam pikiran gue, yaitu adalah hebat banget bisa menangin lomba tingkat nasional seperti itu dan bisa buat bangga jurusan bahkan kampus gue. Nahh dari situlah, gue mulai bermimpi. Mimpi seorang mahasiswa ini adalah 'seandainya nama gue juga bisa terpampang disitu yaa.. seandainya gue bisa memenangkan lomba besar seperti ituu..' dann terus berandai - andai. Singkat cerita, gue bertekad untuk bisa nama gue terpampang disitu dengan doa, perjuangan, tekad, dan juga (makan banyak) belajar yang pasti haha.

Mulai dari situ, gue cukup sering mengikuti perlombaan untuk mewakili jurusan gue yaitu Bahasa & Budaya Inggris UBM di perlombaan - perlombaan tingkat nasional. It's a long journey dan ketika pada saat itu, pencapain tertinggi gue adalah menjadi semi final di lomba cerdas cermat bahasa Inggris tingkat nasional. 'Hmm, sudah mulai goyah nii tekad gue karena belum membuahkan hasil', dipikian gue berkata seperti itu. Well, yasudah disitu gue belajar untuk legowo saja dengan berpikir 'yaa mungkin gue bukan orang yang bisa terpampang  di mading tersebut untuk buat jurusan gue bangga.. mungkin teman gue, atau mungkin junior gue yang bisa terpampang disana', pikiran di dalam diri sendiri berkata seperti itu. Setelah mulai legowo dengan hal tersebut, beberapa bulan kemudian muncullah satu hal yang bikin gue proud! Yupp, my best friend can make his photo on that place! Ramon, temen segeng dan seperjuangan gue dikelas dia juara 1 Spelling Bee tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Untar! Wow, you make my thought is becoming true! Selain itu, di kategori lain yaitu Jessica Wong yaitu junior gue bisa memenangkan juara 2 kategori Short Story dengan di lomba yang sama. Mereka berdua akhirnya bisa terpampang namanya di mading tersebut dan bisa bawa nama BBI UBM jadi makin kece! Senangnya gue ketika melihat mahasiswa/i jurusan gue bisa berprestasi. Well, mimpi gue untuk bisa nama mahasiswa/i BBI UBM bisa terpampang disitu ditambah bisa menambah piala untuk jurusan juga sudah membuat gue senang karena disaat itu gue sedang memangku jabatan sebagai Koordinator Bidang Perlombaan untuk ACES BBI UBM. 'So proud of that', di dalam hati gue berkata seperti itu dan gue bisa cukup senang karena target gue bisa tercapai.

Singkat cerita ketika gue di semester 8 ini, dosen gue mengajak untuk ikut lomba cerdas cermat bahasa Inggris tingkat nasional yang diselenggarakan oleh UI. Well, it was the same competition that joined from 2014. Ditambah Ramon juga mengajak gue untuk berpartisipasi lagi dan dia ngomong 'ikut aja per, buat penutupan kita di semester 8 ini' he said. Hmm.. gue berpikir dan akhirnya yasudah, gue ikutlah lomba tersebut dengan menjadi tim bersama Ramon dan juga Alfonsus. Ohh yaa, btw Alfonsus is one of my junior. 'Okee gue ikut, tapi yaa untuk have fun sajalah. Tidak memikirkan menang apa - apa', dalam hati gue berkata seperti itu. Perlombaan berjalan beberapa hari dengan ketat dan wow! Gue juara 2! (bisa kalian baca cerita tentang lomba ALSA UI 2017 di postingan sebelumnya). Gue bener - bener gak nyangka karena setelah 3 tahun mencoba dan menunggu, finally my photo is on there! Selain itu, ini adalah foto ke 2 Ramon yang terpampang di mading kampus tersebut. Ditambah Alfonsus juga menang juara 1 lomba Spelling Bee di Univ. Mercu Buana yang otomatis dia terpampang 2 foto sekaligus! Amazing! Gue gak habis pikir dan speechless karena my dreams becoming true! Seneng nya bukan main karena apa yang gue harapkan bisa benar terjadi dengan doa dan juga kerja keras. 'Finally  I can make my major which is English Language & Culture and my campus UBM proud', dalam hati berkata seperti itu. Dari cerita ini, ada pelajaran yang bisa gue petik sii.. Teruslah bermimpi, teruslah mencoba sampai kalian berhasil mendapatkan mimpi tersebut! Kita tidak tahu kapan mimpi itu bisa terjadi, tapi seiring berjalan nya waktu, doa dan usaha kita, niscaya mimpi yang kita impikan bisa benar - benar terwujud. Tetap bermimpi, berdoa dan juga berusaha supaya kita bisa menjadi orang yang sukses. Semoga pengalaman singkat ini bisa bermanfaat buat teman - teman sekalian. Have a good day semua!

Foto Mading Mahasiswa Berprestasi UBM Periode 2017

Wednesday, April 12, 2017

The 21st ALSA National English Competition 2017

Hi guys, apa kabar? Wow, it's being a very busy week for me. Yes, my schedule is full and also hmm, got a less of rest. Dan alhasil, mata panda ini muncul dan juga kurang nya fokus karena cukup sleepy dalam menjalani (hmm mungkin butuh aqua?). Well, dalam minggu ini, gue sendiri berkutat dengan salah satu lomba tingkat nasional yang cukup prestigius di Indonesia. Lomba yang skala nya ini terbilang cukup wah dan dengan total hadiah yang terbilang cukup besar, menghasilkan berbagai sekolah dan universitas se-Indonesia untuk berpartisipasi dalam event ini yang diadakan oleh ALSA LC Fakultas Hukum Universitas Indonesia. By the way, dalam event ini, gak cuman untuk universitas or varsity aja kok kawan, tapi teman-teman dari sekolah menengah atas a.k.a high school juga berpartisipasi dalam lomba ini. So, how about myself that participated in this competition? How about my campus UBM in this competition? Well, here is the brief story... Check it out!

Setelah gue memberikan sedikit informasi mengenai ALSA National Competition, untuk tahun ini, acara tersebut sudah memasuki yang ke 21. So for this year, it will be The 21st ALSA National Competition 2017. Acara yang diikuti oleh high school and university all around Indonesia ini, merupakan sebuah perlombaan bahasa inggris / English Competition yang cukup prestigius di tanah air. Dari Sabang sampai Merauke, seluruh siswa/i dan mahasisa/i terbaik dikirim oleh institusi nya masing-masing. Di 21st ALSA National Competition 2017, ada beberapa kategori perlombaan yang bisa diikuti seperti Spelling Bee, Battle of Brains (cerdas cermat), Debate, Speech, Paper Presentation, Story Telling, Newscasting dan E-Mun. Tentunya, semua perlombaan ini menggunakan Bahasa Inggris yaa kawan. It's a good opportunity for you to know your skill in English by joining this competition!

So, bagaimana dengan gue sendiri? Bagaimana dengan UBM? Well, of course we joined up as well. Honestly, this is my third time representing BBI UBM in the category of Battle of Brains. Faktanya, di tempat ini adalah tempat pertama gue or my first time mewakili jurusan gue di beberapa perlombaan skala nasional. Tahun gue pertama ikut lomba adalah pada tahun 2014, lalu yang kedua pada tahun 2015, dan pada 2017 ini adalah tahun ketiga gue mengikuti lomba ini. Untuk UBM senditi, tahun ini kita mengirim 2 team untuk BoB, 1 perwakilan untuk Speech, dan juga 1 perwakilan untuk Spelling Bee. Team pertama BoB adalah UBM A yang terdiri dari gue, Alfonsus, dan Ramon dan untuk team kedua BoB adalah UBM yang terdiri dari Chrisia, Sandy, dan juga Felyani. Lalu, Speech diwakili oleh Ocatvia dan untuk Spelling Bee sendiri diwakili oleh Kinanti. Well, di sini seperti hanya gue dan Ramon saja yang terlihat tua because in fact, just we both are from the 8th semester. Tapi, hal itu tidak menghalangi kita untuk sharing dan juga having fun together dengan yang lainnya. Ok, acara dimulai dengan TM (Techincal Meeting) pada hari Kamis, 6 April 2017. DI TM ini, kita dapat briefing mengenai lomba dan juga pengundian posisi untuk round 1. Karena gue partisipasi dalam BoB, so the story will be focused on the Battle of Brains itself. Nah, pada TM itu, dimulailah pengundian dan wow! Team gue, UBM A berada satu team dengan FH UI dan juga Sekolah Tinggi Keimigrasian. Cukup kaget dan shock karena melawan tuan rumah di awal tapi well, we should be ready for that. Untuk team UBM B berada satu team dengan UNDIP dan satu lagi gue lupa dengan siapa team nya (sorry..) Ok, TM has done and the battle will begin..

First round is start at Saturday, 8th April, 2017. Jadwal gue berlomba adalah siang menjelang sore sekitar jam setengah 3 sore. First round di pagi hari diikuti oleh UBM B. Selagi menunggu, team gue menunggu di kantin. Waktu berjalan dan team UBM B datang, lalu mereka bercerita soal lomba tadi. Too bad that they can't go through the semi final. Team UBM B berada di posisi 2 dibawah UNDIP yang berada di peringkat 1 grup. Lalu, untuk Speech juga belum beruntung ke semi final. Well, meskipun upset because several of our friends are stop on this day, but we have to focused on our competition. Tak berselang lama, it's our time to start our turn. Masuklah ke ruangan kita lomba. Di hari pertama lomba, gue hanya bisa berdoa dan berserah pada Tuhan dan juga main lepas aja tanpa ada beban. Lomba oun dimulai dan dalam lomba babak pertama ini, team gue cukup berkompetitif dengan tuan rumah. Dan alhasil, skor kita sama dengan total 360, so we have to answer one extra question to through the semi final. Dengan rasa deg-deg'an, gue mencoba buat sabar dan juga fokus pada pertanyaan. Nah, pas pertanyaan dilontarkan, dengan cepat gue pencet bel karena gue tau jawaban nya! Dan, wow! We made it, team UBM A tembus ke semi final! Rasa senang dan bahagia pun datang, dan kita harus persiapin diri untuk semi final nanti.

Second day, it's a semi final day. Semi final dilaksanakan pada hari Minggu, 9 April 2017. Disini, gue melawan team UI C. Luckily, there are just two teams on there, so we have a bigger chance to win! Well, di semi final ini, gue berdoa dan berharap bisa berlomba dengan baik. Dan juga, kalau kita bisa tembus ke final round, it's a gift from God, di dalam hati gue berkata seperti itu. Lomba pun dimulai dan berjalan tampak lancar tanpa kendala. Waktu berlalu dan time's up! Dan lagi lagi gue surprise dan shock karena we made it again! We through to final bro! Gue dan team gue merasa it's just like a dream man! Setelah itu, kita kasih info ke Mr. Alvin kalau kita tembus ke final. Oh iya, pada semi final ini, dosen yang membimbing kami adalah Mr. Alvin. Mr. Alvin juga memantau Kinanti dalam Spelling Bee. Tapi, kebahagiaan kami terasa kurang karena Kinanti sendiri harus terhenti di semi final round. Well, we have to keep our spirit up! "Focus and you are already a winner", Mr. Alvin said. Meskipun kita waktu itu belum tahu siapa lawan kita di final, tapi kita harus optimis kalau kita bisa dan bisa membawa nama BBI UBM di kancah nasional.

Final day! Yes, it's final day and final round for BoB! Final round diselenggarakan pada hari Selasa, 11 April 2017 di ruang E202. Well, honestly, we feel our tense today. Kita cukup tegang karena ini final round! Yes, masih berasa kayak mimpi bisa berada di final round dalam lomba yang skala nya cukup besar seperti ini.. Time goes on, and it's show time! Lawan kita adalah UNDIP dan UI A. Wow, two states university man! "Tapi kita tidak boleh takut, dan harus optimis lalu berserah kepada Tuhan," dalam hati gue berkata itu. Lomba dimulai dan berjalan cukup kompetitif. Pertanyaan demi pertanyaan kita jawab satu per satu, sampai pada akhirnya selesai pada pertanyaan terakhir. Saat melihat score akhir, kami bertiga cukup shock karena kita berada di posisi kedua. Yes, 2nd round! Thank God! Kita bisa merebut juara ke 2 dalam kategori BoB Varsity! Untuk juara pertama diraih oleh UNDIP dan juara ketiga diraih oleh UI A. Wow! Wow! Thank God! Tak henti-henti nya kami bersyukur atasberkat yang Tuhan berikan. Dan di hari itu juga, pada malam harinya, pembagian piala dan sertifikat juga dilakukan di auditorium. Setelah itu, kami pulang dengan rasa bersyukur dan bangga karena bisa membawa piala juara 2 dari lomba yang skala nya besar dan presitgius se-Indonesia.

From the story that I have been told above, I want to said that this is my last competition to represent BBI UBM in several national competitions. Setelah beberapa tahun mewakili UBM di beberapa lomba nasional, now it's time to retired. The important thing is thank God that I can give a sweet last gift for my campus and especially my department itself. Dari perlombaan terakhir yang gue ikuti ini, gue berharap kalau temen-temen BBI UBM yang lainnya, terutama temen-temen junior BBI UBM untuk bisa melanjutkan tongkat prestasi ini yang gue dan beberapa temen gue berikan untuk BBI UBM. Gue juga berharap kalau angkatan berikutnya bakal memberikan piala dan juga prestasi lainnya untuk BBI UBM, agar jurusan dan juga kampus kita bisa lebih dikenal di kancah nasional atau syukur-syukur nya di kancah internasional (amin!). Maju terus Bahasa dan Budaya Inggris UBM!

Monday, April 3, 2017

Pertaruhan Terakhir

Hi guys, apa kabar? I hope you guys well! What's up everybody? Gimana nii dengan tahun yang baru ini? Gak kerasa udah bulan April di tahun 2017 ini. Udah bulan ke-4 saja bro sis! Anyway, gimana juga dengan kesibukan kalian akhir-akhir ini? Well, me personally being busy on my final project.. Yeah, final project... Suatu hal yang menjadi biggest thing for every student in university~ Oke, dalam posting kali ini, gue mau cerita sedikit tentang my final project dan juga apa sii yang gua lakuin sekarang ini dengan project ini a.k.a Skripsi hmm.. Dan, judul "Pertaruhan Terakhir" diatas dimaksudkan bukan hal-hal yang negatif ya, itu hanya sebuah kiasan untuk menggambarkan situasi dan kondisi untuk menuju suatu hal di penghujung jalan lho. Tanpa perlu basa basi, here is the story~

Yupp, now i'm in 8th Semester.. The last semester which is one step closer to graduate (yey!). Tapii.. tapii, sebelum menuju ke sana, rintangan pun datang dan menunggu! Waitt waitt, sabar, ini bukan sejenis halang rintang yang ada di dunia nyata ya. Rintangan yang gue maksud disini adalah seperti teori, analisis data, sumber data, dan sebagainya lho. Yupp, membuat skripsi itu sii for me personally gampang-gampang susah, tapi itu based from my thought ya (mungkin temen-temen lainnya punya pemikiran yang beda). By the way, for my final project, I choose literature as my basic subject. Yep, literature a.k.a sastra dalam Bahasa Indonesia. Kenapa gue pilih literature? Jawaban nya cukup mudah kok, because I love it and also I understand it! Dan yang semakin memperkokoh pendirian gue untuk mengulas kesusastraan ini adalah karena gue pribadi sudah memikirkan topik ini semenjak semester 6 lalu, bahkan sudah ada pembicaraan atau ulasan singkat dengan dosen mengenati topik ini. Disini, gue mengambil topik pure sastra, tidak ada campuran dengan studi-studi lainnya ya.. Lho, maksudnya gimana tohh?? Jadi gue mengambil topik yang bahasan nya hanya dengan 2 subjek which is Film and Novel.. Wahh seru dong, bikin skripsi sekalgus nonton film atau baca novel gitu?? Basically yes of course, tapii.. ada tapii nya lhoo, I have to work twice. Betul banget, gue harus bekerja 2x dikarenakan gue mengambil topik adaptasi novel ke film, jadi yaa kerjaan gue cuman analisis film dan novel, again.. again.. and againn.. But it is an interesting thing to do, if you like literature or anything that related with a literary works. Ibarat mengerjakan tugas, tapi ada selingan nonton film nya (lumayan buat refreshing). Sebenarnya, ulasan skripsi seperti ini itu sudah cukup familiar di kampus-kampus ternama seperti di Universitas Indonesia sebagai contoh. Yupp, "UI is a heaven of literature" my lecturer said. Lalu, apa sangkut pautnya dengan UBM? Well, di UBM belum ada skripsi tentang ini masbro.. Cukup disayangkan bukan? So, another reason is I want to make something new for my beloved campus, or at least for my department. "Wihh, keren tujuan nya lau sob", people said to me. Terlepas dari apa yang orang lain bilang dan semua alasan itu, tujuan gue sii sebernarnya supaya ada yang baru aja gitu di perpustakaan (haha!), tapi dengan niat dan tujuan yang baik kok untuk memperkaya pengetahuan, terutama sastra di jurusan gue..

Nahh, lalu apa tujuan nya dengan "Pertaruhan Terakhir" gue? Well, it is about to get a Bachelor Degree of Humanities a.k.a S.Hum / Sarjana Humaniora! Gue mempertaruhkan seluruh jiwa, raga, pikiran, dan imajinasi (huehehe) untuk bisa mendapatkan nya! Ini semua bukan hanya tentang satu pribadi, tapi menyangkut untuk kebahagiaan ortu yang udah menyekolahkan gue sampai sekarang (Thanks mom & dad), untuk dosen pembimbing gue yang telah membimbing gue dengan topik ini, dan juga rekan-rekan Simollers a.k.a my best friend consists of 8 heads hahaha. Skripsi ini adalah pertaruhan terakhir dan juga pertarungan terakhir untuk merebut gelar tersebut. Ditambah gue juga cukup berpacu dengan waktu dalam skripsi ini. Why? Lau dikejar-kejar tukang bakso sob?? Hahaha, well of course not! Dikejar waktu disini dapat diartikan bahwa gue juga pengen cepat-cepat kerja! Yup,, get some money for family, get new experiences, dan mungkin can take my Master Degree (AMEN!).. Sembari menyelesaikan skripsi, gue juga mencari-cari pekerjaan yang cocok dengan gue sii dan juga yang bisa mengaplikasikan apa yang sudah gw pelajari selama ini di kampus dalam jurusan gua, yaitu Sastra Inggris ini.

So, that is my short story about what I do now and also my story about what I want to get. I hope that I can finish this final project as soon as possible well and get the good result from it. So I can make my parents, and every person who support me can feel proud and happy! Okay, that's all from this my short story. Untuk temen-temen yang sedang berkutat, berjuang, berperang, atau istilah lainnya yang kalian sematkan dalam skripsi ini, gue pribadi menyampaikan semangat bro sis! Niat, optimis dan rajin itu perlu supaya cepat selesai, dan yang pasti berdoa kepada Tuhan supaya diberi tuntunan dan mendapatkan hasil yang baik. Semangat wahai para pejuang skripsi!

Monday, December 5, 2016

My Favourite Subjects

Hello guys, how ya' doin? Whoa, what a busy semester and finally! I almost reach the end of the 7th semester. Several weeks later, the final exam will begin and I have to prepare myself to face it. By the way, now, I want to tell you a brief story about what is my favourite subjects after this 7th semesters that I have been learnt started from the 1st semester until now. Actually, there are so many subjects that I learnt from any subjects like from Linguistics, Translation, Teaching, and Literature. So, from that main subjects, what is my major and what is the subject that I love? Actually I'm taking Translation as my main subject since my department only give us two choices of main subjects which are Translation and Teaching, so I choose Translation due to fact that I'm not really like to teach someone (is it?), But, but, even my major is Translation but I love Literature so much. HOW? How that I really love Literature so much? Well, main reason I love it because I love to learn something that related to the cultural, literary works such as poem, poetry, drama, and the important thing that I love since when I was in the junior school is history. Yes, maybe you guys will ask just like my friends that why I love history? I believed that by learning history, we can know who we are, what is our identitity (nationalism yeay!) and also we can know the others history that has been made by human and that was awesome you know! Anyway, I don't want to discuss that kind of things in this session. Let's discuss about what is my favourite subjects that I have been learnt until 7th semester. Let's discuss it one by one so maybe you can get and know what is the subjects that I learn as an English Language & Culture student so maybe one day you are interested to apply as an English Language & Culture student like me (promotion?).

After many subjects that I learnt until this 7th semester, there are several subjects that I love which are first is about the Cultural Studies like American Studies, British Studies, and Australian Studies. Second are English for Specific Purpose Studies like English For Journalists, English For Public Relation, and also English For Secretary. Third and last was anything that related to the Literature Studies like Film & Literature, Introduction to Drama, and also Introduction to Contemporary Literature. Whoa, Whoa, wait a minute, are you sure with that subjects? Absoultely yes, because on those subjects, I feel like my passion about English on that subjects are strong and I'm never bored or sleepy to learnt it at the class. Why I can love those subjects? there are several strong reasons why I love those subjects.
     1. First is about passion. If you know your passion and you love it, and whoala, you will enjoy to learn the thing that you love. After you love it and you got the passion on it, you will do your best effort to get the best score on it. In here, I know the passion since my junior school time. At this university level, I'm trying to expand my passion on that subjects to get the maximum scores. Once you get it, you will very grateful with your own work and it will be invaluable moment.
     2. Second are about the subjects that will be very useful for you at your job's life. Journalists, Public Relation, Secretary, or job in the Embassy is the dream job for me and several persons. So it is the best subjects to learn and to prepare yourself about what will you do next later on at your career.

Anyway, what is the reason why I tell this story about my experience? Well, since on the 8th semester that I will only focused on the thesis, and also my SKS is complete to proceed for the thesis, there will be no more subjects beside final project (skripsi in Bahasa Indonesia).

So, what is the conclusion for you that I want to give? The conclusion is simple, find your passion and fight for it to get the best result on it. It is very,very important for your career and also your future later on. Beside that, there is no useless thing that you have been learnt. Everything is USEFUL for you to use it for your future. That's all for this simple post that maybe can help you to get some ideas and my message is "Whatever what is your passion, find it, learn it, maximize it! Never give up, discipline yourself, and responsible at your work!"

Saturday, September 10, 2016

Deciding the Translation, Busy time, and the Beginning of 7th Semester!

Hi guys, it's been a long time since my last posting. I really sorry for not post anything on the last recent months since my schedule was very busy enough. Well, how are you guys? I hope that you are all well. You guys maybe think what I'm doing in the last recent months or what are the activities that bring me to the busy time, right? Well, it is because at the last recent months, I was in 6th semester. Yes, it is the beginning of the las semester of campus life for me. In Indonesia, when we are in the 6th semester, people will call it someday as a "Senior". It is not an ordinary senior just like when you have your junior, no.. It's about you are almost ended up your campus life. So, before I tell you about this 7th semester that I now reach, let's tell the story about the last 6th semester, shall we?

In the 6th semester, my department which is English Language and Culture of Bunda Mulia Universirty, will separate the students into 2 majority. The majorities are Translation and Teaching. We just only have 2 majorities for this department nowadays. Me, personally, hope that later on there will be another majorities such as Literature or Linguistics if possible because it seems that there are several students that like with those 2 other majorities. So, what is my majority? Well, I'm taking Translation.  Why I take translation rather than teaching? Because I like translating something, and also learn another languages beside English. I'm not taking teaching because for me, teaching someone i hard, especially when you teach and it is wrong, you will wasted and it is dangerous. So, what is the subjects in Translation majority? There are 2 main subjects in this majority, one is Literary and Popular Translation, and the other one Movie Translation. Literary Translation is about translatin the texts such as from comics, novel, etc, while Movie Translation is about translating the movie, subtitiling, and dubbing. From those 2 subjects, I like Movie Translation rather than Literary Translation hahaha. It's because in Movie Translation, not only subtitling but also I can watch the movie itself (refreshing while doing the subject). Oh, by the way, we had an final project from those 2 subjects and it is translating the books and subtitling the movie. For the final projects, I choose translating the "Beowulf" for Literary and "Furious 7" for Movie. Well, it is the projects that push me to have a lot of time to do that. But, the result is quite good for me. It is ebcause the main important for me is can passes those subjects or all subjects on those semester. Well, that is about the majority that I choose. So, what about the competition? Did I join the compeition on the 6th semester just like the other semesters before? Well, I just only joined 1 asian competition which is AEO (Asian English Olympics) held by Bina Nusantara University and I joined up for short story competition and 1 inter competition when Social Science Week held by my campus. Why I just only join for 1 asian competition? Well, because I saw the busy schedule and the assignments that considered me to just join in only one competition. The other aspect is since because on the 6th semester, I appointed as the Head of the Competition Division for ACES, so my job is decide the competition and the students who wants to joined up the competition with lecturers, and settle up the payment, etc for my department to joining the competition. But, for me that's okay because I can won the inter competition held by my campus and my department. I won the 1st rank for Battle of Brain competition with my team, Ramon Adianto (6th semester) and Vesalia (4th semester). The other thing that make me proud is I can brought 2 trophies for my department under my division that I lead. So, I'm not really disspaointed at ala because I can still myself andmake my department proud because we can won the competition itself.

That is about my activity in the last 6th semester, so how about this 7th semester? Well, it is more busy for me. I have to think more about one subject, Seminar on Research which is one step before the thesis on 8th semester later on. In this semester, the Translation subject that I got are Computer Assisted Translation and Introduction Interpreting. From now, I have to think what subject that I do later on my thesis. In this beginning of the 7th semester also makes me and my friends to have discussion more than the latest semester. All we do just talking about the topics, topics, and topics... But, anyway, that is the consequemce being the student in 7th semester. The time full of busy thing, always think about the topic, meeting with a lecturer about the topic and also for the assignment. Hope that me and my friends can pass this 7th semester well and can bring a positive thing for us to reach the thesis on the 8th semester.

Well, I think that's all about the story that I can give to you at this time. See you next time folks, and God bless!

Monday, November 30, 2015

Decision of The Subject

Hi guys! It's been a long month after I post something in this blog. Well, sorry for this very late post because the assignments is more insane at this time. Assignments are coming day by day and we suffer the fast time to make the assignments ready for collect to the teachers. By the way, are you feel the feelings just like I do? Let's say pressure, tired, or anything beacuse the subjects or tasks in your place? Well, I hope that we can suffer from the time that make us feel tired or anything kinda like that and passed all the things that we've already made with a best result.

Anyway, I've been applied my KRS ( in Bahasa is Kartu Rencana Studi). KRS is a thing or a list for next semester for us about what subjects that we will take. It seems that  it is just like a plan list of the subjcects. Let's talk about this one first before we talk about the major that I've been took for the next semester. There are 12 packet of KRS that campus are offer for us. So, we can choose which one that we will take for the next semester. There are different between the 20 KRS and 22 KRS, although the different is just the one subject. So it means that if you choose the 22 KRS, it just add the extra subject for you in the next semseter. I've been excited to apply the KRS itself. So, after I see all the packet of the KRS, I choose the KRS that contain  of the translation and Literature subjects.

Ohh by the way, in this packets of KRS. There are only 2 subjects that we can choose with the 2 additionals subjects. The main subjects are Translation and Teaching, and for the additionals subjects are Literature and Linguistics. Well honestly, I will choose Literature as the main subject and the additional one is Translation, but it is too bad that Literature is not the main subject. So, well I choose a packet of KRS that contains the subject of Translation and Literature. That packet that I've been choose also have an interesting subject for me. The subject is English for Journalist. I'm exicted too be a journalist, beacuse it seems that interesting if you can go somewhere and find the story and publicate it and you spread the knowledge, story or ideas for the peoples. So, after a thinking a little while to choose the packet of the KRS, then I choose that one that contains of Translation and Literature, and I hope that I can passed it and it is the best decision for me for the next semester.

Okay then, that is the short story for the decision of the subject for the next semester that I've been choose and apply it. Hope it is the best decision for me and also it is the best subjects or major for me then. Keep up the good work fellas! Stay healthy and shared a smile to the world! Dag! :)

Thursday, August 20, 2015

New Friends, New Experiences, New Story

Until this day, I have been busy because the fifth semester have been started. Now, I am in fifth semester, yeah fifth semester. Seems like all the subjects now is more harder than before and also there are a lot of assignments. Before the fifth semester started, I have been participated on one of the national competition. The competition is NUDC which is stand for National University Debate Championship. This the third national competition in a year that I have been participated. For this year, we just reach at rank 17. For the quarter final, it must be top 16, so we can't reach the quarter final. It is very very too close. But, maybe next time we can reach the quarter final or even the final round. Other thing is I moved out to Rajawali, near Pademangan. Well, honestly, to live in a flat is a little bit hard, especially is about the financial. You must be wise to using and spend your money. It's a nice thing to do because you can be more independent, more wise to using your money and also you can manage your money more better but, the bad thing is you are far with your family. Everything has is vice versa right? It depends on what your opinion stand with. Another thing for this month is I got so many new friends. This month, freshmens are come and start to study in our department. There are several peoples that I have met and also be a friend. Well, the important thing for this month is I must more focus on all of the subjects to make my GPA more better than before. This fifth semester is different with others semesters before. We learn the new subjects and also more harder than before. I hope I can be a better person at this month, I can study well, I can have a good relations with all of my friends, and especially are stay healthy, be a positive person, and be a happy person. See ya!

Saturday, May 30, 2015

Month of Complicated

Well this month is a busy month for me. A month that really complicated, full of busy time, a lot of assignments, conflict between each others, problem in the organization, and all of the pressures is very close with me for this month. Yeah, May is the month that full of story and pressure for me. Starting that 2 weeks that full of national competitions, ALSA UI and The ICON Untar, we did good but unfortuantely, we didn't win for both of those competitions. The pressure of the competitions is something that me and several of my friends feel that it is make us very tired. After that, the busy time is continue when I am be a commitee for subtitling competition for internal of my campus and external from the other campus. Subtitling competition, and then problem in the organization between several of the members. There is a problem that it is makes situation is messed up. One say that, another one say this, the other want say another again, it is a messy situation. Well, personally, due to the fact that I'm tired and feel stressed up after the competitions and being a commitee, after something makes me angry, I decided keep my mouth shut and keep my anger just for myself. Days has been flow, another conflict is come between me and several persons. It is about being a new candidate for the next leader in my organization. Honestly, it makes me really angry and have a conclude that everyone can be an angel and can be a devil in a single time. Fortunately, the conflict has been resolved by us and each side have been satisfied with each agreement that we were agree. After of those stories from this whole days in a single month, the conclude is this month is full of pressure, problems, and also a little bit messy. But just take a positive thinking and also positive side from each problems. We can know that first, it is better to keep your anger, etc, just for yourself. It is useless to show your anger, dissapointed, etc, because it's just can make problems or conflicts more worst. Second, do not believe in each persons or a words that just a gossip that you've been heard about. Honestly, I try to believe to every persons that I met, but everything is change since it is come a gossip or a words that peoples think that it is from my word or I do that, so they will think that I'm a bad person. It is a good idea to keep your idea, dissapointed with specific person, or anything else just for yourself and the only know about that is only yourself. We don't know which one is an angel and which one is a devil. Both of them are quiet similiar if you live in a society that have a different peoples. The other thing that it is makes me feel to think hard and have a pressure about that is become a leader for my organization and the final exam. Yet, it is still unknown that where the campaign and also the ellections is held. But I hope that I can be the next leader if a chance on my side. I want to make my organization is more better that before, make each persons in my organization growing up together, being a leader together, and teach them to be a better person. I hope that next month will be more friendly with me. I'm just can pray to God that everything will be okay, makes me be a better person, give me a strength to pass each day and not to easy to giving up, give me a great thing and also another experience that it is very usefull for me, and the important one is God will be with me and also direct my way through all the days. Tot de volgende keer, God zal leiden en zegen mij. Dank U and God bless!

What's New?

Kuliah S1 Lagi? Sampai Pilih Jurusan PJJ Ilmu Komunikasi di UNSIA

 Halo teman-teman semua, apa kabarnya? Apakah kalian masih semangat untuk belajar atau mempelejari sesuatu? Pastinya kalau yang sudah bekerj...

Popular Post