Pages

Search This Blog

Showing posts with label holiday. Show all posts
Showing posts with label holiday. Show all posts

Sunday, April 1, 2018

Bandung Trip With Mollers Part 1, "Exploring The City of Flowers"

Tired but still enjoying the time.. Itulah yang gue rasakan dalam perjalanan liburan kali ini. Yes, I’m just arrived at Jakarta from Bandung, West Java with my friends. We are find the short escape from our daily routine and also from our busy works time. Nah, untuk perjalanan liburan kita kali ini sendiri sudah kita rencanakan pada awal bulan Maret karena kita harus melihat jadwal kesibukkan masing-masing. Setelah mencari-cari tanggal, maka dapatlah di tanggal yang memang kita semua bisa dan kita bisa menjalankan wacana liburan ini yang sebenernya sii udah di rencanakan bahkan saat kita masih mengerjakan skripsi yang notabene di 2017 lalu. Kita akhirnya sepakat untuk liburan ke tempat yang jaraknya sendiri gak jauh dari Jakarta karena kita hanya mempunyai waktu 3 hari untuk liburan. Too bad the time for the vacation itself is too short, but we try to enjoy it as possible as we can. Kita akhirnya liburan ke Bandung, Jawa Barat mulai dari tanggal 30 Maret sampai dengan 1 April 2018. Cus! Semua akomodasi sudah kita persiapkan mulai dari hotel, tiket kereta, destinasi perjalanan, semuanya siap! Ohh iya, dalam trip kali ini gue berpergian bersama dengan teman-teman Mollers a.k.a my campus friends! Finally we can go out and hanging out together! Kali ini yang ikut bersama gue untuk wisata di Bandung adalah Lisa, Tracy, Evi, dan juga Ricky. Sayangnya beberapa teman kita lainnya seperti Eka, Ramon, dan juga Anne gak bisa ikut karena kehalang dengan jadwal kerja.. Semoga next trip gue beserta temen-temen Mollers yang lainnya bisa liburan bareng! Amen!

Back to the trip’s story! Nah di hari pertama sudah pasti mengenai bagaimana kita berangkat ke Bandung. Gue bersama dengan teman-teman yang lainnya berangkat ke Bandung dengan menaikki kereta Argo Parahyangan yang berangkat dari Stasiun Gambir di Jakarta ke Stasiun Bandung. Untuk keberangkatannya sendiri, keretanya sendiri berangkat pada pukul 07:50 pagi. Oalah! Pagi banget! Tapi gak apa-apa, demi sebuah liburan untuk mengusir kepenatan dari rutinitas di Jakarta well it’s okay then. Gue sendiri berangkat ke Stasiun Gambir sekitar jam setengah 7 pagi karena memang jalanan Jakarta sendiri terbilang lancar karena bertepatan dengan hari libur. Sampai di Stasiun Gambir, gue menunggu beberapa waktu sampai akhirnya Lisa, Evi, Ricky dan juga Tracy datang. Tak perlu waktu lama, kita langsung menuju ke loket untuk check-in  tiket kita dan menunggu keretanya. Nunggu nya sendiripun bisa karena keretanya sendiripun datang lebih awal yaitu sekitar jam 07:30, kereta Argo Parahyangan tujuan Bandung udah sampe di jalurnya. “Ok Bandung! Wait for us!” kata gue dalam hati. Perjalanannya pun memakan waktu sekitar 3 jam dari Jakarta ke Bandung. It’s a little bit long journey, but you can enjoy the nice view during the journey.. Selama perjalanan, kita bisa melihat beberapa pemandangan yang gue bisa bilang cukup bagus sii mulai dari sawah-sawah, pegunungan, sampai lereng-lereng yang kita lewatin dalam perjalanan tersebut. Sambil menunggu perjalanan, temen-temen gue mostly they are sleep at the train because maybe they still feel sleepy after waking up in the early morning. Setelah perjalanan yang cukup lama, finally we arrived! Sampailah kita di Bandung sekitar pukul 11 siang dan kitapun langsung menuju hotel yang jaraknya cukup dekat dengan Stasiun Bandung sendiri. Gak perlu waktu lama, kitapun langsung check-in di hotel lalu istirahat sebentar dan setelah itu langsung berangkat untuk pergi ke beberapa tempat kuliner yang sudah kita list.

Tujuan pertama adalah Mie Naripan yang letaknya di daerah Jalan Naripan di kota Bandung. Wohoo! Noodle! Yang lebih menariknya adalah tempat ini sendiri merupakan tempat bakmi yang cukup melegenda di kota Bandung dengan arsitetktur bangunannya sendiri masih seperti jaman dului bergaya Tionghoa klasik. Susana yang klasik ini jadi makin enak ketika makan mie yang tergolong legenda di Bandung. Jujur, untuk rasanya sendiri gue boleh bilang cukup recommended karena ada rasa gurih pedas dan juga asin yang jadi satu di semangkuk mie. Uniknya, kuahnya juga lumayan banyak yang dituang di mangkok beserta sayuran seperti caisim (bok choy) dan juga pangsit di dalamnya. By the way, disini gue pesen mie yang rasa asin pedas ya karena disini kalian bisa pilih beberapa rasa seperti asin manis, asin pedas, dan juga manis pedas. Kurang lebih 1 jam gue dan teman-teman disana nikmatin semangkuk mie legenda dengan suasana khas oriental jaman dulu.

Selesai makan, kita langsung ke daerah Braga untuk hangout santai disana. Karena di Braga ini ada banyak tempat buat hangout, kita sedikit agak bingung mau hangout dimana sampai akhirnya kita hangout di salah satu cafe di daerah Braga yaitu di The Sugarush Cafe. Letak tempatnya ini sendiri berdekatan dengan Braga City Walk kok. Cukup berjalan kurang dari 5 menit, kalian bisa sampai di tempat hangout ini. Tempatnya sendiri itu cozy dan juga gak terlalu crowded. Nah, disana gue memesan Lemon Mojito, karena pas saat itu gue berasa cukup haus dan susananya sendiri cukup panas. Iyalah panas, it’s 1 in the afternoon guys! Jadinya sangat cocok minum yang segar dikala cuaca yang sedang cukup terik. Thanks to Lemon Mojito! For being a nice friend thing when the sun is blazing at that afternoon!

Sehabis hangout sebentar disana, gue dan teman-teman menuju ke spot berikutnya. Oh iya, spot ini terbilang unik karena suasana dan bangunannya sendiri berciri khas jaman kolonial tempo dulu. Mungkin tempat ini lebih cocok seperti museum karena suasana bangunan nya sendiri hahaha.. Yup! Nama tempatnya adalah Indischetafel yang masih di daerah Braga. Tempat makan yang ada di Jalan Sumatra di kota Bandung ini berciri khas makanan serta aneka hidangan pelengkap era tempoe doeloe lho! “Makanan jaman dulu, suasana jaman dulu dengan diiringi lagu-lagu jaman Belanda, it’s perfect!” kata gue dalam hati. Nah disini gue sama teman-teman hanya pesen makanan ringan aja sii karena kita ingin hangout santai aja. Gue memesan Cappucino beserta Erwtensoep, sementara Lisa dan Tracy pesen sup yang lainnya yaitu Indische Soep. Ricky sama Evi disini mereka cuman minum jus aja, karena masih berasa kenyang katanya sii. Sambil menikmati suasana sore khas Bandung ditemani suasana era jaman dulu, kita ngobrol santai dan setelah itu kita berfoto bersama di tempat unik ini. Waktu udah semakin sore, kita akhirnya pun balik ke hotel untuk bersih-bersih serta istirahat sebentar sebelum lanjutin ke tempat berikutnya.

Tracy, Ricky, Evi, Lisa, dan gue di Indischetafel, Bandung.

Untuk di malam harinya, kita hanya kulineran di depan hotel aja sii karena disini itu cukup banyak yang jual makanan kok. Saking banyaknya, gue sempet bingung mau makan apa yaa karena gue sendiri waktu itu kangen sama nasi hmm.. Pada akhirnya, gue sama temen-temen yang lainnya makan di salah satu street food disana. Disana kita makan ayam goreng, tempe, dan juga soto. Masalah porsi nasi, jangan ditanya ya! Kita makan sampai nambah nasi karena we are already hungry and we miss rice! Lebih okenya lagi, harga makan kita ber 5 tergolong sangat terjangkau lho.. Hanya sekitar 90ribuan aja, kita bisa makan cukup kenyang! Ya, 90 ribu! Setelah puas makan, kita balik sebentar untuk istirahat dan siap-siap untuk ke tempat selanjutnya. Puas kulineran, kita selanjutnya ke tempat untuk night hangout. Destinasi selanjutnya kita ke Four Play yang ada di Jalan Cilaki, Bandung. Tempatnya sendiri cukup dekat terjangkau sama berbagai transportasi karena letaknay sendiri berada di pusat kota dan di dekat Gedung Sate. Untuk Four Play, tempatnya bisa dibilang cozy untuk night hangout with your friends. Ditemani berbagai musik EDM dan juga ada outdoor, cocok untuk mengobrol santai sama teman-teman di malam hari. Di Four Play sendiri, gue gak melihat sampai jam berapa kita disana karena setelah dari sana kita semua balik ke hotel untuk istirahat. Trip di hari pertama cukup seru dengan wisata kuliner di tempat-tempat unik, makanan yang melegenda serta tempat hangout yang cukup cozy...

(To be Continued at part 2)

Tuesday, December 5, 2017

Short Run to Buitenzorg

'I need a short break from this routinity!'.. Yupp, itulah apa yang gue pikirkan ketika menjalani hari-hari dalam menjalani aktivitas dan juga pekerjaan di kantor. Saat sedang istirahat atau sedang mengerjakan pekerjaan gue, terkadang angan - angan itu muncul dengan imajinasi sebuah pemandangan indah ditambah dengan udara nan sejuk khas pegunungan ataupun suasana kota yang beda selain rasa suasana di kota Jakarta. Yes, in short, I need a holiday! Itulah yang terlintas dalam pikiran gue dalam beberapa waktu lalu.

Nah, momen yang tepat itu muncul dan bisa terealisasikan ketika gue melihat satu tanggal merah di awal bulan Desember ini. Betul sekali! Ketika di tanggalan tercantum tanggal merah, perasaan gue semangan untuk berpergian melepas penatnya rutinitas ini. Well, even just only a day but I think it is still good to take a short break from a thick schedule or even deadline in office. Dengan giat gue mulai mem - browsing beberapa tempat spot untuk bersantai dikala hari libur nasional tersebut. Singkat cerita, beberapa hari kemudian saat gue sedang mengobrol dengan Ci Elly dan Ko Mathias di gereja, terlintas di benak kita untuk touring ke Bogor. 'Wow! Momen yang tepat nii!' di dalam hati gue terlintas. Ditambah Feli dan Yerikho juga tertarik bergabung dalam perjalanan ini. Sehabis itu, Ko Angga juga 'oke' untuk ikut dalam liburan ini. Oke, noted and fix untuk tanggal 1 Desember 2017 we go to Bogor! Wohooo! akhirnya bisa terealisasi juga liburan gue untuk me- refreshing pikiran sejenak.

Beberapa hari telah berlalu dan datanglah hari libur tersebut di tanggal 1 Desember. Sebelum berangkat, gue mempersiapkan beberapa hal dalam riding nanti seperti baju ganti, sepatu boots, jaket, minuman secukupnya, jas hujan, dan niat pastinya hehe. Oke, everything is checked and I'm good to go! Gue berangkat menuju titik temu di gereja sekitar jam setengah 7 pagi. Setelah kurang lebih 10 menit perjalanan, sampailah di depan gereja dan menunggu yang lainnya. Yerikho datang, then Ko angga with Helen, Ci Elly beberapa menit kemudian disusul Feli, dan yan terakhir datang adalah Ko Mathias. Setelah itu, kita ke meet up point untuk menunggu Ko Shandy. Meskipun agak ngaret hampir setengah jam, but we still excited to this touring. Cuss... Berangkat... Saat berangkat, tak lupa kita ke pom bensin untuk mengisi bensin sebelum perjalanan jauh dimulai. Disitu, gue mengigi sekitar Rp35.000,00- untuk Pertamax dan bensinpun hampir terisi penuh dengan selisih penuh 1 bar. Setelah mengisi bensin, perjalanan pun dimulai

Rute perjalanan yang kita ambil ternyata sama dengan rute yang pernah gue lewati sebelumnya yaitu melewati Sentul dan nanti tembus di Puncak. Untuk rute pertama kita, kita rencanakan ke Roofpark Puncak jadi kita akan naik dulu ke Puncak lalu setelah itu turun ke Bogor. Di dalam perjalanan menuju ke Puncak, mostly the weather is raining. Saat di tengah perjalanan di daerah Sentul, kami berhenti sejenak untuk mengenakan raincoat (jas hujan) agar bisa melanjutkan perjalanan di tengah rintik hujan. Dengan suasana yang cukup sejuk, kamipun menerjang hujan. Oh iya, dalam melewati rute ini, gue sedikit agak trauma karena dalam perjalanan sebelumnya di trek ini, motor gue sempat 2x trouble jadi gue berjalan agak pelan untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan terjadi lagi terhadap si Verza. Rute nya cukup asik dengan view khas pegunungan terus menemani kita selama perjalanan. Dengan hawa yang sejuk, cukup untuk melepas penat dan juga (memikirkan mantan) refreshing saat riding. Saat perjalanan di Sentul, kami sempat berhenti sejenak untuk sarapan di salah satu tempat makan Padang. Sambil menikmati segelas teh hangat, it can be the perfect thing to drink while the rain is falling down with. 'Hangatnyooo,' dalam hati gue merasakan hangatnya teh hangat seperti merasakan hangatnya perasaan ini (cielah..) di tengah dingin nya suasana pagi perbukitan. Selang setengah jam kamipun melanjutkan perjalanan dan singkat cerita sampailah kami di jalan yang menuju Puncak.

Saat berada di jalan menuju Puncak, rute nya disini menanjak, turunan, dan lika - liku. Ditambah dengan turunnya hujan plus kabut yang cukup tebal, membuat jarak pandang agak berkurang dan hawa dingin semakin menusuk hati bak perasaan yang disayat pacar.. Untungnya saat riding, gue beberapa kali di belakang bus sedang melintas, jadi saat gue mengikuti bus tersebut dibelakang, otomoatis gue bisa merasakan sedikit hawa hangat dari knalpot bus tersebut haha (tidak wajib untuk ditiru). Setelah beberapa KM perjalanan, sampailah di Roofpark Puncak. Untuk sedikit review tempat ini sii menurut gue tempatnya cozy dan enak untuk bersantap bersama keluarga, teman, atau bahkan sama pasangan. Nahh, di tempat ini gue memesan Spaghetti Aglio Oglio dan secangkir Kopi Americano. 'Nice food and nice place,' dalam hati gue berkata dan membuat hati ini semakin senang. Sambil menyantap makanan, kamipun berbincang-bincang santai ditemani suasana Puncak yang cozy. Setelah makan, kamipun berangkat ke daerah Cipanas untuk mengunjungi sebentar acara gereja sebelum ke Bogor. After arrived, we take a rest for several moment and then we go to Bogor after that.
Sepiring Spaghetti Aglio Oglio ditemani dengan secangkir Kopi Americano

Wohoo.. Let's go to Butinezorg (a.k.a Bogor)! Dari Cipanas, kita meluncur turun ke Bogor. Well, sebelum sampai di Bogor, kita harus agak sedikit brsabar karena jalan yang kita lalui macet. Ditemani rintik gerimis, kami perlahan tapi pasti bisa turun sampai ke Bogor. Sempat kita berhenti sejenak di pom bensin untuk mengisi bensin dan merenggangkan badan yang sudah berjibaku dengan macetnya rute. Sesampainya di Bogor, waktu sudah sampai di angka swastamita. Karena menempuh perjalanan yang cukup menguras tenaga, kitapun meluncur ke daerah Suryakencana untuk makan disana. Anyway, this is my first time to travel around Suryakencana street. There are a lot of cuisines that you can found in here. Area nya sii menurut gue more or less seperti Krendang, Pademangan or Mangga Besar di Jakarta (cmiiw). After that, kita makan di salah satu restoran disana yang cukup ramai sampai kita harus menunggu sampai mendapatkan tempat duduk. Disana gue memesan Bakmi Pangsit dan Teh Manis Hangat. Gue memesan kedua menu tersebut karena untuk melawan hawa dingin kota Bogor. Sambil menikmati suasana makan di Bogor, kita menikmati hidangan kami. Setelah menikmati hidangan kami, kitapun meluncur ke tempat pembelian buah tangan khas Bogor. Sudah menajdi hal yang wajib dilakukan saat berpergian membeli buah tangan untuk orang rumah hehe.. Untuk oleh - oleh sendiri, gue membeli Kue Talas, Roti Unyil, dan Asinan Buah. Kenapa gue membeli oleh - oleh tersebut? Because it's a request from my mom, so I bought those foodies... Oleh - oleh sudah, then what we do next? Sehabis membeli oleh - oleh, kitapun meluncur ke Lasagna Gulung di Jalan Salak untuk hangout sebentar. Disini kita makan Lasagna dan Macaroni bersama karena mengingat porsinya yang cukup banyak. Tempatnya menutur gue sii cukup nyaman, gak terlalu padat, dan cocok laah untuk menikmati momen bersama. In short, waktu sudah mau menjelang malam dan it's time we go home. Dalam perjalanan pulang, kita melewati rute Cibinong yang mengarah terus sampai ke Cililitan. Untungnya jalanan yang kita lalui tidak macet karena kondisi kita sudah agak mengantuk dan lelah juga. Singkatnya, gue sampai dirumah sekitar jam setengah 11 malam dan menempuh perjalanan dari Jatinegara - Sentul - Puncak - Cipanas - Bogor - Jatinegara dengan total jarak tempuh hampir 201.6 km.

Well, meskipun cukup menguras tenaga dalam touring but I really like to do this activity. Selain melepas penat dan menyalurkan hobby motor, bisa juga mempererat rasa friendship dalam perjalanan. Dan intinya adalah gue dapat merealisasikan waktu libur yang singkat gue untuk refreshing ke luar kota, even just in a short time. I really enjoyed my short holiday by short run to Bogor! Gotta be explore Bogor city more in the next trip! This is my story from my short holiday? How about you guys?

Foto bersama Team EXGYTE yang menemani short run to Buitenzorg kemarin
saat di Roofpark Puncak

Friday, December 30, 2016

Christmas Touring 2016

Hi guys, how are you? I hope you guys well. Well, buat posting kali ini, gua mau post cerita soal perjalanan gua kemarin pada hari Natal dari Jatinegara, Jakarta sampai Puncak, Bogor. Untuk kali ini, gua akan post dengan menggunakan Bahasa Indonesia (finally!). Kenapa gua post gak menggunakan English just like usual? Nahh, sepertinya gua sedang bosan untuk post gunain English dan pengen buat postingan sekali-kali menggunakan bahasa negara gua sendiri supaya ada rasa nasionalisme nya lahh kalo kata orang-orang kekinian (yash!). Anyway, yukk kita melipir ke cerita perjalanan touring gua yang mengisi waktu liburan natal gua kemarin. Siapa tau buat temen-temen bikers yang mau touring juga dapet referensi dari sini dan bisa bawa gebetan temen-temen nya buat touring bareng mungkin.

Cerita dimulai pada saat hari natal tanggal 25 Desember 2016 kemarin dan pas banget itu hari minggu, so waktu yang pas buat hang out or quality time bareng sama keluarga, temen or pacar. Nahh, kalo gua kemarin hang out dengan teman-teman karena saya sendiri masih jomblo single (sedih nyoo). Pada pagi harinya setelah gua bangun tidur, bernyaringlah hape gua dengan ucapan-ucapan natal yang dikirim oleh teman-teman dan keluarga gua, dan ada 1 chat masuk dari Ci Elly. Oke, back to story, intinya gua diajakkin untuk touring ke Bogor pada saat itu. Tanpa mikir panjang yaa gua bilang, "Oke" dikarenakan gua jg bosen dirumah, gak kemana-mana, jomblo lagi.  Sip deh kalau begitu, gua langsung mandi, siap-siap, dan cuss melipir. Pas dijalan, kok ada yg aneh yaa? Kenapa tuhh? Hati yang gundah gulana kah? Ternyata ehh ternyata, hati perut yang berbicara. Wahh pantas aja, orang belum sarapan. Waduh, bisa pingsan dijalan dong yaa karena jomblo kelaparan. But luckily, sebelum kita berangkat ternyata kita sarapan dulu di Hoka-Hoka Bento Jatinegara. Melipir lahh ke sana dan gua pesen Value Set + upgrade dengan sejenis soup gitu. Tanpa mikir panjang dan seijin koko cici yang ada disitu, langsung makan dehh. Setelah makan, well tanpa buang-buang waktu, kita langsung berangkat untuk touring (yeah!). Dalam hati sii gua udah semangat buat melipir dengan tunggangan yang setia yaitu Honda Verza 150 lansiran 2013. Dan gua cuman boncengan dengan pacar tas gua, so jangan tanya gua berboncengan dengan siapa. Untuk touring kali ini, yang ikut adalah Ce Elly, Ko Mathias, dan juga Ci Sendy dan ada 3 motor yang ikut. Sebelum perjalanan dimulai, kami isi bensin dulu di Pertamina Jatinegara. Dengan mahar 25rb Rupiah, gua isi sang Verza dengan Pertamax. Sebenernya di tangki gua masih ada setengah tangki bensin sii cuman yaa buat jaga-jaga akhirnya isi aja dan ternyata setelah diisi, indikator bensin si Verza mentok sampai full. Setelah itu, kita langsung berangkat ke Bogor.

Untuk rute pergi, kami lewat Depok. So route nya sii bisa seperti ini buat pergi yaa Jatinegara-Ps. Minggu-Depok-Kab.Bogor-Sentul-Puncak. Buat di Depok sii jalan nya agak tersendat, mungkin karena itu kota dan juga ada beberapa mall jadinya agak tersendat, but we can run our bike around 40 km/h, no prob. Sampai di Kab.Bogor, wahh hati gua udah seneng aja karena gua kira udah sampai di Bogor, tapi ternyata belum sampai kata Ko Mathias. Yahh, hati udah kaya orang galau karena belum sampai, but it's okay, mungkin sebentar lagi sampai. Kita riding terus sampai akhirnya di daerah Sentul. Nahh disini, jalanan nya sii gak terlalu rame so gua bisa memacu Verza sampai 50 km/h, tapi... ada tapinya... kita lewatin jalan yang ada tanjakan sama turunan nya, so Verza gua kurangin dehh gas nya itu. Sebetulnya, ini jalanan bagus banget, cocok banget jadi spot foto gitu dan gua jg kemarin pengen foto sebenarnya cuman karena keasyikan gas jadinya kelewatan dan gak sempet dehh. Disini, menurut gua rute jalan nya cukup ekstrim yaa karena tanjakan dan turunan nya sii cukup curam, tapi masih bisa dilewatin kok. Anyway, gua lupa itu nama daerah nya apa, cuman yang pasti itu di daerah Sentul dan masih sedikit orang yang tau jalan nya itu kalo kata  Ko Mathias sii. Pas, sampe diatas dan lewatin rute itu, darr, mesin Verza mati. Waduhh! Gua dalam hati bingung. Gua coba starter pakai elektrik starter sama kicik starter, no respond. Akhirnya gua kepinggir dehh, dan pas motor mati gua coba panggil Ci Sendy karena waktu itu masih bisa kejar motor nya sii. Oke, kita dipinggiran sampe beberapa waktu. Untungnya, di sana ada bengkel kecil gitu sii. Tanpa pikir panjang, kita ke sana. Gua ketemu sama montir nya trus bilang kenapa ini Verza. Oke, sama sang akang montir ini, fairing Verza dilepas lalu di check busi, rante, dan oli. Emang sii, sebelum touring ini, gua belum service dan ganti oli si Verza ini. Jadi yaa menurut gua sii no surprise kenapa bisa mogok begitu. Setelah didiemin beberapa lama, untungnya sii Verza bisa nyala dan gak ada kerusakan serius sii, so kita langsung lanjutin perjalanan. Sesampai nya di daerah Puncak, pas di depan Taman Safari, hujan turun. Kita langsung siap-siap pakai jas hujan, dsb. Well, hujan-hujanan di Puncak itu cukup seru juga, apalagi pas di Puncak Pass, brr dingin nya makin berasa tjoy! Naik naik terus, libas jalanan dan kita sampai di Nicole's Kitchen & Lounge. Disana kita akan rest dan makan juga disana. Gua gak liat berapa jam perjalanan sii cuman yang gua liat waktu itu udah ada jam setengah 4 sore. Setelah itu kita makan disitu sambil menikmati suasana Puncak.

Setelah istirahat dan makan, waktu udah ada di jam setengah 7. So, kita langsung siap-siap untuk balik ke Jakarta. Dalam perjalanan turun dari Puncak, situasinya itu one way ke bawah dan jadinya semua kendaraan hanya bisa turun ke bawah. Wohoo! Gua menikmati suasana riding itu! Gua merasa Verza nyaman banget buat riding seperti ini daripada bonceng pacar jalanan ibukota yang selalu macet. Gua menikmati perjalanan riding itu! Sesampai nya dibawah, gua tungguin yang lainnya buat melanjutkan ke rute selanjutnya karena mereka cukup tertinggal di belakang. Entah karena gua nya yang bawa kecepatan karena saking menikmati rute nya kali yaa. Oke, setelah itu, kita melewati rute Tajur untuk ke Bogor. Pas belok mau ke Tajur, macet menghadang. Ya kita cukup sedikit bersabar sampai akhirnya kita melewati macetnya. Dengan rute yang hanya lurus saja, kita sampai di kota Bogor. Di kota Bogor ini kondisinya cukup ramai lalu lintas nya, so Verza gak bisa melebihi dari 60 km/h waktu itu. Gua menikmati kota Bogor sambil melirik-lirik bangunan dan situas di kota Bogor, karena gua juga terakhir ke Bogor tahun lalu dengan teman-teman kampus gua naik kereta, so jadi ke flashback moment nya sii. Okee, setelah menikmati suasana Bogor, perjalanan lanjut sampai ke Cijantung dan rute nya juga sama yaitu hanya lurus saja sampai ke Cililitan. Di jalan ini, Verza bisa melaju sampai 60 km/h sii dan mungkin karena suasanya udah malam jadinya rada plongg rute nya. Sesampe nya di Cililitan lalu Cawang, lalu Kp. Melayu and then arrived di Jatinegara. Untuk rute pulang, rute nya seperti ini kurang lebih Puncak-Tajur-Bogor-Cijantung-Cililitan-Cawang-Kp. Melayu-Jatinegara. Sesampai dirumah, gua liat trip meter yang ada di Verza. Dan dengan total perjalanan kurang lebih 171 km, ditambah hanya berkurang 3 atau 4 bar bensin, gua sudah menikmati touring tersebut.

Penutup dari cerita ini setelah touring yang telah gua jalanin, kesimpulan nya adalah mantep dan keren. Mantep karena gua bisa mengisi liburan dengan touring dan melewati beberapa rute yang buat gua sii bisa menghilangkan kepenatan yang ada di Jakarta. Lalu keren karena gua baru tau ternyata Verza bisa seirit dan sebandel itu mesinnya. Semoga di lain waktu, gua bisa touring dan mungkin dengan pasangan gua, I hope~ (Amen!)

Oke guys, itu cerita mengenai touring yang gua jalanin pas liburan natal kemarin. Sebelumnya gua mau mengucapkan Selamat Natal 2016 bagi teman-teman yang menjalankan nya yaa. Semoga kita semua semakin diberkati di Natal tahun ini. Stay tune and ciao!

Wednesday, June 24, 2015

Aahh, Holiday Time is Come!

Finally, after the long semester and also so much assignments to do, especially the final exam, the holiday is come! Wohoo, holiday time, I'm waiting that time. Time that I can take a rest, sleep, hanging out, and anything else to spend this holiday time. Anyway, the first thing that I do in this holiday time is sleep. Yes, sleep! It is the important thing to do when we are in the holiday time (hahaha). The other things to do are like I learn more about Dutch language, browsing an information from the internet, playing games, etc. Ooh, and also I hanging out together with my friends. But, at this holiday time, maybe I'm little bit bored because I didn't go to outside from the town. At this holiday, maybe I'm just in Jakarta, especially in my beloved house. Well, it doesn't matter. Just enjoy your holiday time with several activities that I can do in my house. The positive thing is also I can save my money because I didn't go anywhere hehehe. Just info that next semester, I move out to Pademangan, North Jakarta. Yes, I'm going live in boarding house. Why I moved out? Maybe because I'm tired if I come and go from East Jakarta to North Jakarta and vice versa. You don't know about the traffic jam when it is in the busy time in the evening. So, I need to spend this holiday in my beloved before I moved out to Pademangan. Being a student that lived in boarding house is a little bit difficult you know. Ya so - so, if you can manage your time, have a good relationship with your next door, and especially manage your money. And also, the next semester is more tough than this semester. The subjects for next semester is about the basic subjects for go to next semester, which is next semester is I'm going to choose the specific subjects. There are 4 subjects that it is about. The subjects are Literature, Translation, Linguistics, and Teaching. Well, personally, I choose Literature and Translation. I don't want to take Teaching beacuse I can't teach a person anyway hahaha. So, to prepared it on the next semester, I need to chill out and relax for a while before start a new semester. Okay, that is a simple post about the holiday time at this month. All I do is having a relax time and also take a rest, or do the things that I will do later in this holiday time. So, this is about my holiday time, what about you?

What's New?

Kuliah S1 Lagi? Sampai Pilih Jurusan PJJ Ilmu Komunikasi di UNSIA

 Halo teman-teman semua, apa kabarnya? Apakah kalian masih semangat untuk belajar atau mempelejari sesuatu? Pastinya kalau yang sudah bekerj...

Popular Post