Pages

Search This Blog

Showing posts with label trip. Show all posts
Showing posts with label trip. Show all posts

Monday, November 30, 2020

Berkelana ke Kota-Kota di Pulau Jawa

Yo guys, apa kabar? Apakah kalian masih semangat dalam menjalani hari? Tentunya gue berharap kalian semua masih semangat dalam menjalani hari-hari pada aktivitas yang kita lakukan. By the way, bagaimana kalian dalam melakukan beragam kegiatan yang ada? Beragam aktivitas telah dilakukan pastinya oleh kita semua seiring dengan berjalannya waktu yang ada.

Sama halnya dengan gue, ada berbagai macam aktivitas-aktivitas yang telah dilakukan seiring berjalannya waktu sampai pada waktu sekarang ini. Sampai pada waktu sekarang ini, berbagai aktivitas di dalam keseharian yang ada telah dilakukan untuk mengisi hari-hari. Lantas, aktivitas apa sajakah yang gue lakukan pada saat seperti sekarang ini? Beragam aktivitas seperti contohnya kuliah, kerja, sampai mengerjakan kerjaan freelance lainnya adalah contoh-contoh aktivitas yang gue lakukan di setiap harinya.

Seiring dengan berjalannya waktu yang ada, lalu apa sajakah hal yang paling sering gue lakukan untuk mengisi hari-hari gue setiap harinya? Tak lain tak bukan adalah mengisi waktu dalam bekerja di kantor. Beragam kesibukan yang ada di kantor adalah menjadi sebuah rutinitas yang ada dalam kegiatan yang dilakukan oleh gue tersebut.

Meskipun bekerja di kantor, terkadang gue juga mengerjakan hal rutinitas lainnya. Tidak hanya mengetik kerjaan, mengikuti meeting, ataupun membuat konten di kantor, terkadang gue juga melakukan perjalanan dinas untuk perihal pekerjaan atau yang bisa dibilang sebagai ‘tugas kantor’.

Yup, tugas kantor ini mengharuskan gue untuk pergi ke luar kota untuk melakukan peliputan acara kantor yang sedang berlangsung. So, are you guys confident why I should go to the other city to do business trip?

Ya, dapat diketahui bahwa gue sekarang ini bekerja di salah satu korporasi yang ada di Indonesia bernama DNR Corporation. Disini, posisi gue tetap sama seperti latar belakang gue yaitu Content Writer.  Dalam posisi ini, gue berada di divisi Corporate Communication, dimana gue dan tim bertanggung jawab untuk berbagai peliputan acara di kantor, citra perusahaan, maupun konten-konten di dalam perusahaan itu sendiri.

Nah seiring dengan berjalannya waktu yang ada dan kerja di dalam tim tersebut, gue sudah beberapa kali ditugaskan untuk pergi dinas ke luar kota untuk meliput acara yang ada di kantor. Dalam pekerjaan ini, setidaknya sudah ada 2 kota yang gue tuju selama tugas di kantor ini. So, kota-kota apa sajakah yang gue tuju itu?

 

Bandung, Kota Sejuk di Jawa Barat

Kota pertama yang gue tuju untuk melakukan business trip tersebut adalah kota Bandung, Jawa Barat. Ya, kota Bandung adalah kota pertama yang ditugaskan oleh kantor untuk gue melakukan peliputan acara kantor. Dalam hal ini, gue berkunjung ke Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat. Yes! Gue berkunjung ke salah satu sempat yang didiami oleh Gubernur Jawa Barat beserta keluarganya.

Kunjungan kerja kali ini gue datang untuk menghadiri sebuah kegiatan CSR yang dilakukan oleh DNR Corporation. Pada kesempatan ini, DNR Corporation memberikan 10.000 sachet susu kambing RBM Goat Milk dan juga pemberian alat PCR Express untuk mempercepat penanggulangan COVID-19 di daerah Jawa Barat.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat yaitu Bapak Ridwan Kamil beserta Ibu dan juga segenap jajaran maupun staf dari instansi terkait yang berada di bawah naungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Lalu, bagaimana situasi di rumah dinas sang Gubernur Tanah Pasundan ini? Menurut gue, rumah dinas Gubernur Jawa Barat ini cozy dan pastinya nyaman untuk dihuni. Bangunan yang bergaya arsitektur kolonial Belanda ini tentunya menjadi ciri khas tersendiri bagi kota Bandung dan juga menjadi ciri khas keunikan tersendiri di tengah-tengah kota Bandung.

Tak hanya soal bangunan, suasana yang asri dan juga sejuknya udara di kota Bandung seakan membuat gue terkesima dengan kenyamanan yang ada pada bangunan di tengah kota Bandung maupun dalam suasana khas Jawa Barat itu sendiri.

 

Semarang, Kota Penuh Nuansa

Tak hanya Bandung, di beberapa bulan berikutnya pun juga gue ditugaskan kembali untuk meliput acara dari DNR Corporation di kota Semarang! Yes, Semarang! Wohoo... Anyway, kota Semarang sendiri merupakan salah satu kota di Indonesia yang ingin gue kunjungi dari dulu. Dan dengan adanya peliputan tersebut, dapat dikatakan bahwa mimpi gue menjadi lebih nyata ketika diajak untuk ditugaskan di Kota Semarang.

Perjalanan ke kota Lumpia ini gue tempuh dengan jalur darat, dimana gue bersama tim melewati jalur tol. Perjalanannya bisa dikatakan cukup panjang, meskipun jalur yang ditempuh adalah dengan menggunakan jalur tol. Lama tempuhnya perjalanan sendiri tergantung seberapa padatnya lalu lintas pada tol tersebut maupun kecepatan yang dibawa oleh supir itu sendiri. Namun umumya, waktu tempuh dari Jakarta ke Semarang bisa sampai 6-7 jam (perkiraan gue)...

Ok, lantas apa saja yang gue temui di kota Semarang ini? Well, tentunya ada berbagai macam hal yang seru dan pastinya tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke ibukota provinsi Jawa Tengah ini. Berbagai landmark bisa gue lihat disini seperti contohnya bangunan Lawang Sewu yang ikonik hingga Simpang Lima Semarang. Meskipun melihat secara sekilas, gue tidak ke beberapa tempat yang ikonik seperti contohnya Kota Lama, Sam Poo Kong, ataupun menikmati kuliner khas seperti Toko Oen yang gue idamkan ketika berkunjung ke kota Semarang.

Well, itulah tadi beberapa kota-kota yang gue kunjungi selama melakukan business trip dengan kantor gue. Baik kota Bandung maupun Semarang menurut gue memiliki ciri khas masing-masing yang layak untuk dikunjungi sebagai destinasi liburan bersama dengan keluarga maupun dengan teman-teman.

Dengan adanya kesempatan untuk mengunjungi kota-kota di Pulau Jawa dalam beberapa waktu terakhir kemarin, tentunya membuat gue ingin mengunjungi kedua kota itu lagi untuk berwisata dan berkelana menikmati suasana yang ditawarkan oleh pesona kotanya tersebut.

Bandung, Semarang, until we meet again soon....

Sunday, April 15, 2018

Bandung Trip With Mollers Part 2, "Enjoying The Nature of Bandung City"

Kembali lagi ke cerita trip ke Bandung with my Mollers friends.. Buat kalian yang belum baca di bagian part 1 nya, kalian bisa klik disini (Part 1) untuk check keseruan di hari pertama mengeksplor kota Bandung. Di part 1 sendiri menceritakan gue ke beberapa destinasi kuliner unik dan juga tempatnya yang menurut gue cukup cozy yang ada di kota Bandung sendiri. Mau yang kuliner jaman old, suasana dengan jaman tempoe doeloe era kolonial, atau sampai yang era jaman now, semuanya ada di bagian part 1..

Oke, di cerita lanjutan ini gue akan menceritakan hari kedua gue di Bandung bersama dengan Mollers. Cerita dimulai ketika kita bangun sekitar jam 10 pagi... Yap, well it’s true.. 10 in the morning! Awalnya kita rencana untuk bangun pagi sekitar jam 7 pagi tapi berhubung kita tidur cukup malam, ya pada akhirnya terbangunlah kita di jam segitu. Nah, di hari kedua ini rencana kita adalah pergi ke Lembang pada malamnya kita berpetualan di kota Bandung lagi. Setelah kita selesai mandi dan siap-siap, yang pertama kita cari adalah makanan untuk sarapan. Kita semua tetap mencari makan di sekitaran hotel kok.. Nahh karena bingung kita ingin makan apa, akhirnya kitapun makan di salah satu Restoran Padang yang ada disana. Kita milih makan di sana karena Evi dan Lisa mau makan masakan Padang katanya sii, maka jadilah kita makan di Restoran Padang. Disana kita disuguhkan berbagai macam sayuran yang udah menggugah selera.. Yup! Pada saat itu kita sudah berasa laparnya hehehe..

Setelah makan di tempat Restoran Padang, kitapun pergi ke Kartikasari. Kartikasari sendiri adalah sebuah tempat untuk membeil oleh-oleh khas kota Bandung. Kita menuju ke sini terlebih dahulu karena sehabis ini kitapun mau melanjutkan petualangan kita di kota Bandung. Gue di Kartikasari membeli beberapa oleh-oleh seperti kue Brownies, kue roti panggang (sejenis roti porong yang bertekstur krispi), dan juga beberapa camilan. Hmm.. Sebenernya disini mata gue menuju ke sebuah coklat yang sepertinya enak dan cocok buat dijadikan camilan, tapi gue harus mengurungkan niat untuk membelinya karena gue membeli kue roti panggang sebagai gantinya. Semoga untuk trip ke Bandung berikutnya gue bisa membeli coklat tersebut haha! Anyway coklat yang dimaksud adalah sejenis coklat batangan tapi gue lupa namanya apa.. Hmm, mungkin kalo gue kesana lagi jadinya bisa ingat coklatnya bernama apa hehe..

Puas berbelanja, gue dan teman-teman pun kembali sebentar ke hotel untuk menaruh barang belanjaan kita dan sehabis itu kita berangkat menuju ke daerah Lembang. Nahh, untuk daerah Lembang sendiri kita pergi ke Farmhouse. Dalam perjalanannya sendiri agak macet karena hari itu bertepatan dengan tanggal merah, tapi masih bisa berjalan kendaraan ktia meskipun pelan. Kurang lebih selama 1 jam kita tempuh, sampailah kita di Farmhouse Lembang. Dengan membayar tiket seharga Rp 25.000,- kita bisa menikmati suasana Lembang yang sejuk ditambah mendapatkan susu gratis lho! Gue disana mendapatkan susu rasa strawberry dan rasanya sendiri menurut gue cukup enak. Yaa more or less like Ultra Milk.. Disini, gue dan teman-teman gue mostly kita befoto-foto sii.. Kita  berfoto-foto di sekitaran Farmhouse karena tempat ini sendiri juga terkenalnya sebagai tempat untuk berfoto ria. Situasi di sini bisa terbilang ramai karena orang-orang juga mengunjungi tempat ini saat liburan. Oh iya, untuk spotnya sendiri menurut gue sii oke ya.. Terutama seperti spot yang berada  di tebing yang kita bisa melihat pemandangan kota Bandung dari atas sana. Sayagnya, ketika gue disana, suasana sedikit berawan, jadinya gue tidak bisa melihat kota Bandung dari atas sini dengan jelas. Tapi ya tak apa, suasana dan juga udara Lembang yang sejuk juga sudah cukup bagi gue sii hehehe.. Puas berfoto-foto, kitapun bersiap untuk menuju ke destinasi berikutnya yaitu ke daerah Cihampelas.

Perjalanan menuju ke daerah Cihampelas sendiri terbilang cukup lancar sii meskipun agak tersendat saat berada di kotanya. Oh iya, untuk daerah Cihampelas sendiri kita ke Cihampelas Walk. Ngapain kita kesana? Of course we want to buy something! Yup! Kita ke daerah sana untuk berbelanja oleh-oleh khas Bandung. Cihampelas Walk atau yang sering disebut CiWalk ini terkenal dengan tempat untuk berbelanja fashion guys.. Jadi, kalau kalian ingin membeli aneka fashion yang menarik di Kota Bandung, tempat ini bisa menjadi pilihannya. Nahh disini, gue dan teman-teman berkeliling untuk berbelanja fashion yang memang kita cari. Gue sendiri mencari kemeja yang fashionable haha.. Setelah berkeliling ke beberapa toko, finally I got it! Akhirnya gue mendapatkan kemeja yang menurut gue cukup oke sii.. Dengan membayar sekitar Rp 135.000,- gue sudah bisa membawa pulang 1 kemeja trendy khas Bandung. Ricky membeli jaket dan juga beberapa fashion lainnya, sementara Tracy dan Lisa berbelanja sendal disana. Untuk range harganya disini menurut gue cocok kok.. Dengan harga yang terjangkau dan juga fashion yang trendy, pas untuk berbelanja fashion trendy dengan harga yang oke. Sehabis berbelanja, kitapun hunting street food di daerah ini guys. Disini ada banyak jajanan dan juga makanan street food yang harganya sangat terjangkau. Kalian bisa pilih sesuai dengan selera kalian hehe.. Setelah puas berbelanja dan juga hunting kulineran disini, kitapun tidak langsung pulang.. Kita menuju ke tempat berikutnya ke daerah Sudirman. Nahh, daerah Sudirman Street ini sendiri bisa dibilang sebagai Chinatown nya kota Bandung guys.

Jarak dari CiWalk menuju daerah Sudriman Street memang agak jauh, tapi berhubung jalanan yang tidak terlalu macet, kitapun bisa sampai ke daerah sana dengan cepat. Disana kita disuguhkan dengan suasana khas Chinatown guys. Dengan berbagai macam Chinese Food yang tersedia disana dengan jajanan nya, cocok untuk kalian yang ingin hunting oriental street food. Kita pun berkeliling di daerah sana, melihat-lihat suasana yang unik disini. Setelah puas berkeliling, Tracy mengajak kita untuk mencoba salah satu tempat makan sate yang katanya enak dan juga populer di kota Bandung. Nama tempat satenya sendiri adalah Sate DJ.. Jaraknya sendiri dari Sudirman Street gak terlallu jauh, jadi kita berjalan ke tempat sate tersebut. Gue disini merasakan enaknya udara malam kota Bandung dengan pemandangan suasana kota Bandung yang menurut gue cozy sii.. Entah mengapa gue enjoy saat berjalan saat itu.. Mungkin karena sudah bosan dengan susana kota Jakarta dan ingin menikmati suasana baru, so I can enjoy nit well hehe.. Setelah berjalan beberapa menit, sampailah kita di Sate DJ. Hmm.. sayagnya, suasna disana cukup ramai jadinya kita membeli sate disana dan makan di hotel. Btw, ktia membeli sekitar 70 tusuk guys. Yup! 70 tusuk! Tapi gue sendiri gak heran kenapa orang bisa makan sate ini sampe berpuluh-puluh tusuk karena menurut gue sate ini sii rasanya cukup oke ya dengan harga yang pas. Gue sendiri pun merasa kruang dengan beberapa tusuk sate yang gue makan haha.. Saat menunggu pesanan kita, kitapun iseng  video call dengan Anne dan juga Ramon yang saat itu sedang dalam shift kerjanya. Canda tawa lepas di suasana malam kota Bandung saat itu.. Beberapa menit berlalu, pesanan kitapun datang dan kita kembali ke hotel untuk menikmati sate tersebut.

Karena perut sudah terisi, kita pun langsung beristirahat karena besooknya kita harus ke Stasiun untuk kembali ke Jakarta. Kita menaikki kereta jam 5 pagi, jadi sekitar jam 4 pagi kita harus sudah bangun agar tidak tertinggal oleh kereta. Nahh, itulah cerita seru gue bersama teman-teman Mollers di Bandung selama beberapa hari untuk mengisi waktu libur kita. Gue sendiri sangat menikmati suasana kota Bandung, dan berharap bisa kembali ke kota ini untuk liburan berikutnya.. Bandung? See you soon!

Tracy, Rickie, Evi, Gue, Lisa di rumah hobbit Farmhouse Lembang, Bandung

Sunday, April 1, 2018

Bandung Trip With Mollers Part 1, "Exploring The City of Flowers"

Tired but still enjoying the time.. Itulah yang gue rasakan dalam perjalanan liburan kali ini. Yes, I’m just arrived at Jakarta from Bandung, West Java with my friends. We are find the short escape from our daily routine and also from our busy works time. Nah, untuk perjalanan liburan kita kali ini sendiri sudah kita rencanakan pada awal bulan Maret karena kita harus melihat jadwal kesibukkan masing-masing. Setelah mencari-cari tanggal, maka dapatlah di tanggal yang memang kita semua bisa dan kita bisa menjalankan wacana liburan ini yang sebenernya sii udah di rencanakan bahkan saat kita masih mengerjakan skripsi yang notabene di 2017 lalu. Kita akhirnya sepakat untuk liburan ke tempat yang jaraknya sendiri gak jauh dari Jakarta karena kita hanya mempunyai waktu 3 hari untuk liburan. Too bad the time for the vacation itself is too short, but we try to enjoy it as possible as we can. Kita akhirnya liburan ke Bandung, Jawa Barat mulai dari tanggal 30 Maret sampai dengan 1 April 2018. Cus! Semua akomodasi sudah kita persiapkan mulai dari hotel, tiket kereta, destinasi perjalanan, semuanya siap! Ohh iya, dalam trip kali ini gue berpergian bersama dengan teman-teman Mollers a.k.a my campus friends! Finally we can go out and hanging out together! Kali ini yang ikut bersama gue untuk wisata di Bandung adalah Lisa, Tracy, Evi, dan juga Ricky. Sayangnya beberapa teman kita lainnya seperti Eka, Ramon, dan juga Anne gak bisa ikut karena kehalang dengan jadwal kerja.. Semoga next trip gue beserta temen-temen Mollers yang lainnya bisa liburan bareng! Amen!

Back to the trip’s story! Nah di hari pertama sudah pasti mengenai bagaimana kita berangkat ke Bandung. Gue bersama dengan teman-teman yang lainnya berangkat ke Bandung dengan menaikki kereta Argo Parahyangan yang berangkat dari Stasiun Gambir di Jakarta ke Stasiun Bandung. Untuk keberangkatannya sendiri, keretanya sendiri berangkat pada pukul 07:50 pagi. Oalah! Pagi banget! Tapi gak apa-apa, demi sebuah liburan untuk mengusir kepenatan dari rutinitas di Jakarta well it’s okay then. Gue sendiri berangkat ke Stasiun Gambir sekitar jam setengah 7 pagi karena memang jalanan Jakarta sendiri terbilang lancar karena bertepatan dengan hari libur. Sampai di Stasiun Gambir, gue menunggu beberapa waktu sampai akhirnya Lisa, Evi, Ricky dan juga Tracy datang. Tak perlu waktu lama, kita langsung menuju ke loket untuk check-in  tiket kita dan menunggu keretanya. Nunggu nya sendiripun bisa karena keretanya sendiripun datang lebih awal yaitu sekitar jam 07:30, kereta Argo Parahyangan tujuan Bandung udah sampe di jalurnya. “Ok Bandung! Wait for us!” kata gue dalam hati. Perjalanannya pun memakan waktu sekitar 3 jam dari Jakarta ke Bandung. It’s a little bit long journey, but you can enjoy the nice view during the journey.. Selama perjalanan, kita bisa melihat beberapa pemandangan yang gue bisa bilang cukup bagus sii mulai dari sawah-sawah, pegunungan, sampai lereng-lereng yang kita lewatin dalam perjalanan tersebut. Sambil menunggu perjalanan, temen-temen gue mostly they are sleep at the train because maybe they still feel sleepy after waking up in the early morning. Setelah perjalanan yang cukup lama, finally we arrived! Sampailah kita di Bandung sekitar pukul 11 siang dan kitapun langsung menuju hotel yang jaraknya cukup dekat dengan Stasiun Bandung sendiri. Gak perlu waktu lama, kitapun langsung check-in di hotel lalu istirahat sebentar dan setelah itu langsung berangkat untuk pergi ke beberapa tempat kuliner yang sudah kita list.

Tujuan pertama adalah Mie Naripan yang letaknya di daerah Jalan Naripan di kota Bandung. Wohoo! Noodle! Yang lebih menariknya adalah tempat ini sendiri merupakan tempat bakmi yang cukup melegenda di kota Bandung dengan arsitetktur bangunannya sendiri masih seperti jaman dului bergaya Tionghoa klasik. Susana yang klasik ini jadi makin enak ketika makan mie yang tergolong legenda di Bandung. Jujur, untuk rasanya sendiri gue boleh bilang cukup recommended karena ada rasa gurih pedas dan juga asin yang jadi satu di semangkuk mie. Uniknya, kuahnya juga lumayan banyak yang dituang di mangkok beserta sayuran seperti caisim (bok choy) dan juga pangsit di dalamnya. By the way, disini gue pesen mie yang rasa asin pedas ya karena disini kalian bisa pilih beberapa rasa seperti asin manis, asin pedas, dan juga manis pedas. Kurang lebih 1 jam gue dan teman-teman disana nikmatin semangkuk mie legenda dengan suasana khas oriental jaman dulu.

Selesai makan, kita langsung ke daerah Braga untuk hangout santai disana. Karena di Braga ini ada banyak tempat buat hangout, kita sedikit agak bingung mau hangout dimana sampai akhirnya kita hangout di salah satu cafe di daerah Braga yaitu di The Sugarush Cafe. Letak tempatnya ini sendiri berdekatan dengan Braga City Walk kok. Cukup berjalan kurang dari 5 menit, kalian bisa sampai di tempat hangout ini. Tempatnya sendiri itu cozy dan juga gak terlalu crowded. Nah, disana gue memesan Lemon Mojito, karena pas saat itu gue berasa cukup haus dan susananya sendiri cukup panas. Iyalah panas, it’s 1 in the afternoon guys! Jadinya sangat cocok minum yang segar dikala cuaca yang sedang cukup terik. Thanks to Lemon Mojito! For being a nice friend thing when the sun is blazing at that afternoon!

Sehabis hangout sebentar disana, gue dan teman-teman menuju ke spot berikutnya. Oh iya, spot ini terbilang unik karena suasana dan bangunannya sendiri berciri khas jaman kolonial tempo dulu. Mungkin tempat ini lebih cocok seperti museum karena suasana bangunan nya sendiri hahaha.. Yup! Nama tempatnya adalah Indischetafel yang masih di daerah Braga. Tempat makan yang ada di Jalan Sumatra di kota Bandung ini berciri khas makanan serta aneka hidangan pelengkap era tempoe doeloe lho! “Makanan jaman dulu, suasana jaman dulu dengan diiringi lagu-lagu jaman Belanda, it’s perfect!” kata gue dalam hati. Nah disini gue sama teman-teman hanya pesen makanan ringan aja sii karena kita ingin hangout santai aja. Gue memesan Cappucino beserta Erwtensoep, sementara Lisa dan Tracy pesen sup yang lainnya yaitu Indische Soep. Ricky sama Evi disini mereka cuman minum jus aja, karena masih berasa kenyang katanya sii. Sambil menikmati suasana sore khas Bandung ditemani suasana era jaman dulu, kita ngobrol santai dan setelah itu kita berfoto bersama di tempat unik ini. Waktu udah semakin sore, kita akhirnya pun balik ke hotel untuk bersih-bersih serta istirahat sebentar sebelum lanjutin ke tempat berikutnya.

Tracy, Ricky, Evi, Lisa, dan gue di Indischetafel, Bandung.

Untuk di malam harinya, kita hanya kulineran di depan hotel aja sii karena disini itu cukup banyak yang jual makanan kok. Saking banyaknya, gue sempet bingung mau makan apa yaa karena gue sendiri waktu itu kangen sama nasi hmm.. Pada akhirnya, gue sama temen-temen yang lainnya makan di salah satu street food disana. Disana kita makan ayam goreng, tempe, dan juga soto. Masalah porsi nasi, jangan ditanya ya! Kita makan sampai nambah nasi karena we are already hungry and we miss rice! Lebih okenya lagi, harga makan kita ber 5 tergolong sangat terjangkau lho.. Hanya sekitar 90ribuan aja, kita bisa makan cukup kenyang! Ya, 90 ribu! Setelah puas makan, kita balik sebentar untuk istirahat dan siap-siap untuk ke tempat selanjutnya. Puas kulineran, kita selanjutnya ke tempat untuk night hangout. Destinasi selanjutnya kita ke Four Play yang ada di Jalan Cilaki, Bandung. Tempatnya sendiri cukup dekat terjangkau sama berbagai transportasi karena letaknay sendiri berada di pusat kota dan di dekat Gedung Sate. Untuk Four Play, tempatnya bisa dibilang cozy untuk night hangout with your friends. Ditemani berbagai musik EDM dan juga ada outdoor, cocok untuk mengobrol santai sama teman-teman di malam hari. Di Four Play sendiri, gue gak melihat sampai jam berapa kita disana karena setelah dari sana kita semua balik ke hotel untuk istirahat. Trip di hari pertama cukup seru dengan wisata kuliner di tempat-tempat unik, makanan yang melegenda serta tempat hangout yang cukup cozy...

(To be Continued at part 2)

Wednesday, December 30, 2015

Short Trip in the Last Week of 2015

Good evening fellas, how about your day? And finally, holiday is coming! Where have you been on this holiday? Go to the another city, go abroad, or even just stay at home? Whatever it is, those are the ways that you enjoy the holiday itself. By the way, I want to share about my holiday, a short trip I guess with my friends. I have been go to the another city with my friends last sunday.  I go with Ricky, Ramon, Lisa, Merisa, Calvin, and Candy. We go to the Bogor, a city near our beloved city, Jakarta. Well, there are so many stories that we've been made and it was an exciting trip that we've been made. Ok, I tell you a story about my short trip to the Bogor with my friends in this last week of the 2015.

Start in the 5 in the morning, I woke up and take a bath. I have been prepared the things that I will bring it on the trip. Things like rain coat, mineral water, money, personal weapon ( I bring brass knuckle for make my friends and me safe on the trip), and so on. Okay then, after that, since my mother want to go to the church, then I go to the chruch first to take my mother on there. After that, I go to Lisa's place in the Pluit. Arrived on there, all of my friends are not coming yet, except Lisa because she is stay in here place and Ramon wait us in the Jakarta Kota Station. Wait until at least 1 hour, several of my friends are coming one by one. Starting from Calvin and his girlfriend, Candy, and then Ricky, and last is Merisa. After that, we go to the Pluit Transjakarta Station to go to the Kota by using the Transjakarta itself (Tranjakarta is like a bus that connect each station spread out in the Jakarta's areas). And we arrived in the Kota Station and meet up with Ramon. Well, we buy a ticket to go to the Bogor and the train will go at 10 o'clock if I'm not mistaken. While we wait the train, we go to the small mart to buy some snack such as bread, coffee, and so on because we haven't got out breakfast. Time is go fastly, and then the train is coming. We go inside the train and sit up on there. While we sitting up, we were surprised that we go with a wrong train, poor us. So, we deciding to stop at the Manggarai Station and using another train to go to the Bogor. Well, in the Manggarai Station, the situation is a little bit crowded because I think it is a holiday. Train is come and we go to the train. We haven't got any seat because the situation in the train itself is full. Well, it doesn't matter. We still excited to go to the Bogor by standing in the train. Time is stop on the 11 o'clock and yeay, we arrived in the Bogor.

After that, we go outside the station to go to the Kebun Raya Bogor using 'angkot'. And we have one, but the funny thing is we rent the 'angkot' with around Rp 50.000,00 , so don't need to thingking to much, we rent it. Just a few minutes, we are arrived in front of the Kebun Raya Bogor. Wohoo, Ramon is excited to go to the museum near the Kebun Raya Bogor itself and me too, but some of my friends seems that not really excited because they think going to the museum is a bored thing to do (ohh come on, not really bored as people think). But that's okay, we decided to have a plan to go to the museum after we get our picnic. By around Rp 3.500,00, we buy our tickets to go inside the Kebun Raya Bogor itself. After that, we finding the best spot for us to get our picnic. After taking a long walk, we got the spot. The spot is near the big tree and I forgot the name of the tree since it is using a Latin words. Not taking too long, we prepared our things to do our  picninc. We prepared our foods, drinks, meats, and so on. Ricky and Calvin are grill the meat, We have a great moment, we laugh together, we share each other, and take a pictures together. And evening is come, we decided to go to the one restaurant in Bogor named "Pizza Kayu Bakar'.  We go to that restaurant still taking a walk. Before we continue our walk, we go to the one department strore to buy drinks because we have been thirsty around the Kebu Raya itself. And after we buy the drinks, we continue our way. On the way, we stop to the one store that sell 'Kue Talas Bogor'. We stop it because I need to buy that cake that my mother want that cake, and several of my friends also buy the cake itself. After we buy the cake, we continue our way. Well, it is a long way and also make my feet tired because of this long way but er enjoy it by laugh each other. Finally, after a long way, we arrived in the Pizza Kayu Bakar Restaurant, but we need to wait because on that restaurant, it is crowded by the people who take their meal  on there. We've got number 2 on the waiting list. And after a half minutes, we got the spot on the second floor. We order one Smoked Beef Pizza and 6 Iced tea as our drink. We eat the pizza together by split it into 7 slices of Pizza. Time is near the night, and the weather is raining. We decided to go back to the station as soon as possible. We go to the main street by walking and lucky for us, we got the 'angkot' that it is directly to the station and another lucky thing is the rain is more cats and dogs while we are already in the angkot itself. And several minutes, we arrived in the station that our clothes are a little bit wet beacuse the rain itself.

In the station, we wait several minutes to refill our ticket and after that, we see the schedule of the train that what time that the train is go to the Jakarta Kota Station. We see it and we surprised that the train is going to go now. Without any thinking, we run to go the train but we late, the train is already gone. Huhh, so we waiting for the next train. We sit near the railroad. Sevral minutes we waiting, the train is come. We get hurry to go into the train and we make it. We take a sit, and enjoy the way to go to the Jakarta Kota Station. We arrived in the Jakarta Kota Station around 8 o'clock in the evening. After that, Ramon split up from us. He go home earlier. The rest of us are going to the Lisa's place to get out motorcycles because our motorcycles are park on her place. We go back to the Lisa's place using Transjakarta.

The story is going through while we confused about our destination, we forgot the station that it is stop in front of the Lisa's place. We discuss it and we believe that the station is Pinang Ranti Station. We get on the bus and we sit on there. While on the bus, I think that we got a wrong bus. Without any too long to think, I tell the others and it seems that the other also believe that we are in the wrong bus. We asking to the one of the officer that he have a duty on that bus, and yes, we have a wrong bus. Beacuse we've got a wrong bus, we stop in the Slipi station and waiting the bus that it will take us to our right destination, Pluit Station. After an hour, the bus is come. We go inside and enjoy the ride with the tired expression. Night is coming, and finally we arrived in the Pluit Station. We still have to go to the Lisa's place using  our foot. Wow, I feel my foot are heavy beacuse of this journey. After several minutes we taking a walk, we arrived on Lisa's place. We directly get out motorcycles. We say goodbye each other and we go back to our house.

That was a short trip but for me, it is like a long journey with a bond of friendship. We enjoy the trip, we laugh together, we tired together, we share each other, and the important thing is, we make our bond of friendship more deeper than before. I'm happy to have this trip with all of my friends. I hope that our friendship is longlasting friendship, just like a moment that we've been made a story for our life on this trip. See you guys on the next trip Ricky, Lisa, Ramon, Merisa, Calvin and Candy! Happy to have a journey and make a story with you guys!

What's New?

Kuliah S1 Lagi? Sampai Pilih Jurusan PJJ Ilmu Komunikasi di UNSIA

 Halo teman-teman semua, apa kabarnya? Apakah kalian masih semangat untuk belajar atau mempelejari sesuatu? Pastinya kalau yang sudah bekerj...

Popular Post