Pages

Search This Blog

Showing posts with label sarjana. Show all posts
Showing posts with label sarjana. Show all posts

Sunday, January 14, 2018

Angkatan dalam Kebersamaan

Tak kerasa kalau wisuda sudah mau memasukki H-1.. Ya! Begitulah yang gue rasa di dalam minggu ini. Waktu yang berjalan cepat sambil menunggu waktu untuk mengukuhkan sebuah gelar yang telah diperjuangkan selama 4 tahun menempuh dunia perkuliahan dan menjadi seorang mahasiswa. Hidup dalam ruang lingkup mahasiswa yang penuh cerita, pengalaman seru, dan masih banyak lagi, adalah salah satu segelintir contoh yang gue rasakan di tengah-tengah teman-teman seangkatan gue. Untuk angkatan gue sendiri, kita semua adalah angkatan 2013 which means kita memasukki dunia perkuliahan di tahun 2013. Yup, tahun 2013 merupakan tahun awal dimana dunia perkuliahan dimulai dan kita semua di angkatan ini merasakan bagaimana sii dunia perkuliahan itu, apakah sama seperti kayak di film-film gitu? Itulah pertanyaan-pertanyaan yang terbesit di pikiran kami..

Anyway, berada di tengah-tengah angkatan 2013 dari Bahasa & Budaya Inggris UBM (BBI UBM) merupakan sebuah pengalaman yang seru dan juga berwarna untuk gue. Kenapa? Kok gue bisa bilang seru dan juga berwarna? Gue bisa berkata begitu, yaa well, karena di angkatan ini terdapat berbagai macam karakter yang unik dengan kepribadian mereka masing-masing. Di tengah teman-teman ini juga gue merasakan bagaimana menjadi seorang teman yang baik, menjalin pertemanan yang baik, serta mempunyai relasi antar sesama teman. Meskipun ada perbedaan pendapat, pandangan, dan hal lainnya yang kadang suka terjadi di dalam kelas ataupun dunia organisasi kampus, tapi angkatan ini tetap satu kokk. Hal yang bisa dikatakan berwarna juga karena di angkatan ini juga setiap pribadi merupakan berasal dari latar belakang keluarga yang beragam. Benar adanya perbedaan yang ada dari berbagai suku, agama, maupun kebudayaan, well everything is fine and we go well together. Implementasi dari kata 'Bhineka Tunggal Ika' pun dapat ter-implementasi dengan baik di angkatan ini lho bro-sis. Itulah yang menjadi angkatan gue menjadi beragam dengan bercampur nya setiap kebudayaan dan kepercayaan yang ada.

Selain itu, yang menariknya adalah angkatan gue ini dikenal dengan angkatan yang aktif lho.. Aktif disini adalah aktif dalam dunia perkuliahan, organisasi, dan juga lomba. Bahkan, dosen-dosen pun meng-iyakan kalau angkatan gue adalah angkatan yang aktif dan juga cukup semangat dalam sisi akademik, organisasi, maupun perlombaan. Mau lomba nasional seperti ALSA? Angkatan gue ikut, atau mau lomba dengan sekala tingkat asia seperti AEO? Wis kita ikut juga, mau lomba apa juga kita pasti ikut karena kita mencoba untuk belajar dan mencari pengalaman akan lomba tersebut sendiri. Even bisa dibilang untuk angkatan gue sendiri bisa memberikan at least 3 piala dari lomba tingkat nasional, tapi itu semua hanya sebagai pelengkap dari kebersamaan yang udah kita lalui bersama. Kalau masalah akademik, angkatan gue juga bisa dibilang unik. Kenapa unik? Apa yang unik? Ya unik! Bisa kalian lihat dari berbagai judul skripsi yang telah kami buat kalau judul-judul skripsi kita itu unik dan beda dari angkatan sebelumnya. Setiap pribadi di angkatan gue itu mempunyai judul skripsi yang rata-rata bisa dibilang judul skripsi nya itu baru di jurusan BBI UBM ini. Hal ini juga tak luput dari beragamnya juga mata kuliah kita yang cukup bervariatif lho. Mau translation, literature, linguistics, atau teaching pun semua lengkap di angkatan ini. Menarik bukan? Setiap kategori dari Sastra itu sendiri ada di angkatan gue ini dari masing-masing pribadi yang tertarik dalam bidang tersebut.
Kunjungan Industri BBI UBM Angkatan 2013  dengan Mr. Alvin ke Radio 100.6 Heartline FM, Tangerang.

Keseruan bersama BBI UBM Angkatan 2013 dengan Mr. Lambok dalam kelas English for Drama.

Di kelas English for Secretary and Public Relation dengan Mrs. Becky.

Banyak cerita kebersamaan yang udah gue lalui bersama dengan angkatan 2013 ini di BBI UBM. Senang, canda, tawa, sedih, kesal, lucu, aneh, seru, semuanya jadi satu bak permen nano-nano. Tapi semuanya itu berkesan dan juga bermakna dalam hidup gue secara pribadi sii. Dimulai dari WF (Welcoming Freshmen/Ospek), Gathering, belajar di kelas, rapat organisasi, ikut lomba, proposal skripsi, skripsi, sampai terakhir adalah gladi resik untuk persiapan wisuda pun gue masih ingat setiap momen-momen seru tersebut. Terakhir, gue ingin mengatakan selamat untuk angkatan 2013 yang telah menempuh 4 tahun dalam mencampai gelar sarjana yang kita idam-idamkan dari awal kuliah. Selamat untuk gelar S.Hum., kita dan nilai terbaik yang telah kita torehkan. Terima kasih untuk momen kebersamaan kita dalam menempuh dunia perkuliahan ini secara banyak cara, banyak tawa, banyak momen seru, dan juga banyak kerja sama. Mari kita persiapkan diri kita untuk menempuh dunia kerja berikutnya dan sukses dalam karir kita kedepannya! Sampai ketemu di momen kebahagiaan kita semua, yaitu di wisuda nanti..
Foto kebersamaan BBI Angkatan 2013 dengan Mr. Ardi dan Mrs. Murni yang akan
mengikuti prosesi Wisuda XXVIII UBM yang diselenggarakan pada 15 January 2018 nanti.

Friday, December 29, 2017

UBM di Mata Kampus Lain itu...

Ada hal yang menarik ketika gue sedang browsing di internet saat sedang bersantai. Well, browsing bisa dikatakan udah kayak seperti makanan gue sehari-sehari. There is no day without browsing on the internet! Ibarat kayak internet ini adalah sebagai jendela dunia gue yang bersanding dengan sebuah buku dikala zaman sebelum digital. Iseng-iseng mem-browsing di internet dan saat sedang galau karena teringat dunia perkuliahan, gue menemukan satu hal yang sangat menarik! Penemuan ini bukanlah tentang yang berbau negatif, horror, or things like that yaa.. Ini adalah cerita ketika tentang lomba Bahasa Inggris tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Dan di tahun 2017 ini, perlombaan tersebut bertajuk 'The 21st ALSA National English Competition'. Ini bisa dibilang suatu perlombaan Bahasa Inggris yang cukup presitigius se- Indonesia lho guys! Lomba yang diikuti oleh berbagai sekolah tingkat SMA dan pastinya oleh berbagai kampus negeri maupun swasta yang turut ikut berpartisipasi dalam perhelatan perlombaan ini.

Sekilas dari nama saja mungkin kalian sudah bisa menebak siapa saja yang mengikuti perlombaan disini. Yup! Dikarenakkan yang menyelenggarakan adalah dari Fakultas Hukum dan tentunya dari ALSA (Asian Law Student Association) UI, bisa kalian bayangkan jurusan apa yang kebanyakan berpartisipasi dalam event tahunan ini bukan. Hukum! Ya, jurusan atau fakultas Hukum lah yang cukup mendominasi peserta di event lomba ini. Tapi, meskipun mayoritas berasal dari Fakultas Hukum, masih ada juga yang mengikuti event ini yang berasal dari jurusan lain dan salah satunya adalah dari kampus gue sendiri yaitu UBM. Seperti yang kalian ketahui bahwa jurusan gue sendiri adalah bukan Hukum melainkan Bahasa & Budaya Inggris a.k.a Sastra Inggris. Yaa biar kata gelar lulusan gue juga mungkin mirip dengan lulusan S.H (Hukum) (ngarep) dan gue sendiri adalah S. Hum (Humaniora), tapi gue dan teman-teman tetap bersemangat untuk ikut event ini. Terhitung gue sudah 3x mewakili UBM dalam event tahunan perlombaan Bahasa Inggris ini. Ohh iya, just information, kalau di event ada beberapa bidang kategori perlombaan yang bisa diikuti seperti Spelling Bee, Battle of Brains, Speech, Newscasting, Debate, Story Telling, dan Paper Presentation. Untuk kampus gue sendiri, kita biasa mengirim ke beberapa bidang lomba seperti Spelling Bee, Newscasting, dan juga Battle Of Brains yang notabene merupakan kategori yang gue ikuti. Begitulah penjelasan dan juga cerita singkat mengenai event perlombaan ALSA National English Competition ini.

Lalu, apa hubungan nya dengan judul topik diatas? Eittss.. Disini laah intinya! Seperti yang gue jelaskan diawal tulisan bahwa gue menemukan sesuatu yang mengenai perlombaan ini dan juga kampus gue, khususnya jurusan sendiri. Saat sedang mem-browsiing dan galau karena ada 1 email ayng gue terima tentang invitation to join The 2018 Asian English Olympics, galaulah gue karena teringat masa-masa kuliah dan juga masa-masa lomba mewakili kampus gue. Karena kegalauan itu, gue secara iseng browsing dengan keyword 'alsa ubm undip ui'. Kenapa gue browsing dengan keyword itu? Hal itu dikarenakkan saat Final lomba BoB (Battle of Brains) kemarin, 3 kampus inilah yang maju di babak final dengan result UNDIP di peringkat 1, UBM peringkat 2, dan UI di peringkat 3. Singkat cerita, di hasil pencarian gue via om Google, gue menemukan satu hal menarik di tagline paling atas yaitu di website FH UNDIP. Setelah gue baca, gue cukup kaget! 'Wah, kampus gue masuk berita di portal kampus lain nii," di dalam hati gue berkata seperti itu. Rasa bangga dan senang pun menjadi satu perasaan gue. Gue merasa bangga karena nama UBM dan jurusan BBI UBM bisa tercatat gak cuma di kampus sendiri, tapi bisa tercatat bahkan dikenang sama kampus lain lho.. Bagi kalian yang penasaran apa sii isi beritanya, kalian bisa lihat beritanya dibawah ini yang telah gue capture di bagian di mana nama UBM disebutkan.
Sumber: http://lpmgemakeadilan.fh.undip.ac.id/2017/04/20/delegasi-fakultas-hukum-undip-raih-juara-1-battle-of-brains-the-21th-alsa-national-english-competition-alsa-lc-ui/

Begitulah sepenggal isi berita yang diberitakan dalam website tersebut. Cerita diatas yang gue lansir langsung dari website tersebut merupakan saat gue sedang dalam ruangan lomba Battle of Brains melawan UNDIP dan UI. 'Wow! Gak kebayang gue dan tim gue bisa memberikan perlawanan yang berarti buat kampus besar sebesar UNDIP dan UI!" Begitulah di dalam gue berkata. Rasa bangga, senang dan terharu pun terasa di dalam diri gue. Gak cuman bisa terpampang di kampus UBM sendiri, tapi di kampus lain juga sebesar UNDIP lho. Masih tetep gak nyangka kalau yang merupakan lomba terakhir gue dalam mewakili UBM bisa lebih berkesan lagi seperti ini. Kalau seperti ini terus, bagaimana gue bisa 'mup on' dari dunia perkuliahan yang seru dan juga asik itu? Gue pribadi masih berasa berat untuk sadar kalau gue sudah menyelesaikan studi gue di UBM, tinggal menunggu wisuda, dan sudah memasuki dunia pekerjaan yang keras. Apapun yang gue rasa, ini bisa menjadi sebuah cerita kelak untuk teman-teman bahkan anak-cucu gue (amin!) kelak sebagai pengalaman yang sangat berguna kalau sebuah kampus kecil di Jakarta bisa memberikan perlawanan yang sengit dalam perlombaan besar dengan melawan kampus besar sebesar UNDIP dan UI.. Sungguh sebuah cerita yang sangat berkesan..

Sunday, October 29, 2017

Menjadi Pembicara? Seru!

Di bulan Oktober ini, ada pengalaman seru yang gue alamin! Pengalaman ini masih tetap berhubungan dengan dunia perkampusan dan juga perkuliahan, even I already finished my study on my campus. Ini hanya sebuah postingan singkat tentang bagaimana menjadi seorang pembicara yang diundang oleh suatu acara. Jujur, gue dari dulu belum pernah sama sekali diundang untuk menjadi seorang pembicara lho. Really? Yes! Gue selama ini justru hanya sebagai penonton atau sebagai pengamat dari sebuah acara yang mengundang para pembicara a.k.a speaker. Dan setelah gue diundang oleh pihak kampus gue yaitu UBM menjadi speaker dalam acara Parents Gathering kemarin, yang gue rasain adalah... "Oh, jadi begini rasanya jadi speaker tohh.. Cukup tegang juga yaa," di dalam hati gue berkata.

Anyway, ceritanya dimulai ketika akhir September lalu ketika tim Marketing Event UBM meng-contact gue untuk menjadi tamu dan speaker saat acara Parents Gathering yang diadakan oleh UBM di tanggal 14 Oktober 2017 silam. Saat tim tersebut meminta gue untuk membantu mereka dalama acara Parents Gathering untuk menjadi speaker, gue langsung bilang bisa dan membuat jadwal agar bisa menjadi speaker untuk acara tersebut. Oh iya untuk acara ini sendiri, gue diminta oleh tim UBM untuk memberikan testimoni serta pengalaman - pengalaman yang telah gue jalani di UBM ditambah dengan pengalaman berbagai lomba plus lomba yang telah gue menangkan untuk jurusan gue dan UBM. Jadi, untuk acara tersebut gue jadinya menjadi mawapres (Mahasiswa Berprestasi) karena telah membawa UBM menjadi juara dalam lomba nasional. Selain itu, gue juga menceritakan berbagai pengalaman dalam berorganisasi khususnya pada saat gue menjabat sebagai Koordinator Bidang Perlombaan untuk HMJ BBI UBM.

Setelah menunggu beberapa hari, dan tibalah waktunya untuk menjadi speaker. Tepat pada hari Sabtu tanggal 14 Oktober 2017 kemarin, acara tersebut dimulai di The UBM Premiere Class saat pagi hari. Gue lalu bertemu dengan tim yang sudah meng-contact gue lalu gue dipersilahkan duduk. Btw, acara Parents Gathering yang diselenggarakan oleh Universitas Bunda Mulai merupakan acara yang diperuntukkan untuk mempromosikan kampus beserta terdapat berbagai acara seperti sesi tanya jawab, campus tour, dan juga pendaftaran langsung calon mahasiswa/i yang akan menjadi mahasiswa/i UBM. Acara ini juga dihadiri oleh para orang tua beserta murid-murid SMA dari berbagai kota dan sekolah. Setelah mendengar penjelasan mengenai UBM oleh tim dan menonton beberapa video cuplikan mengenai "What is UBM and What we do?" yang berisikan mengenai berbagai acara yang diselenggarakan oleh UBM plus beberapa foto mawapres yang telah memabwa UBM menjadi juara di berbagai perlombaan, mulailah sesi gue. Btw, dalam video cuplikan tersebut, gue melihat ada foto Ramon yang juga dipampang dalam video tersebut sebagai mawapres. Anyway, Ramon is my classmate and he is also my team member for several competitions.

Nah, saat sesi gue dimulai dan akan memberikan testimoni serta tanya jawab oleh pembawa acara, gue merasakan cukup gugup juga yaa karena this is my first time being a spaker. Rasanya yaa more or less seperti gue akan mengikuti sebuah lomba atau mau presentasi paper di depan dosen. Well, gue tarik nafas sejenak untuk meredam rasa nervous tersebut dan here we go! Kenapa gue nervous? Yupp, gue nervous karena gue takut aja menyebutkan or berkata yang malah bisa membuat citra kampus gue menjadi jelek karena acara ini kan ibarat sebagai ajang promosi UBM untuk menjaring mahasiswa/i baru. "Oke, I'll do my best," dalam hati berkata. Dimulailah sesi tanya jawab sampai setengah jam, Disitu gue menjelaskan kesan nya selama menjadi mahasiswa UBM, menceritakan pengalaman lomba sampai jadi juara dalam lomba nasional, serta pengalaman saat masih menjabat dalam organisasi. Semua gue jawab based on my experiences as well. Signkat cerita, selesailah sesi mawapres dari gue dan selang beberapa lama pun, selesai juga acara tersebut.

Dari pengalaman tadi yang gue dapat adalah seru dan pastinya bisa menginspirasi teman-teman SMA yang nantinya akan memasuki dunia perkuliahan maupun yang yang akan menjadi mahasiswa/i UBM nantinya. Gue berharap generasi-generasi selanjutnya yang akan menjadi keluarga bagian dari UBM dapat berkontribusi untuk kemajuan UBM sendiri agar UBM bisa menjadi kampus yang makin dikenal baik nasional maupun internasional tentu dalam hal positif or prestasi yang dicapai (Amen!). Dan dari gue pribadi sendiri, menjadi seorang speaker dalam acara tersebut merupakan pengalaman yang seru dan juga jadi pengalaman yang tak terlupakan. Yupp, selain bisa menginsipirasi orang lain lewat prestasi dan pengalaman, gue juga sembari belajar menjadi Public Speaker yang baik. Semoga saja gue bisa menjadi Public Speaker seperti yang diajarkan oleh Mr. Lambok saat semester 3 or jika dalam bekerja nanti bisa menjadi seorang Public Relations yang baik seperti yang diajarkan oleh Mrs. Becky saat kelas English for Public Relation semester lalu. Who knows I can be a good at public speaking or as a public relations officer in the future...

Thursday, August 31, 2017

Tercapainya Gelar S. Hum!

Bersyukur! Yupp, itulah kata yang hanya bisa gue panjatkan ke Tuhan YME. Tanpa ada kata - kata yang cukup membendung perasaan senang, bahagia, bersyukur, dan semua hal yang bisa diucapkan. Setelah cukup berpusing ria dengan skripsi selama beberapa bulan, and thank God I can achieve it! Sudah bisa dipastikan bahwa nama gue akan menjadi semakin panjang dengan gelar tersebut, but so proud to have it. Betull sekali, nama gue akan menjadi Christopher Setiadi, S. Hum., setelah menyelesaikan thesis defense a.k.a 'sidang skripsi' beberapa waktu lalu, lebih tepatnya pada awal bulan Agustus kemarin. Dan ada cerita disaat - saat gue sedang menunggu jadwal sidang skripsi tersebut. Mulai dari perasaan khawatir, deg - deg'an, takut, bercampur excited semuanya beraduk menjadi satu seperti nano - nano.

Perasaan itu dimulai ketika jadwal sidang skripsi untuk jurusan gue yaitu Bahasa & Budaya Inggris telah keluar dan terpublikasi di portal mahasiswa UBM. 'Wahh, udah keluar aje nii,' di pikiran gue berbicara. Dengan rasa penasaran dan juga deg - deg'an, gue klik lahh tombol download untuk men - download dan juga melihat jadwal sidang skripsi tersebut. Iyakk, download berjalan dan selang beberapa menit file yang telah didownload telah berhasil. Tanpa pikir panjang, gue buka file nya untuk melihat kapan waktu sidang skripsi yang akan gue tempuh. Tap! Gue buka dan gue cermati satu - satu daftar nama mahasiswa yang akan mengiktui sidang skripsi tersebut. Scroll ke bawah.. dan trus scroll, sampai pada akhirnya gue menemukan satu hal! Yapp! My name is on there! Dengan cermat gue lihat kapan dan dimana sidang skripsi yang akan gue hadapi di depan mata tersebut. Oke, gue mendapatkan jadwal sidang skripsi pada hari Kamis, 3 Agustus 2017 jam 10:00 sampai 10:50 di ruang 405. Hemm, termenung sejenak setelah melihat jadwal tersebut.. 'Oke, siap!', di dalam diri gue berkata. 'Gue bisa dan gue pasti bisa menghadapinya!', dengan semangat seperti pejuang '45 yang akan menuju ke medan perang lawan penjajah gue bersemangat. 'Baiklah, mari kita persiapkan peperangan ini dengan sebaik - baiknya dan juga terstruktur dengan rapi', gue berkata lagi di dalam hati bak seorang prajurit yang akan menyelesaikan sebuah misi yang amat penting. Sambil sembari menunggu jadwal gue sidang, gue datang ke kampus untuk memberikan support untuk para sahabat seperjuangan gue yaitu tim Mollers. Oh iya, di hari pertama ada Anne dan juga Ramon yang akan menghadapi sidang skripsi. Disusul di hari kedua ada Ricky dan juga gue sendiri yang kebagian jadwal sidang skripsi di hari tersebut, dan yang terakhir ada Evi, Eka, dan juga Lisa yang mendapatkan jadwal di hari terakhir. Singkat cerita dan waktu semakin dekat, semakin berdegup kencang perasaan dan hati ini (apasii..), karena sidang skripsi tersebut. Gue mencoba buat melakukan berbagai hal yang bisa buat gue enjoy dan juga relax seperti mendengarkan beberapa lagu, browsing, dan juga lain - lain supaya bisa tidak terlalu stress karena sidang skripsi tersebut.. Yeah, I try those things so I can face it will calm and also with a positive idea!

Beberapa hari berlalu dan tibalah saatnya! Saatnya telah tiba untuk berperang ide dan juga pemikiran untuk memaparkan apa yang telah gue buat selama beberapa bulan ini dengan dospem gue. 'I'll give my best to pass this thing!', dengan semangat gue berkata di dalam hati. Nahh, pada hari gue sidang ini yang menguji adalah Mr. Alvin, Mrs. Murni, dan juga Ms. Maria. Wahh, gue cukup positive dengan para penguji tersebut karena gue sudah bertemu dan juga pernah diuji oleh beliau - beliau tersebut di semester- semester sebelumnnya. 'Oke, I'm ready!', gue berkata sambil memasuki ruang sidang skripsi. Dengan mengucap God bless, gue mulai memaparkan skripsi gue di depan para penguji. Setelah sesi presentasi, tibalah sesi Q & A dimana para penguji akan menanyakan beberapa hal mengenai topik yang telah kita buat. 'Ok, this is it,' sesi dimana gue akan men - defense apa yang sudah gue kerjakan. Satu pertanyaan berlalu, dua pertanyaan, lalu ketiga dan seterusnya gue jawab di depan para penguji. Lalu pada akhirnya, 'Ok, we think that's all. You may wait outside to get the result', para penguji berkata demikina. 'Fiuhh finally I can face it,' sambil mengelap keringat yang mengucur di kepala gue keluar ruangan dan menunggu hasil sidang skripsi tersebut. Beberapa menit berlalu gue menunggu di depan ruangan dengan perasaan yang tak karuan, yaa seperti gue menunggu hasil kelulusan ketika sekolah dulu. Perasaan yang udah entah apa namanya bermunculan untuk menunggu hasil tersebut. 'Please go inside,' para penguji memberikan sinyal untuk gue masuk ke ruangan. Semakin berdebar ini hati untuk mengetahui hasilnya! Perlahan gue perhatikan dan juga dengar baik - baik masukkan serta komentar dari para penguji sampai akhirnya statement itu keluar. 'Christopher, you passed,' ketua penguji gue yaitu Mrs. Murni berkata. 'Really? For real?', di dalam hati gue bertanya - tanya. Yes it is real and it's not a dream! Gue hampir mengeluarkan air mata setelah mendengar statement tersebut saking bahagia nya! Setelah itu, kami (gue, Ricky, dan Kelvin) bersalaman dengan para penguji dan mereka berkata 'Congratulations!' Thank God I can face it, and the firsth thing that I do is calling my mom. 'Mom, I passed and now my name is Christopher Setiadi S. Hum.,' I said to my mom. Dengan sukacitanya my mom said 'Puji Tuhan, anakku sudah jadi sarjana.' Mendnegar hal itu, gue pun ikut bangga karena bisa membahagiakan orang tua gue yang telah bersusah payah menyekolahkan gue sampai saat ini. Setelah menelpon my mom, then I take a pictures with friends to celebrate it. What an unforgetable moment in my life!

After the stories that I wrote above, I want to said that I am grateful and thank to God that I can pass it with a good score. Next to my parents which is supporting me until this days. I am also would like give my appreciate to Ms. Magdalena Kartikasari for guiding me making my thesis and her support to us for thesis defense. I also would like to give my appreciate for the examiners which are Mrs. Murni, Ms. Maria, and also Mr. Alvin for the time during the thesis defense. Last but not least, to my Mollers team (Ramon, Lisa, Ricky, Eka, Anne, Tracy, Evi) for their support for me at all time.
With Ms. Magdalena Kartikasari, she is my supervisor for Literature Studies.


With the examiners, Mrs. Murni (center) and Mr. Alvin (right).


Wednesday, April 12, 2017

The 21st ALSA National English Competition 2017

Hi guys, apa kabar? Wow, it's being a very busy week for me. Yes, my schedule is full and also hmm, got a less of rest. Dan alhasil, mata panda ini muncul dan juga kurang nya fokus karena cukup sleepy dalam menjalani (hmm mungkin butuh aqua?). Well, dalam minggu ini, gue sendiri berkutat dengan salah satu lomba tingkat nasional yang cukup prestigius di Indonesia. Lomba yang skala nya ini terbilang cukup wah dan dengan total hadiah yang terbilang cukup besar, menghasilkan berbagai sekolah dan universitas se-Indonesia untuk berpartisipasi dalam event ini yang diadakan oleh ALSA LC Fakultas Hukum Universitas Indonesia. By the way, dalam event ini, gak cuman untuk universitas or varsity aja kok kawan, tapi teman-teman dari sekolah menengah atas a.k.a high school juga berpartisipasi dalam lomba ini. So, how about myself that participated in this competition? How about my campus UBM in this competition? Well, here is the brief story... Check it out!

Setelah gue memberikan sedikit informasi mengenai ALSA National Competition, untuk tahun ini, acara tersebut sudah memasuki yang ke 21. So for this year, it will be The 21st ALSA National Competition 2017. Acara yang diikuti oleh high school and university all around Indonesia ini, merupakan sebuah perlombaan bahasa inggris / English Competition yang cukup prestigius di tanah air. Dari Sabang sampai Merauke, seluruh siswa/i dan mahasisa/i terbaik dikirim oleh institusi nya masing-masing. Di 21st ALSA National Competition 2017, ada beberapa kategori perlombaan yang bisa diikuti seperti Spelling Bee, Battle of Brains (cerdas cermat), Debate, Speech, Paper Presentation, Story Telling, Newscasting dan E-Mun. Tentunya, semua perlombaan ini menggunakan Bahasa Inggris yaa kawan. It's a good opportunity for you to know your skill in English by joining this competition!

So, bagaimana dengan gue sendiri? Bagaimana dengan UBM? Well, of course we joined up as well. Honestly, this is my third time representing BBI UBM in the category of Battle of Brains. Faktanya, di tempat ini adalah tempat pertama gue or my first time mewakili jurusan gue di beberapa perlombaan skala nasional. Tahun gue pertama ikut lomba adalah pada tahun 2014, lalu yang kedua pada tahun 2015, dan pada 2017 ini adalah tahun ketiga gue mengikuti lomba ini. Untuk UBM senditi, tahun ini kita mengirim 2 team untuk BoB, 1 perwakilan untuk Speech, dan juga 1 perwakilan untuk Spelling Bee. Team pertama BoB adalah UBM A yang terdiri dari gue, Alfonsus, dan Ramon dan untuk team kedua BoB adalah UBM yang terdiri dari Chrisia, Sandy, dan juga Felyani. Lalu, Speech diwakili oleh Ocatvia dan untuk Spelling Bee sendiri diwakili oleh Kinanti. Well, di sini seperti hanya gue dan Ramon saja yang terlihat tua because in fact, just we both are from the 8th semester. Tapi, hal itu tidak menghalangi kita untuk sharing dan juga having fun together dengan yang lainnya. Ok, acara dimulai dengan TM (Techincal Meeting) pada hari Kamis, 6 April 2017. DI TM ini, kita dapat briefing mengenai lomba dan juga pengundian posisi untuk round 1. Karena gue partisipasi dalam BoB, so the story will be focused on the Battle of Brains itself. Nah, pada TM itu, dimulailah pengundian dan wow! Team gue, UBM A berada satu team dengan FH UI dan juga Sekolah Tinggi Keimigrasian. Cukup kaget dan shock karena melawan tuan rumah di awal tapi well, we should be ready for that. Untuk team UBM B berada satu team dengan UNDIP dan satu lagi gue lupa dengan siapa team nya (sorry..) Ok, TM has done and the battle will begin..

First round is start at Saturday, 8th April, 2017. Jadwal gue berlomba adalah siang menjelang sore sekitar jam setengah 3 sore. First round di pagi hari diikuti oleh UBM B. Selagi menunggu, team gue menunggu di kantin. Waktu berjalan dan team UBM B datang, lalu mereka bercerita soal lomba tadi. Too bad that they can't go through the semi final. Team UBM B berada di posisi 2 dibawah UNDIP yang berada di peringkat 1 grup. Lalu, untuk Speech juga belum beruntung ke semi final. Well, meskipun upset because several of our friends are stop on this day, but we have to focused on our competition. Tak berselang lama, it's our time to start our turn. Masuklah ke ruangan kita lomba. Di hari pertama lomba, gue hanya bisa berdoa dan berserah pada Tuhan dan juga main lepas aja tanpa ada beban. Lomba oun dimulai dan dalam lomba babak pertama ini, team gue cukup berkompetitif dengan tuan rumah. Dan alhasil, skor kita sama dengan total 360, so we have to answer one extra question to through the semi final. Dengan rasa deg-deg'an, gue mencoba buat sabar dan juga fokus pada pertanyaan. Nah, pas pertanyaan dilontarkan, dengan cepat gue pencet bel karena gue tau jawaban nya! Dan, wow! We made it, team UBM A tembus ke semi final! Rasa senang dan bahagia pun datang, dan kita harus persiapin diri untuk semi final nanti.

Second day, it's a semi final day. Semi final dilaksanakan pada hari Minggu, 9 April 2017. Disini, gue melawan team UI C. Luckily, there are just two teams on there, so we have a bigger chance to win! Well, di semi final ini, gue berdoa dan berharap bisa berlomba dengan baik. Dan juga, kalau kita bisa tembus ke final round, it's a gift from God, di dalam hati gue berkata seperti itu. Lomba pun dimulai dan berjalan tampak lancar tanpa kendala. Waktu berlalu dan time's up! Dan lagi lagi gue surprise dan shock karena we made it again! We through to final bro! Gue dan team gue merasa it's just like a dream man! Setelah itu, kita kasih info ke Mr. Alvin kalau kita tembus ke final. Oh iya, pada semi final ini, dosen yang membimbing kami adalah Mr. Alvin. Mr. Alvin juga memantau Kinanti dalam Spelling Bee. Tapi, kebahagiaan kami terasa kurang karena Kinanti sendiri harus terhenti di semi final round. Well, we have to keep our spirit up! "Focus and you are already a winner", Mr. Alvin said. Meskipun kita waktu itu belum tahu siapa lawan kita di final, tapi kita harus optimis kalau kita bisa dan bisa membawa nama BBI UBM di kancah nasional.

Final day! Yes, it's final day and final round for BoB! Final round diselenggarakan pada hari Selasa, 11 April 2017 di ruang E202. Well, honestly, we feel our tense today. Kita cukup tegang karena ini final round! Yes, masih berasa kayak mimpi bisa berada di final round dalam lomba yang skala nya cukup besar seperti ini.. Time goes on, and it's show time! Lawan kita adalah UNDIP dan UI A. Wow, two states university man! "Tapi kita tidak boleh takut, dan harus optimis lalu berserah kepada Tuhan," dalam hati gue berkata itu. Lomba dimulai dan berjalan cukup kompetitif. Pertanyaan demi pertanyaan kita jawab satu per satu, sampai pada akhirnya selesai pada pertanyaan terakhir. Saat melihat score akhir, kami bertiga cukup shock karena kita berada di posisi kedua. Yes, 2nd round! Thank God! Kita bisa merebut juara ke 2 dalam kategori BoB Varsity! Untuk juara pertama diraih oleh UNDIP dan juara ketiga diraih oleh UI A. Wow! Wow! Thank God! Tak henti-henti nya kami bersyukur atasberkat yang Tuhan berikan. Dan di hari itu juga, pada malam harinya, pembagian piala dan sertifikat juga dilakukan di auditorium. Setelah itu, kami pulang dengan rasa bersyukur dan bangga karena bisa membawa piala juara 2 dari lomba yang skala nya besar dan presitgius se-Indonesia.

From the story that I have been told above, I want to said that this is my last competition to represent BBI UBM in several national competitions. Setelah beberapa tahun mewakili UBM di beberapa lomba nasional, now it's time to retired. The important thing is thank God that I can give a sweet last gift for my campus and especially my department itself. Dari perlombaan terakhir yang gue ikuti ini, gue berharap kalau temen-temen BBI UBM yang lainnya, terutama temen-temen junior BBI UBM untuk bisa melanjutkan tongkat prestasi ini yang gue dan beberapa temen gue berikan untuk BBI UBM. Gue juga berharap kalau angkatan berikutnya bakal memberikan piala dan juga prestasi lainnya untuk BBI UBM, agar jurusan dan juga kampus kita bisa lebih dikenal di kancah nasional atau syukur-syukur nya di kancah internasional (amin!). Maju terus Bahasa dan Budaya Inggris UBM!

Monday, April 3, 2017

Pertaruhan Terakhir

Hi guys, apa kabar? I hope you guys well! What's up everybody? Gimana nii dengan tahun yang baru ini? Gak kerasa udah bulan April di tahun 2017 ini. Udah bulan ke-4 saja bro sis! Anyway, gimana juga dengan kesibukan kalian akhir-akhir ini? Well, me personally being busy on my final project.. Yeah, final project... Suatu hal yang menjadi biggest thing for every student in university~ Oke, dalam posting kali ini, gue mau cerita sedikit tentang my final project dan juga apa sii yang gua lakuin sekarang ini dengan project ini a.k.a Skripsi hmm.. Dan, judul "Pertaruhan Terakhir" diatas dimaksudkan bukan hal-hal yang negatif ya, itu hanya sebuah kiasan untuk menggambarkan situasi dan kondisi untuk menuju suatu hal di penghujung jalan lho. Tanpa perlu basa basi, here is the story~

Yupp, now i'm in 8th Semester.. The last semester which is one step closer to graduate (yey!). Tapii.. tapii, sebelum menuju ke sana, rintangan pun datang dan menunggu! Waitt waitt, sabar, ini bukan sejenis halang rintang yang ada di dunia nyata ya. Rintangan yang gue maksud disini adalah seperti teori, analisis data, sumber data, dan sebagainya lho. Yupp, membuat skripsi itu sii for me personally gampang-gampang susah, tapi itu based from my thought ya (mungkin temen-temen lainnya punya pemikiran yang beda). By the way, for my final project, I choose literature as my basic subject. Yep, literature a.k.a sastra dalam Bahasa Indonesia. Kenapa gue pilih literature? Jawaban nya cukup mudah kok, because I love it and also I understand it! Dan yang semakin memperkokoh pendirian gue untuk mengulas kesusastraan ini adalah karena gue pribadi sudah memikirkan topik ini semenjak semester 6 lalu, bahkan sudah ada pembicaraan atau ulasan singkat dengan dosen mengenati topik ini. Disini, gue mengambil topik pure sastra, tidak ada campuran dengan studi-studi lainnya ya.. Lho, maksudnya gimana tohh?? Jadi gue mengambil topik yang bahasan nya hanya dengan 2 subjek which is Film and Novel.. Wahh seru dong, bikin skripsi sekalgus nonton film atau baca novel gitu?? Basically yes of course, tapii.. ada tapii nya lhoo, I have to work twice. Betul banget, gue harus bekerja 2x dikarenakan gue mengambil topik adaptasi novel ke film, jadi yaa kerjaan gue cuman analisis film dan novel, again.. again.. and againn.. But it is an interesting thing to do, if you like literature or anything that related with a literary works. Ibarat mengerjakan tugas, tapi ada selingan nonton film nya (lumayan buat refreshing). Sebenarnya, ulasan skripsi seperti ini itu sudah cukup familiar di kampus-kampus ternama seperti di Universitas Indonesia sebagai contoh. Yupp, "UI is a heaven of literature" my lecturer said. Lalu, apa sangkut pautnya dengan UBM? Well, di UBM belum ada skripsi tentang ini masbro.. Cukup disayangkan bukan? So, another reason is I want to make something new for my beloved campus, or at least for my department. "Wihh, keren tujuan nya lau sob", people said to me. Terlepas dari apa yang orang lain bilang dan semua alasan itu, tujuan gue sii sebernarnya supaya ada yang baru aja gitu di perpustakaan (haha!), tapi dengan niat dan tujuan yang baik kok untuk memperkaya pengetahuan, terutama sastra di jurusan gue..

Nahh, lalu apa tujuan nya dengan "Pertaruhan Terakhir" gue? Well, it is about to get a Bachelor Degree of Humanities a.k.a S.Hum / Sarjana Humaniora! Gue mempertaruhkan seluruh jiwa, raga, pikiran, dan imajinasi (huehehe) untuk bisa mendapatkan nya! Ini semua bukan hanya tentang satu pribadi, tapi menyangkut untuk kebahagiaan ortu yang udah menyekolahkan gue sampai sekarang (Thanks mom & dad), untuk dosen pembimbing gue yang telah membimbing gue dengan topik ini, dan juga rekan-rekan Simollers a.k.a my best friend consists of 8 heads hahaha. Skripsi ini adalah pertaruhan terakhir dan juga pertarungan terakhir untuk merebut gelar tersebut. Ditambah gue juga cukup berpacu dengan waktu dalam skripsi ini. Why? Lau dikejar-kejar tukang bakso sob?? Hahaha, well of course not! Dikejar waktu disini dapat diartikan bahwa gue juga pengen cepat-cepat kerja! Yup,, get some money for family, get new experiences, dan mungkin can take my Master Degree (AMEN!).. Sembari menyelesaikan skripsi, gue juga mencari-cari pekerjaan yang cocok dengan gue sii dan juga yang bisa mengaplikasikan apa yang sudah gw pelajari selama ini di kampus dalam jurusan gua, yaitu Sastra Inggris ini.

So, that is my short story about what I do now and also my story about what I want to get. I hope that I can finish this final project as soon as possible well and get the good result from it. So I can make my parents, and every person who support me can feel proud and happy! Okay, that's all from this my short story. Untuk temen-temen yang sedang berkutat, berjuang, berperang, atau istilah lainnya yang kalian sematkan dalam skripsi ini, gue pribadi menyampaikan semangat bro sis! Niat, optimis dan rajin itu perlu supaya cepat selesai, dan yang pasti berdoa kepada Tuhan supaya diberi tuntunan dan mendapatkan hasil yang baik. Semangat wahai para pejuang skripsi!

Saturday, September 10, 2016

Deciding the Translation, Busy time, and the Beginning of 7th Semester!

Hi guys, it's been a long time since my last posting. I really sorry for not post anything on the last recent months since my schedule was very busy enough. Well, how are you guys? I hope that you are all well. You guys maybe think what I'm doing in the last recent months or what are the activities that bring me to the busy time, right? Well, it is because at the last recent months, I was in 6th semester. Yes, it is the beginning of the las semester of campus life for me. In Indonesia, when we are in the 6th semester, people will call it someday as a "Senior". It is not an ordinary senior just like when you have your junior, no.. It's about you are almost ended up your campus life. So, before I tell you about this 7th semester that I now reach, let's tell the story about the last 6th semester, shall we?

In the 6th semester, my department which is English Language and Culture of Bunda Mulia Universirty, will separate the students into 2 majority. The majorities are Translation and Teaching. We just only have 2 majorities for this department nowadays. Me, personally, hope that later on there will be another majorities such as Literature or Linguistics if possible because it seems that there are several students that like with those 2 other majorities. So, what is my majority? Well, I'm taking Translation.  Why I take translation rather than teaching? Because I like translating something, and also learn another languages beside English. I'm not taking teaching because for me, teaching someone i hard, especially when you teach and it is wrong, you will wasted and it is dangerous. So, what is the subjects in Translation majority? There are 2 main subjects in this majority, one is Literary and Popular Translation, and the other one Movie Translation. Literary Translation is about translatin the texts such as from comics, novel, etc, while Movie Translation is about translating the movie, subtitiling, and dubbing. From those 2 subjects, I like Movie Translation rather than Literary Translation hahaha. It's because in Movie Translation, not only subtitling but also I can watch the movie itself (refreshing while doing the subject). Oh, by the way, we had an final project from those 2 subjects and it is translating the books and subtitling the movie. For the final projects, I choose translating the "Beowulf" for Literary and "Furious 7" for Movie. Well, it is the projects that push me to have a lot of time to do that. But, the result is quite good for me. It is ebcause the main important for me is can passes those subjects or all subjects on those semester. Well, that is about the majority that I choose. So, what about the competition? Did I join the compeition on the 6th semester just like the other semesters before? Well, I just only joined 1 asian competition which is AEO (Asian English Olympics) held by Bina Nusantara University and I joined up for short story competition and 1 inter competition when Social Science Week held by my campus. Why I just only join for 1 asian competition? Well, because I saw the busy schedule and the assignments that considered me to just join in only one competition. The other aspect is since because on the 6th semester, I appointed as the Head of the Competition Division for ACES, so my job is decide the competition and the students who wants to joined up the competition with lecturers, and settle up the payment, etc for my department to joining the competition. But, for me that's okay because I can won the inter competition held by my campus and my department. I won the 1st rank for Battle of Brain competition with my team, Ramon Adianto (6th semester) and Vesalia (4th semester). The other thing that make me proud is I can brought 2 trophies for my department under my division that I lead. So, I'm not really disspaointed at ala because I can still myself andmake my department proud because we can won the competition itself.

That is about my activity in the last 6th semester, so how about this 7th semester? Well, it is more busy for me. I have to think more about one subject, Seminar on Research which is one step before the thesis on 8th semester later on. In this semester, the Translation subject that I got are Computer Assisted Translation and Introduction Interpreting. From now, I have to think what subject that I do later on my thesis. In this beginning of the 7th semester also makes me and my friends to have discussion more than the latest semester. All we do just talking about the topics, topics, and topics... But, anyway, that is the consequemce being the student in 7th semester. The time full of busy thing, always think about the topic, meeting with a lecturer about the topic and also for the assignment. Hope that me and my friends can pass this 7th semester well and can bring a positive thing for us to reach the thesis on the 8th semester.

Well, I think that's all about the story that I can give to you at this time. See you next time folks, and God bless!

Monday, November 30, 2015

Decision of The Subject

Hi guys! It's been a long month after I post something in this blog. Well, sorry for this very late post because the assignments is more insane at this time. Assignments are coming day by day and we suffer the fast time to make the assignments ready for collect to the teachers. By the way, are you feel the feelings just like I do? Let's say pressure, tired, or anything beacuse the subjects or tasks in your place? Well, I hope that we can suffer from the time that make us feel tired or anything kinda like that and passed all the things that we've already made with a best result.

Anyway, I've been applied my KRS ( in Bahasa is Kartu Rencana Studi). KRS is a thing or a list for next semester for us about what subjects that we will take. It seems that  it is just like a plan list of the subjcects. Let's talk about this one first before we talk about the major that I've been took for the next semester. There are 12 packet of KRS that campus are offer for us. So, we can choose which one that we will take for the next semester. There are different between the 20 KRS and 22 KRS, although the different is just the one subject. So it means that if you choose the 22 KRS, it just add the extra subject for you in the next semseter. I've been excited to apply the KRS itself. So, after I see all the packet of the KRS, I choose the KRS that contain  of the translation and Literature subjects.

Ohh by the way, in this packets of KRS. There are only 2 subjects that we can choose with the 2 additionals subjects. The main subjects are Translation and Teaching, and for the additionals subjects are Literature and Linguistics. Well honestly, I will choose Literature as the main subject and the additional one is Translation, but it is too bad that Literature is not the main subject. So, well I choose a packet of KRS that contains the subject of Translation and Literature. That packet that I've been choose also have an interesting subject for me. The subject is English for Journalist. I'm exicted too be a journalist, beacuse it seems that interesting if you can go somewhere and find the story and publicate it and you spread the knowledge, story or ideas for the peoples. So, after a thinking a little while to choose the packet of the KRS, then I choose that one that contains of Translation and Literature, and I hope that I can passed it and it is the best decision for me for the next semester.

Okay then, that is the short story for the decision of the subject for the next semester that I've been choose and apply it. Hope it is the best decision for me and also it is the best subjects or major for me then. Keep up the good work fellas! Stay healthy and shared a smile to the world! Dag! :)

Monday, April 27, 2015

Story of The ALSA National Competition 2015

This is about the story of The ALSA National Competition 2015 that I have been participated several days ago. Well for me, the competition for this year is more spectacular beacuse there are 700 delegates from many universities around Indonesia. This year, my campus, Universitas Bunda Mulia has send delegates to participate in the category of Battle of Brains (BoB) and Spelling Bee. For Bob, there are 2 teams and for Spelling Bee, there are 2 persons joined up. This is the names that represent UBM for the competition :

- Bob team A : Christopher Setiadi, Ramon Adianto, and Sarah Waturangi
- Bob team B : Evi Citra Dewi, Jovid Jonathan, and Claudia Desyntha
- Spelling Bee : Marianne Naftalia and Marchelli Pricilia

First day is for technical meeting and opening ceremony. All of the delegates meet up at the UBM Housing and we together go to the UI with train due transportation for us from campus is not available for that day. So, at the morning, the story start when we go to UI with tarin. It is very fun at the train in the morning. This is the first time for Marchelli using train and this is my second times using train since I'm at the third class in the junior school. The situation of the train is not really crowd, so we can sit on the train, chat and enjoying the view from the train together. At the 7 in the morning, we arrived at the UI station. We walk together to the Faculty of Law. After we arrived, we re - regist ourselves and sit together at the bench to wait for the opening ceremony. When the opening cermony begin, we sing our national anthem "Indonesia Raya" and watch several traditional dances and also several traditional songs. After that, due the technical meeting is on the afternoon, we take our breakfast at the canteen. We order several foods such as fried chicken, hamburger, and noodle. The campus gives us money to use it for our breakfast, lunch and also for our transportation. Time goes on and the afternoon come. The technical meeting is start. For the technical meeting of Bob, we see several rules and also several rounds for the competition itself. And, the technical meeting also for draw the team to which group they will stand. And after the draw, I got group that contains of UPI team B and also Unair and for the UBM team B got Upan and UPI team A. Wow, we surprises for the result of that draw itself. After the techincal meeting, we go back to Jakarta with the train to the destination of Jakarta Kota station. We reach the Jakarta Kota station around a hour and when we arrived on there, we luckily got the campus bus, so we can go back to campus easily and free. How lucky we are! After we reach the campus, we go home and take a rest for the competition.

Secon day, it is the day for Battle of Brains (BoB) competition. The team A and also team B go to the UI with a car from campus and also Mr. Alvin's car. Mr. Alvin and Mrs. Suwarni will with us to accompany the teams during the competition. And also, Ricky, Marianne and Tracy joined us to be our supporters. The team A go with Mr. Alvin's car and for team B and the supporters go with the campus car. We arrived at the UI and wait for the re - registration at 10. While we waiting for the re - registration, we take our breakfast on the canteen again. The time is come. we re - regist and enter the room for the competition. The team A and team B separated in two room.  Ricky and Tracy watch and be a supporters for team A and Marianne and Mrs. Suwarni watch and be a supporters for team B. Because I joined up in the Team A, I just give you a story from my room. The competition is start and I feel the pressure condition of the competititon and also for every rounds itself. There are several rounds like Jumble Words, Jumble Paragraph, Kill or Be Killed and the last one is Overkill. For the Jumble Words, we lost 2 points and for the Jumble Paragraphs, we lost at least 3 points. The round of 'Kill or Be Killed' is begin. It is the tough round. Every participants can kill other opponents participants and save their teams member if the persons has been killed. Ramon has been killed by UPI team B but I save him later. After that, it seems UPI team B and Unair are kill each other and our group are wait for the best time. After we wait for the good time, Unair lost all his member and lost at this round, after that we kill all the participants from the UPI team B and we won the round. The last round is come, UPI team B and Unair are still killing and decreasing each other. At the end, Unair has been defeated with the score 40 and next is our team, UBM team A got 120 points, and the winner is UPI team B with 220 points. Both of the teams from our campus didn't make it into the semi final. I'm very dissapointed and feel sad at that time but Mrs. Suwarni give us applause and said we did a good job. To cooling down our minds and our feeling of dissapointed, we buy an ice cream and spend our time a while before we go back to UBM. Before we go back, we take a picture in front of the faculty and after that we go back to our campus.

Third day, I didn't go the UI because I have been defeated last day and just the participants of Spelling Bee that goes to UI. Marianne and Marchelli are attend the Spelling Bee competition with Mr. Alvin with some supporters, Tracy and Flavianna. Both of them are reach the quarter final, but for the semi final, just Marchelli that she is reach the semi final. Marianne defeated at the quarter final. After the competition, their took some pictures at the faculty and go back to our campus.

Well, I'm still very disapointed because I didn't make it to reach at least to the semi final, but game is a game. Win or lose is common in the competition. I hope, next year I can participate in this competition again and I wish that me and my teams reach at least the semi final or maybe the final. Thank you for all the participants that represent Bunda Mulia University on this competition, good job everyone and we did well. Keep up the good work and keep your spirit for the other competition!

Sunday, March 22, 2015

Road to ALSA UI 2015 Competition

Goeden avond mijn vriend, how are you today? I hope you're in a good condition then. I'm sorry for late posting because I've been busy with the campus assignment and also preparation for the national competition. Now, I want to give an information about the competition that I will joined up with my teams to delegate our beloved university, Bunda Mulia University especially for our department, English Language & Culture Department. This the second time that I represent Bunda Mulia University at national competition. At this time, I'm choosen for the same category of the competition itself, just like a year ago. Yes, this is the second time that I've been choosen to joined up and help for the Battle of Brains team. Before I tell you the several names and its categories to represent Bunda Mulia University at the ALSA 2015 National Competition, let's talk a little bit about this competition itself. This competition regularly held by the Faculty of Law from University of Indonesia in Depok. There are several competitions that all the best from each delegates will fight hard to be a winner. The categories for the competitions are :

- Battle of Brains
- Spelling Bee
- Newscasting
- Story Telling
- Debate
- Speech

Last year, my campus send at least 9 persons to represent Bunda Mulia University to joining the competition. We represent for several competitions like Battle of Brains, Newscasting and Spelling Bee. Now for this year, we send at least 10 persons to represent UBM for the competition iteslf. The categories still same like a year ago. Unfortunately, we can't send the another two categories like Story Telling or Debate itself due for several reasons. It is a little bit different and quite interesting for this year that there are several of my friends are interesting to joining for the competition itself. There are 13 persons that want to join the competition itself. After the selection, here it is! The names and the categories that will represent Bunda Mulia University for ALSA 2015 National competition at University of Indonesia on April 23, 2015.

- Spelling Bee : Marchelli Pricillia and Marianne Naftalia
- Newscasting : Felix Veliando and Liana Lasimin
- Battle of Brains team 1 : Ramon Adianto, Sarah Waturangi, and Christopher Setiadi
- Battle of Brains team 2 : Claudia Desyntha, Evi Citra Dewi, and Jovid Jonathan

Congratulation for who has been selected to represent Bunda Mulia University for ALSA 2015 National Competition. We hope that all delegates are give their best shot and also fight hard for the competiton itelf. We have at least 1 month to prepare and practice hard to get the best result for us, especially for our beloved campus and department. That's all for the latest news for today. Fight hard for all the delegates and be a champion for the competition itself! Let's bring the trophies to our beloved campus!

What's New?

Kuliah S1 Lagi? Sampai Pilih Jurusan PJJ Ilmu Komunikasi di UNSIA

 Halo teman-teman semua, apa kabarnya? Apakah kalian masih semangat untuk belajar atau mempelejari sesuatu? Pastinya kalau yang sudah bekerj...

Popular Post