Pages

Search This Blog

Sunday, August 8, 2021

Achievement Unlocked! Tercapainya Gelar M.I.Kom!

Tidak ada kata-kata yang dapat mengisahkan betapa bahagia serta bersyukurnya gue ketika dapat mencapai suatu titik yang boleh dikatakan membanggakan. Tentunya semua orang pasti merasakan hal yang sama bukan? Dari hal tersebut, tercapainya gelar Magister Ilmu Komunikasi atau M.I.Kom adalah satu dari pencapaian yang telah berhasil dan itulah yang menjadi langkah awal untuk pencapaian-pencapaian lainnya.

 

Proses Yang Panjang Untuk Ikut Sidang Tesis

Untuk mencapai kesuksesan tersebut, ada banyak hal yang harus gue lewati secara bertahap agar dapat mengikuti sidang tesis. Bagi yang belum tahu tentang kisahnya, gue sendiri menjadi mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Persada Indonesia Y.A.I atau yang biasa dikenal dengan sebutan UPI Y.A.I dari tahun 2019 silam.

Ya pada tahun tersebut, gue memberanikan diri untuk mengambil kuliah lanjutan yaitu jenjang Magister (S2) yang mana hal itu bisa dikatakan sebagai salah satu langkah terbesar yang gue lakukan untuk saat ini.

Lantas, langkah apa yang menjadi suatu hal yang besar tersebut? Well, bisa dikatakan gue melanjutkan S2 gue di bidang yang bukan dari jalur ilmu S1 gue. Perlu diketahui bahwa gue S1 gue dulu adalah mengambil jurusan Bahasa dan Budaya Inggris (Sastra Inggris) dari Universitas Bunda Mulia atau yang dikenal sama masyarakat itu UBM.

Meskipun begitu, Puji Tuhan gue dapat menjalankan setiap matkul dengan baik. Gue bersyukur meskipun ada sedikit perbedaan, antara gue S1 dan S2 sekarang masih cukup linear karena sama-sama menitik beratkan komunikasi dalam aspek pelajarannya tersebut. Jadi, bisa dikatakan bahwa kuliah S2 ini bisa menjadi sebuah pelengkap dan penambah wawasan komunikasi gue saat S1 dulu.

Tentunya perbedaan ini cukup menjadi tantangan dimana pelajaran maupun mata kuliah yang diambil pun bisa berbeda dengan apa yang gue pelajarin saat S1 dulu. Namun, syukurnya secara perlahan gue dapat melewatinya 1 per 1.

Saat menempuh kuliah S2 ini, gue mengambil konsentrasi Komunikasi Bisnis dan Public Relation. Sebagai info, jenjang Magister Ilmu Komunikasi di UPI Y.A.I menghadirkan 2 pilihan konsentrasinya yaitu Komunikasi Bisnis dan Public Relations seperti yang gue ambil dan juga ada Komunikasi Politik yang bisa menjadi pilihannya.

Gue mengambil Komunikasi Bisnis sendiri tentunya tidak terlepas dari jenis pekerjaan gue yang diaplikasikan dalam urusan pekerjaan bisnis maupun korporasi setiap harinya jadi peminatan Komunikasi bisnis tersebut adalah yang gue pilih.

Selain matkul, publikasi jurnal internasional menjadi hal yang penting dan jadi salah satu syarat untuk mengikuti sidang tesis di Magister Ilmu Komunikasi UPI YAI. Sempat gue rada bingung dan memikirkan tentang bagaimana untuk publikasinya mengingat publikasi jurnal internasional itu cukup sulit dan memakan waktu yang cukup lama. Namun, bersyukur ketika gue dapat mempublikasikan jurnal internasional bersama dengan Ibu Ilona selaku dosen dan Mas Hafiz lebih cepat di IOSR sebulan sebelum gue sidang tesis. It’s a something that God prepare the way for me!

 

Sidang Tesis Online dan Tercapainya M.I.Kom

Nah untuk sidang tesis gue, lalu bagaimana untuk sidang tersebut? Untuk sidang tesis, bisa dikatakan sidang tesis gue ngeri-ngeri sedap hahaha. Lho, kok bisa bilang begitu? Ya, untuk sidang gue sendiri diuji oleh 3 penguji dan para pengujinya tersebut tentunya berkompeten dan detail di dalam pengetahuannya.

Untuk penguji 1 gue ada Prof Ibnu selaku Dekan FIKOM UPI YAI, penguji 2 ada Ibu Sri Desti selaku pembimbing 1, dan penguji 2 ada Ibu Siti Komsiah selaku penguji ahli. Tentunya para penguji tersebut mengingatkan gue pada sidang S1 gue dulu ketika gue diuji oleh Mrs. Murni, Mr. Alvin, dan Ms. Maria dalan siang skripsi yang mana suasana-nya sangat mirip.

Sempet down karena pengujinya bisa gue katakan cukup sulit, tapi gue harus tetap optimis dan yakin. Hal ini juga didukung oleh kedua dosen pembimbing gue yaitu Ibu Sri Desti dan Pak Sumardi dimana mereka menyatakan untuk ikut saja sidang dan yakin, tidak perlu memikirkan banyak hal agar cepat selesai.

Untuk sidang tesis gue, sidangnya sendiri dilaksanakan pada Senin, 2 Agustus 2021 dan dilaksanakan dengan cara virtual atau online yang diakibatkan oleh situasi pandemi COVID-19. Sidang gue dilaksanakan jam 10:30 pagi. Well, sidang pun dimulai dan ditonton juga oleh mahasiswa/i Magister Ilmu Komunikasi UPI Y.A.I.

Pertanyaan demi pertanyaan gue jawab, dan menurut gue pertanyaan dari Ibu Siti Komsiah cukup detail sehingga gue harus berusaha perlahan-lahan menjawabnya. Lalu ada pertanyaan dari Prof Ibnu yang lebih kepada strategi dalam penelitiannya, dan untuk Ibu Sri Desti sendiri lebih bertanya kepada teknikal penulisannya.

Berjalan hingga pukul setengah 1 siang, Prof Ibnu menyatakan bahwa gue telah lulus sidang tesis. Wow! Gue pun sempat kaget dan tidak percaya jika gue lulus sidang tesis dan bisa menyandang gelar M.I.Kom atau Magister Ilmu Komunikasi secara resmi dalam waktu dekat.

Tentunya setelah sidang tesis, gue pun pertama berdoa sama Tuhan karena berkatNya gue dapat menyelesaikan sidang tesis tersebut. Setelahnya, gue pun mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing gue dan terakhir gue memberikan informasi kelulusan sidang tesis kepada keluarga tercinta.

Setelah mengikuti sidang tesis, gue dinyatakan lulus sidang tesis dan dapat menyandang gelar M.I.Kom dari UPI Y.A.I.

Dengan gelar barunya ini, nama gue pun dapat berubah menjadi Christopher Setiadi, S.Hum., M.I.Kom. yang mana gelar-gelar ini pun bisa menjadi amanah serta menjadi awal dalam mencapai kesuksesan dan mengejar impian-impian yang ada dalam waktu dekat ini.

Monday, July 5, 2021

Publikasi Jurnal Ilmiah Internasional Done, Next is Thesis!

Jika berbicara mengenai perkuliahan S2 atau Magister, keseharian dalam dunia perkuliahannya tidak akan terlepas dari dunia ilmiah, riset, hingga melakukan penelitian-penelitian ilmiah yang berhubungan dengan latar berlakang pengetahuan yang diambilnya. Selain itu, penulisan tugas akhir berbentuk Tesis atau Thesis adalah syarat terakhir dalam melakukan penelitian ilmiah untuk mendapatkan gelar tersebut.

Seperti yang diketahui sebelumnya, gue saat ini sedang mengambil S2 bidang Ilmu Komunikasi di Universitas Persada Indonesia Y.A.I atau yang biasa dikenal juga dengan sebutan UPI Y.A.I. Tentunya untuk menjalankan kuliah lanjutan ini ada banyak tantangan yang harus gue hadapi demi mendapatkan gelar M.I.Kom sebagai gelar yang bisa berguna untuk masa depan kelak.

Nah sebagai salah satu syarat untuk membuat Tesis, kampus gue mengisyaratkan bagi mahasiswa/i magister untuk mempublikasikan jurnal ilmiah dalam skala nasional yang terindeks maupun dalam skala jurnal internasional yang berkompeten. Tentunya pada saat awal gue kuliah, gue rada harap-harap cemas untuk membuat jurnal dan mempublikasikannya tersebut.

Berjalannya waktu, gue beberapa kali berdiskusi dengan dosen-dosen gue di kampus dan bertanya mengenai cara untuk membuat hingga melakukan publikasi dalam jurnalnya tersebut. 1 Dosen, dosen berikutnya, dan dosen-dosen lainnya gue tanyakan agar gue bisa paham bagaimana untuk menyelesaikan salah satu persyaratan untuk Tesis ini sendiri.

Singkat cerita, gue pun mendapatkan kesempatan untuk membuat karya ilmiah jurnal internasional bersama Ibu Ilona sebagai pembimbing. Selain itu, Ibu Ilona juga mengajak teman gue di kelas lainnya untuk bergabung membuat karya ilmiah bersama dan tentunya bisa menekan biaya publikasinya tersebut karena untuk publikasi jurnal internasional memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dan akhirnya, gue mengajak mas Hafiz untuk sama-sama membuat jurnalnya tersebut.

Cover jurnal ilmiah yang kami publikasikan di IOSR.

Untuk pembuatan jurnalnya pun gue bisa bilang kami membuat dalam waktu yang cukup cepat mengingat kita harus mengejar tanggal sebelum penerbitan publikasi jurnal yang ditentukan oleh pihak penerbit. Dalam kali ini, kami memilih untuk melakukan publikasi di IOSR (International Organization of Scientific Research). Kami memilih IOSR karena prosesnya yang sedikit lebih mudah dan juga biaya publikasi yang cukup murah, yaitu hanya sebesar 75 USD atau sekitar Rp 1,1 jutaan saja jika dikonversi dalam kurs Rupiah sekarang ini.

Jurnal ilmiah yang kami terbitkan di IOSR ini berjudul The Influence of Word Of Mouth Communication Homecoming for Lebaran 2021 To Community Behavior in Complying With Health Protocol (Survey on Communities in the East Jakarta Region) dan di dalam jurnal ilmiah ini kami menggunakan teori Word of Mouth dengan pendekatan kuantitatif.

Setelah menunggu proses yang dilakukan oleh pihak IOSR, jurnal kami pun telah terbit dalam waktu hingga kurang lebih 5-7 hari proses yang ada. Dengan adanya karya ilmiah jurnal yang telah kami lakukan, tentunya bagi gue dan mas Hafiz sekarang bisa berfokus ke penyelesaian Tesis yang ada. And yup, 1 thing has done and now it’s time to finish the Thesis as soon as possible to get the Master’s Degree!

Jurnal ilmiah yang telah terpublikasikan di IOSR.

Nah bagi kalian yang penasaran dengan jurnal yang kami buat, kalian bisa mengunjungi alamat link berikut ini (link jurnal) agar bagi kalian yang sedang membuat jurnal ilmiah, skripsi, ataupun tesis yang berhubungan dengan dunia ilmu komunikasi bisa mendapatkan ide-ide yang bisa membuat karya pengetahuan kalian menjadi lebih lengkap dan luas.

What's New?

Kuliah S1 Lagi? Sampai Pilih Jurusan PJJ Ilmu Komunikasi di UNSIA

 Halo teman-teman semua, apa kabarnya? Apakah kalian masih semangat untuk belajar atau mempelejari sesuatu? Pastinya kalau yang sudah bekerj...

Popular Post